Terjebak Pesona Naura

Terjebak Pesona Naura
MENCARI DION


__ADS_3

Dion kini sedang berada di Club dia benar-benar frustasi karena baru saja menerima kenyataan. Ia minum sampai mabuk dan meracau tak jelas. Kadang tertawa, menangis, dan marah sendiri.


Tiba-tiba seorang wanita cantik dan seksi datang menghampirinya, ia duduk manis sambil menyesap minuman ditangannya.


"Apa kau butuh teman ?" tanya wanita seksi itu


"Tidak" jawab Dion ketus


"Oh ayolah...kita bersenang-senang melupakan sedikit masalahmu" ucap wanita itu menggoda Dion.


Wanita itu menempelkan dirinya pada Dion dan memberikan sentuhan menggoda kepada Dion, dia meraba dada Dion dan mencium leher Dion.


Ada gelanyar aneh di dalam tubuh Dion saat wanita itu mencium lehernya. Ia menatap wajah wanita itu dan tersenyum kemudian dibalas senyuman manis pula oleh wanita tersebut.


Dion mencium bibir wanita itu menyesap dan ********** dengan rakus. Ciuman itu terlalu terburu-buru sehingga wanita itu tidak bisa mengimbangi Dion. Saat ciuman terhenti Dion dan wanita itu menghidup oksigen sebanyak-banyaknya.


"Kau mau membunuhku !" ucap wanita itu


"Apa itu ciuman pertamamu ?" ucapnya lagi


Dion menatap wanita cantik itu kemudian ia menangkupkan kedua tangannya ke wajah wanita tersebut lalu tersenyum. Ia sedang mengkhayal bahwa dihadapannya kini adalah Naura.


"I love you, Naura" racau Dion


Dion berdiri kemudian membawa wanita itu pergi ke hotel sebrang jalan. Wanita itu senang bukan main karena bisa mendapatkan Dion.


Tiba di kamar hotel Dion mendorong wanita tersebut di ranjang. Dion membuka pakaian atasnya menampilkan tubuhnya yang berotot bagaikan roti sobek.


Wanita itu menelan ludahnya ketika melihat tubuh Dion yang menggoda. Dengan gerakan cepat wanita itu mencium bibir Dion dan di balas ******* oleh Dion, ciuman itu semakin menutun dan panas. Entah sejak kapan keduanya kini sudah polos tanpa sehelai benang. Wanita itu terbuai dengan sentuhan yang diberikan oleh Dion, Dion menyesap dan memainkan buah dada wanita itu dengan penuh kelembutan sehingga lawannya merasa seperti terbang ke atas awan.


Saat Dion hendak memasukkan senjatanya ke dalam gua milik wanita itu, tiba-tiba kepala Dion menjadi pusing dan jatuh ke samping tubuh wanita itu lalu tak sadarkan diri.

__ADS_1


Iya, saat ini Dion pingsan karena terlalu banyak minum alcohol.


Wanita tersebut kesal bukan main ketika melihat lawan mainnya tumbang. Ia menggerutui Dion. Belum berperang sudah mati duluan.


"Dasar bocah !" kesal wanita itu.


Wanita itu memakai pakaiannya yang sudah berlamburan di atas lantai sambil mengumpat Dion.


"Jangan sampai aku ketemu dia lagi, bisa sial hidupku. Belum perang sudah tumbang duluan" ucao wanita itu kesal bukan main.


Sebelum pergi meninggalkan Dion, wanita itu mengambil seluruh uang yang ada di dompet Dion termasuk jam tangan mahalnya. Ia meninggalkan Dion yang terlelap dengan ke adaan telanjang tanpa selimut.


.


Disisi lain Papa Arya yang menunggu Dion sedari pulang dari restoran tadi jadi cemas dan khawatir. Ia kemudian masuk ke kamar Reyhan dan mencoba meminta bantuan Reyhan yang belum tidur dan sedang menatap laptopnya.


"Reyhan, tolong cari adikmu dia belum pulang juga kerumah padahal ini sudah jam 12 malam" ucap Papa Reyhan cemas


"Reyhan apa kau tidak dengar Papa" ucap Papa Reyhan sedikit teriak


"Dia sudah besar Pa, tak perlu dicari nanti juga pulang sendiri" ucap Reyhan tegas


"Kau ini, kalau terjadi apa-apa pada adikmu bagaimana ?" jawab Papa Arya benar-benar emosi dengan Reyhan


Reyhan menutup laptopnya dan menatap Papa Arya kemudian meraih handphonenya dan menghubungi Zidan.


"Lacak keberadaan Dion sekarang" ucap Reyhan menelfon Zidan mematikan telfonnya.


Sesaat kemudian Reyhan mendapatkan lokasi Dion dari Zidan melalui hpnya.


Rahang Reyhan mengeras ketika tahu dimana Dion berada. Papa Arya yang khawatir dengan Dion tambah panik melihat ekspresi Reyhan yang berubah.

__ADS_1


"Apa apa ?" ucap Papa Reyhan cemas


"Aku akan membawa Dion pulang"


"Papa ikut"


Reyhan menganggukkan kepalanya. Mereka pun pergi menuju hotel tempat Dion menginap. Tak lama mereka sampai di hotel dan meminta kunci cadangan kepada pelayan hotel, tentu saja Reyhan mendapatkannya karena Reyhan langsung menelfon pemilik hotel karena bekerja sama dengan perusahaan miliknya.


Reyhan membuka pintu kamar dan masuk bersama Papa Arya betapa terkejutnya mereka menyaksikan adegan live yang dilakukan Dion bersama seorang wanita.


Papa Arya melototkan matanya syok melihat kelakuan Dion, bisa-bisanya anaknya melakukan hubungan itu.


Reyhan hanya diam dan memejamkan matanya. Ia pasti tahu akan ada perang antara Papanya dan Dion setelah ini.


"DIONN!!!!" teriak Papa Arya


Dion terkejut dan menghentikan aksinya dan membalikkan badannya ia menutup dirinya dengan selimut besama dengan wanita yang ia tiduri.


*FLASH BACK*


Saat wanita itu hendak melepaskan jam tangan Dion, tiba-tiba Dion sadar. Ia langsung menarik wanita itu dan mengungkungnya, ia menyobek baju wanita tersebut dan melakukan hal yang sempat tertunda.


"Kau jangan lari, Nauraku" erang Dion masih menyebut-nyebut nama Naura.


"Aku bukan Naura" teriak wanita itu


Dion melakukannya dengan kasar sehingga wanita itu menjerit dan meracau. Bahkan wanita itu sudah meminta Dion untuk berhenti namun Dion masih melakukannya lagi..lagi..dan lagi..hingga terdengar suara teriakan Papanya.


.


"Papa !" ucap Dion kaget

__ADS_1


Sedangkan wanita di sebelahnya merasa malu hanya bisa menundukkan dirinya.


__ADS_2