
"Rey bangun Rey..." ucap Mira sambil menepuk-nepuk lengan Reyhan.
"Emm" lengkuh Reyhan yang merasa terganggu.
"Bangun dulu Rey" ulang Mira.
"Ada apa?" Tanya Reyhan sambil mengerjapkan matanya.
"Makan dulu yuk, udah ditunggu ayah" sambung Mira.
"Em..aku mandi dulu" ucap Reyhan lalu beranjak.
Mira hanya mengangguk setuju lalu duduk ditepi ranjang sambil memainkan ponsel untuk menunggu Reyhan.
Ceklek...
Setelah beberapa saat Reyhan pun keluar dengan telanjang dada dan hanya melilitkan handuk di pinggangnya. Mira pun kini sudah mulai terbiasa dengan penampilan Reyhan yang seperti itu walau sudah sering diingatkan namun Reyhan tetap saja seperti itu hingga lama-lama Mira mulai terbiasa.
"Aku tunggu diluar ya" ucap Mira mulai beranjak dan keluar dari kamar.
Reyhan hanya mengangguk sambil menatap Mira yang pergi.
"Ayok" ajak Reyhan saat sudah selesai lalu menggandeng tangan Mira.
"Iya" saut Mira.
Mereka pun berjalan sambil bergandengan menuju meja makan untuk makan malam bersama.
__ADS_1
***
Dua bulan kemudian...
Kini hubungan Mira dan Reyhan sudah semakin dekat karena keduanya sudah mulai tertarik satu sama lain bahkan benih-benih cinta sudah mulai mereka rasakan. Mira juga sudah menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada Reyhan. begitu juga Reyhan yang kini lambat laun juga sudah mulai melupakan Alin sepenuhnya karena hati dan harinya kini dipenuhi oleh Mira yang kini sudah menjadi istrinya. Mulai menjalani hari-hari dengan bahagia karena hadirnya cinta yang tumbuh diantara mereka. Saling jatuh cinta dan pacaran setelah menikah.
.
.
.
Sementara Alin kini sedang berjuang diruang bersalin. Karena buah hatinya ingin segera hadir ditengah-tengah mereka.
Oek...oekkk....oekkk
"Selamat bu,,, pak bayinya laki-laki lahir dengan sehat dan sempurna" ucap dokter yang membantu persalinan Alin.
Alin hanya mengangguk dan tersenyum bahagia karena kondisinya masih lemah setelah proses persalinan.
"Iya dok terima kasih" saut Raka yang ada disamping Alin.
"Sayang terima kasih" sambung Raka sambil mengecup kening Alin.
Alin hanya tersenyum bahagia menanggapi ucapan suaminya itu.
Setelah bayinya dibersihkan oleh suster kini bayi itu pun di serahkan pada Raka untuk di adzani. Sementara susternya kini membantu dokter untuk merawat Alin agar bisa segera dipindahkan ke kamar rawat.
__ADS_1
Ceklek...
Raka segera keluar agar keluarganya tak khawatir dan membawa bayi mungilnya itu.
"Ka gimana keadaan istri kamu?" Tanya mama Sarah.
"Eh gantengnya cucu oma" sambung mama Sarah lalu segera mengambil alih cucunya itu dari gendongan Raka.
"Alhamdulilah baik mah, dan sekarang lagi ditangani dokter" saut Raka.
"Syukur lah" ucap mama Sarah dan papa Bagas.
"Lihat deh pah,,, mirip Raka waktu bayi ya" ucap mama Sarah.
"Iya mah gak ada yang buang sama sekali" saut papa Bagas.
"Iya lah kan ini anak Raka jadi harus mirip lah" timpal Raka bangga.
Kebahagian itu pun mulai lengkap karena hadirnya malaikat kecil ditengah-tengah mereka yang di beri nama ALKHA PUTRA ERLANGGA dan kondisi Alin yang sudah pulih dan sehat setelah melahirkan.
TAMAT...
.
.
.
__ADS_1
MAAF YAH KALAU ENDINGNYA KURANG BAGUS ATAU KURANG MEMUASKAN. SEBENARNYA MASIH INGIN CERITAIN JUGA KISAH MIRA DAN REYHAN NAMUN KARENA ADA SUATU JADI TERPAKSA HARUS ENDING UNTUK CERITA TAKDIRKU SAHABAT PACARKU. TERIMA KASIH BUAT YANG UDAH DUKUNG AUHTOOR DARI AWAL SAMPAI AKHIR SEMOGA KALIAN SUKA DAN TERHIBUR DENGAN CERITA YANG AUTHOOR TULIS SEKALI LAGI TERIMA KASIH. 🤗🤗🤗