
sinar matahari memasuki kamar Vani,gadis yang masih berkelana dialam mimpi,dengan selimut ditubuhnya.
pagi hari,awal dari semua kegiatan yang akan dijalani,membawa segelintir orang pada harapan baru,harapan penuh makna.
sreeeeeetttttt
"Vani sayang,bangun nak sudah pagi,kamu harus sekolah"mama Vani membangunkan Vani yang masih bergeming diselimut nya
"enghhhh...iya mah"jawab Vani dengan suara khas bangun tidur
Vani bangun dengan penuh semangat,menjalani hari baru,dengan penuh harapan agar hari ini lebih menyenangkan dari hari kemarin,dengan ceria,Vani melangkah menuju ruang makan,disana sudah ada mamanya yang menunggu
"Vani,sini makan,kamu Abisin ya makanannya mamah mau langsung ke butik,ada banyak yang harus mamah urus"mama Vani memulai pembicaraan sekaligus mencium kening Vani sebentar
meskipun mamah Vani adalah orang yang sangat sibuk,karena harus menjadi ibu dan ayah bagi seorang Vani,tapi tidak menyurutkan kasih sayang nya kepada anak satu satunya ini.
Vani mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang,menuju ke sekolah dimana sang pujaan hati berada disana,pagi hari diawali senyum ceria dengan segala khayalan percintaan nya dengan sang pujaan hati.
"Vaniiiiiii.......baru Dateng ternyata"suara cempreng khas seorang Viani memekakkan telinga orang yang berada di sekeliling
"duhhh,iya ga usah tereak tereak,bisa pada budek orang disini denger suara 8 oktaf lu itu"jawab Vani kesal
__ADS_1
"tau nih,emg dia gabisa ngondisiin jiwa ke bar bar an nya"sahut Novy
"eh enak aja ya Lo,kaya yang sendirinya ga bar bar aja"sahut thank sewot dengan meletakkan tangan di pinggang gaya bossy mengamuk
"gue bar bar tau tempat yaaaa,sorry"jawab Novy santuy
"mana ada kay.....mmmm..."jawab tyani langsung ditahan oleh mulut Vani
"kalian ini,masih pagi jangan pada ribut.bisa ancur sekolah kalo kalian ribut,secara suara kalian kek toa masjid tau ngga!"kesal Vani
keributan yang tidak jelas berakhir saat adyan dkk datang menghampiri mereka,dengan gaya cool oleh adyan dan gaya absurd dari Nugraha dan Ryan dengan matados nya.
"eh Dateng Dateng lu ya ngajak ribut hah!"jawab tyani yang tidak di pedulikan mereka
"adyan,ada waktu ga,aku mau ngomong"tanya Vani gugup
"Apa?!"jawab adyan dingin,sedangkan anak anak lain hanya menyimak saja
"mmmm...di taman aja ngomong nya"Vani bertambah gugup ditatap semua orang yang disana"
Taman....
__ADS_1
"adyan,mmmm...Aku suka kamu"ucap Vani memulai pembicaraan
"gue gak tertarik!"jawab adyan dingin,menekan kan kata tertarik
"knp?"
""gue anti cinta,cinta pembodohan"sinis adyan berjalan pergi meninggalkan Vani sendiri di taman
"tidak ada perjuangan yang tidak memerlukan pengorbanan"tangis Vani dalam hati
Disisi lain...
"duh ini Vani kemana sih"gerutu tyani dengan tubuh yang mondar mandir bak setrikaan.
"diem ngapa!pusing gue liat lu mondar mandir gajelas!"sebal Nugraha
"nah..itu Vani"sahut Novy menunjuk Vani yang berjalan menuju mereka dengan langkah lemas.
Vani melihat adyan dengan santai nya seakan kejadian tadi tidak pernah ada,melewati mereka semua dan menuju ke kelas dengan raut wajah yang tidak berubah.
"mengapa mencintaimu harus sesakit ini,tapi jika dengan ini aku bisa dekat dengan kamu aku tidak masalah,aku akan berjuang"batin Vani melihat adyan yang duduk di bangku kelasnya
__ADS_1