Terjebak Dalam Cinta

Terjebak Dalam Cinta
5.halu is kewajiban


__ADS_3

jam sudah menunjukan pukul 9 malam,dan teman teman Vani sudah pamit untuk pulang,kini tersisa Vani seorang diri didalam kamar.


"assalamualaikum Vani,mama pulang"


"iya,sebentar ma"Vani segera berjalan ke arah pintu bawah dan membuka kan pintu rumahnya.


Vani mencium tangan mamanya,dan menciumi pipi kiri dan pipi kanan mamanya,Lisda membalas dengan mencium kening putrinya seraya mengelus kepala Vani.


biasanya setiap malam,Lisda akan membagi sedikit waktunya untuk Vani walau hanya sekedar bercerita atau bercanda,tapi tak urung membuat Vani bahagia,karena walaupun sang mama sibuk tetapi tetap membagi waktu untuk Vani


"ma,apa mama pernah jatuh cinta?"tanya Vani kepada mamanya yang sudah duduk di kasur Vani


"pernah dong sayang,kalo mama ga jatuh cinta lalu gimana mama nikah sama papa kamu"balas Lisda seraya tersenyum


"ma,kalau misalkan mama cinta sama orang,tapi orang nya dingin banget sama mama,mama mau gimana?"


"mama akan perjuangkan cinta itu kalo mama beneran cinta,sedingin dingin nya orang,pasti akan luluh jika kita memberikan kasih sayang yang tulus"jawab Lisda seraya mengelus kepala Vani yang berada di paha nya


"ma,cinta itu indah ga sih,banyak orang yang bilang cinta hanya membawa kesengsaraan aja?"

__ADS_1


"gini ya sayang, sebenarnya cinta itu tergantung kita menganggapnya seperti apa,jika kita menganggap cinta menyenangkan maka sesulit apa pun kita mendapatkan cinta itu akan tetap merasa senang,beda jika kita menganggap cinta itu membawa kesengsaraan,walaupun perjuangan nya mudah tetapi tetap tidak bahagia,begitu nak,jadi kamu harus perjuangkan cinta kamu.jangan sampai kamu menyesal akhirnya"jelas Lisda memberi pengertian kepada Vani


"iya ma,Vani akan berjuang"ucap Vani antusias


"gitu dong,mana nih Vani yang dulu yang bar bar dan selalu ceria"ledek Lisda


"Vani tetep bar bar ko mah ga pernah berubah"balas Vani tak terima


Lisda hanya tersenyum dan menyuruh Vani istirahat,seletah menemani Vani tertidur,Lisda mencium kening Vani dan menaik kan selimut Vani,dan juga mematikan lampu kamar Vani lalu beranjak keluar kamar vani


'mas,anak kamu sudah besar sekarang,sudah jatuh cinta,kamu tenang disana ya,aku akan menjaga Vani dengan baik' batin Lisda setelah keluar kamar Vani


setelah sudah sadar sepenuhnya Vani melihat ke arah jam weker nya di nakas yang menunjukkan pukul 06.00,Vani segera beranjak ke kamar mandi di dalam kamarnya.15 menit berlalu,Vani keluar dari kamarnya dan menuju ke lemari untuk memilih baju sekolah nya.


karena hari Kamis,Vani memakai baju Pramuka,dan menggunakan bedak tipis dan lipblam agar tidak terlihat pucat,setelah ritual nya selesai,Vani mengambil tas lalu turun dibawah,di meja makan Lisda sudah menyiapkan sarapan untuk Vani


"morning ma"sapa Vani seraya menciumi pipi Lisda


"morning too sayang,ayo dimakan sarapan nya"ucap Lisda

__ADS_1


"kalo udah selesai makan nya kamu berangkat sekolah ya,mama mau pergi ke butik dulu"tambah Lisda seraya mencium pucuk kepala vani. lisda pun berangkat menuju butik nya


selang beberapa menit...


"assalamualaikum Vaniiii"panggil Tya dan Novy dari luar


"wa'alaikum salam,bentar"Vani pun mengambil tas nya dan bergegas keluar


"Hae gaes,udah nyampe ternyata,gimana lu Tya,udah di resmikan ama taehyung?!"vivir Vani


"udah,semalem juga di temenin tidur Ama taehyung donggg"sombong Tya yang membuat mereka semua tertawa


"hallu mu nak nak"kekeh Novy


"hallu is kewajiban"jawab Tya bangga


"haha,moto hidup itu mah"jawab Vani


"dah Yo,berangkat,udah ga sabar pen liat Shah Rukh Khan gue"tambah Vani yang mendapat tatapan malas dari Tya dan Novy

__ADS_1


__ADS_2