Terjebak Pesona Naura

Terjebak Pesona Naura
MANTAN PACAR


__ADS_3

"Dion !" panggil Valen saat Dion hendak mengambil cemilan yang disediakan dimeja prasmanan.


Dion mendengus kesal kenapa setiap hari selalu diganggu oleh Valen, dan Valen tak hentih-hentinya mengejar dirinya padahal mereka sudah putus.


Dion seolah-olah tak peduli ia mengambil beberapa makanan secara asal dan menuju kursi tempat duduknya.


Valen dengan cepat merangkul tangan Dion, Dion berhenti dan menatap tajam wanita yang pernah ia cintai beberapa bulan lalu itu.


"Lepaskan tanganmu !"


Valen melepaskan tangannya dan tetap tersenyum manis. dan itu membuat Dion berdecak semakin kesal olehnya.


Dion mendudukkan dirinya di kursi dan memainkan hpnya ia berkirim pesan dengan Yoona.


"Dion...ayo kita perbaiki lagi hubungan kita" ucap Valen duduk berhadapan dengan Dion, Dion menghentikan aktifitasnya sejenak dan menatap Valen dengan menyunggingkan senyuman mengejek.


"Sekali penghianat tetap saja terus menjadi penghianat !" jawab Dion


"Maafkan aku, ayolah jangan seperti anak kecil begini"

__ADS_1


"Mudah kau berkata maaf, apa kau bilang anak kecil ? Seharusnya kau cari saja lelaki yang dewasa denganmu, jangan anak kecil sepertiku !"


"Kita tak ada lagi hubungan apapun ! dan aku tak akan pernah memaafkanmu, Ingat itu !" sambung Dion kemudian ia kembali memainkan hpnya.


"Kenapa kau jadi dingin dan arrogant begini, mana Dion yang ku kenal ?"


"Dion yang kau kenal sudah mati !"


Tak lama Paman Lim dan Yoona turun dari atas pelaminan dan mendekati Dion. Yoona merasa tak suka jika Dion berdekatan dengan wanita lain.


"Dion, Paman akan pulang duluan" sapa Lim pada Dion dan Dion memasukkan hpnya disaku celananya, sedangkan Valen hanya tersenyum ramah.


"Paman akan pergi ke Bali tiga hari ada perusahaan yang mau bergabung dengan perusahaan Papamu"


Dion hanya manggut-manggut saja. "Paman Lim, boleh aku minta izin mengajak Yoona jalan-jalan aku tahu pasti dia belum mau pulang"


"Yoona ?" ulang Lim


"Iya, aku sudah janji mau mengajaknya jalan-jalan sewaktu di korea dulu tapi aku tak sempat karena sibuk kuliah dan bekerja" bohong Dion

__ADS_1


"Baiklah...Yoona pulanglah nanti bersama Tuan Dion" titah Lim pada Yoona karena Lim percaya Dion lelaki yang baik pasti Dion akan menjaga Yoona.


"Terima kasih Paman" jawab Dion tersenyum senang.


Setelah Lim pergi kini tinggallah Dion, Yoona, dan Valen disana. Valen semakin kesal karena Dion mengacuhkannya, ia meminum air di dalam gelasnya hingga habis tak tersisa.


"Apa hubungan kalian ?" tanya Valen penuh selidik karena keduanya seperti sudah sangat akrab sekali. Dion dan Yoona hanya menjawab saling melempar senyuman manis.


"Kau tak perlu tahu, karena tak penting bagimu !" jawab Dion


"Jawab saja !"


"Kak Dion, Mbak ini siapa ?" tanya Yoona pada Dion.


"Mantan pacar !" ucap Dion dingin kemudian memalingkan wajahnya ke arah lain.


"No ! kita belum putus ingat aku tak mau putus denganmu Dion, kita masih bisa perbaiki hubungan kita lagi" kekeh Valen


"Dalam mimpimu !" balas Dion kemudian mengajak Yoona pergi dari hadapan Valen, sedangkan Valen menghentakkan kakinya ke lantai dengan kesal.

__ADS_1


__ADS_2