Takdirku Sahabat Pacarku

Takdirku Sahabat Pacarku
Chapter 56


__ADS_3

"Assalamualaikum" ucap Raka yang baru pulang kerja.


"Wa'alaikum salam" saut mbok yem.


"Sepi amat istri ku mana mbok?" Tanya Raka karena biasanya Alin selalu menyambutnya.


"Non Alin sedang keluar den" jawab mbok yem.


"Kemana mbok?" Tanya Raka lagi.


"Kurang tahu den" saut mbok yem.


"Yaudah deh nanti biar saya telp" ucap Raka lalu segera ke kamarnya.


"Udah pulang Ka" ucap mama Sarah yang baru keluar dari kamar.


Raka yang hendak melangkahkan kakinya menaiki anak tangga pun jadi berhenti.


"Loh mama di rumah? Bukannya keluar" saut Raka yang berfikir Alin pergi dengan mama Sarah.


"Iya mama emang dari tadi di rumah ko" ucap mama Sarah.


"Kalau gitu Alin kemana mah?" Tanya Raka karena Alin gak pamit.


"Alin lagi keluar sama Reyhan" jawab mama Sarah.


"Reyhan mah?" Saut Raka sambil mengerutkan alisnya.


"Iya tadi Reyhan kesini jemput Alin katanya mau ngomong penting mama fikir udah bilang sama kamu" jelas mama Sarah.


"Alin gak bilang mah, udah lama perginya mah?" Tanya Raka.


"Udah dari sore mungkin sebentar lagi pulang karena udah mau petang" tebak mama Sarah.


"Ohw yaudah Raka naik dulu ya mah" pamit Raka.


Mama Sarah hanya mengangguk dan Raka pun berlalu menuju kamarnya.

__ADS_1


Tut...tut...


"Hallo mas" ucap Alin disebrang telpon.


"Kamu dimana yank?" Tanya Raka saat sudah didalam kamar.


"Lagi dijalan mas, ada apa? Mas udah pulang?" Saut Alin.


"Iya mas udah pulang kamu juga cepat pulang" titah Raka.


"Iya mas ini udah mau nyampe ko" ucap Alin.


"Yaudah cepetan mas tunggu" saut Raka lalu memutuskan sambungan telponnya.


***


Di dalam mobil...


"Raka... Lin?" Tebak Reyhan yang duduk disebelah Alin.


"Iya" singkat Alin.


"Aku gak tahu Rey" bingung Alin.


"Aku bukannya mau jelekin Raka tapi aku cuma gak mau kamu disakitin sama dia Lin" jelas Reyhan.


"Iya Rey aku tahu ko kamu bukan orang yang seperti itu" ucap Alin.


"Apa pun keputusan kamu aku bakal dukung ko asal kamu bahagia" saut Reyhan tulus.


"Makasih ya" ucap Alin.


Dan mobil pun sampai dikediaman wiguna.


"Assalammualaikum" ucap Alin dan Reyhan bersamaan.


"Wa'alaikum salam" saut mama Sarah dan Raka yang memang sudah menunggu.

__ADS_1


"Mah...mas..." ucap Alin yang menghampiri mertua dan suaminya lalu mencium punggung tangan mereka.


"Tan...Alin udah Rey antar pulang dengan selamat kalau gitu Rey sekalian pamit ya" ucap Reyhan lalu mencium punggung tangan mama Sarah dan langsung keluar setelah melihat Alin sekilas.


"Mah...Al naik dulu ya" ucap Alin ikut pamit saat Reyhan sudah tak terlihat.


"Iya nak" saut mama Sarah.


Raka yang sedang cemburu dan kesal pun bertambah marah karena Alin mengabaikannya.


Alin pun sama ia yang sedang bimbang pun bingung harus bersikap apa pada Raka pasalnya sudah dua kali Raka terlihat berpelukan dengan mantan kekasihnya itu apalagi kemarin Alin juga tahu kalau wanita itu datang mencari Raka sampai ke rumah membuat Alin jadi berfikir kalau Raka memang masih berhubungan dengan mantannya itu.


***


Di dalam kamar...


Alin yang merasa panas dan gerah pun ingin segera mandi agar fikiran dan hatinya juga tenang.


"Tunggu!! Kenapa kamu pergi gak bilang sama aku dulu, kamu lupa kalau udah punya suami" kesal Raka.


Alin yang mendengar ucapan Raka pun menghentikan langkahnya dan menoleh kearah Raka.


"Aku kan udah pernah bilang jauhi Reyhan tapi kenapa kamu malah pergi diam-diam sama dia" sambung Raka.


"Oke aku memang salah karena gak bilang sama kamu tapi aku juga gak pergi diam-diam mas aku udah ijin sama mama" jelas Alin sambil menahan emosinya.


"Tapi tetap aja harusnya kamu gak pergi sama dia" saut Raka.


"Tapi seenggak nya aku udah ijin sama mama mas gak kaya kamu yang masih berhubungan dengan mantan kamu diam-diam dibelakang aku" kesal Alin yang sudah tak bisa menahan emosinya.


"Maksud kamu apa?" Tanya Raka.


"Udah lah mas gak usah pura-pura, aku udah tahu semuanya" sinis Alin.


"Gak perlu bertingkah seolah tak ada apa-apa" sambung Alin.


Alin sebenarnya menunggu agar Raka menjelaskannya dan memberi tahu yang sebenarnya namun Raka malah marah-marah membuat Alin semakin yakin dengan ucapan Reyhan tadi apalagi ada foto yang memperlihatkan kalau Raka tak keberatan dipeluk mantannya.

__ADS_1


"Kamu ngomong apa sih aku beneran gak ngerti apalagi pura-pura" bingung Raka.


"Udah lah mas aku cape" ucap Alin lalu segera masuk ke kamar mandi dan meninggalkan Raka.


__ADS_2