Terjebak Pesona Naura

Terjebak Pesona Naura
AKHIR DARI SEGALANYA


__ADS_3

Di belahan dunia yang lain. Saat ini Lim sedang bertengkar dengan mantan istrinya Ro Na. Lim benar-benar tak habis fikir Ro Na bahkan menjual anak kandungnya sendiri kepada seorang pengusaha yaitu Tuan Lee, untuk dijadikan budak nafsu Alvaro.


Lim sampai naik pitam dan menampar Ro Na hingga jatuh ke lantai. Dimana letak nurani seorang Ibu yang tega menjual anaknya sendiri demi uang.


'plak'


"Apakah kau seorang Ibu ?" Lim menatap Ro Na dengan tatapan nanar. Ia pun mengeluarkan air matanya membayangkan bagaimana nasib Yoona saat ini.


"Aku tak peduli dengan anak sialan itu ! aku hanya butuh uang !" teriak Ro Na pada Lim.


Suara teriakan mengundang Dion untuk masuk ke dalam rumah mantan istri Paman Lim. Ia khawatir sedari tadi ia mendengar keributan. Netranya kini menatap sosok Paman Lim yang selalu lemah lembut dan ramah menjadi orang yang dingin dan memiliki tatapan yang tajam pada mantan istrinya yang saat ini terduduk di lantai.


"Kau memang gila Ro Na !" teriak Lim kemudian dia membanting apa saja di hadapannya kini.


"Aaaarrgghhh !"


Lim kecewa dengan Ro Na, dan menyesal karena membiarkan Ro Na membawa Yoona saat mereka bercerai.


"Aku akan membawa Yoona, dan aku tidak akan mengizinkanmu seujung kuku pun menyentuh Yoona dan bertemu dengannya. Kau bukanlah seorang Ibu, Ro Na" ucap Lim dingin dan pergi meninggalkan Ro Na yang terdiam, Lim masuk ke dalam mobil disusul dengan Dion mengekor dibelakangnya.


"Paman, biar aku saja yang menyetir mobilnya" tawar Dion karena tak baik jika Paman Lim membawa mobil dalam keadaan penuh amarah dan Lim pun mengiyakannya.

__ADS_1


"Kita kembali ke hotel atau kemana Paman ?" tanya Dion yang sedang mengemudikan mobil.


"AV Group"


Lim mengeluarkan ponsel disaku celananya ia kemudian menghubungi Mr. Lee untuk mempercepat pertemuan mereka. Karena keberadaan Yoona hanya Mr. Lee yang tahu.


Saat telah bertemu dengan Mr. Lee langsung saja Lim melayangkan pukulan keras diwajah Mr. Lee.


'bugh'


"Ada apa Mr. Lim ?"(dalam bahasa indonesia) Mr. Lee terkejut mendapatkan pukulan mendadak diwajahnya dari Lim.


"Cepat katakan dimana anakku keparat !" balas Lim dengan nada emosi.


"Gadis yang kau beli dari Ro Na dia anakku !"


Mr. Lee membulatkan matanya terkejut pastinya karena Yoona adalah anak Mr. Lim.


"Cepat katakan dimana anakku, atau ku bunuh kau saat ini juga" ucap Lim mencengkram kerah baju Mr. Lee.


Mr. Lee menggerakkan tangannya memberi perintah pada asisstennya untuk membawa Yoona.

__ADS_1


"Sebentar lagi Yoona akan ia bawa kemari" ucap Mr. Lee terbata-bata. Ia sangat takut saat ini berhadapan dengan Mr. Lim.


30 menit berlalu asissten Mr. Lee datang membawa Yoona. Yoona menangis dan berhambur memeluk erat sang Papa.


Tak lama muncul beberapa orang polisi mereka menangkap Mr. Lee dan asisstennya. Mr. Lee memberontak tak terima dirinya dibawa ke ke kantor polisi.


"Kau sudah berjanji padaku tidak akan menelfon polisi Mr. Lim !" seru Mr. Lee ketika tangannya diborgol dan tubuhnya dipegang oleh anggota kepolisian.


"Janji bisa diingkari bukan ? selamat mendekam dipenjara !" ucap Mr. Lim dengan penuh emosi.


Mr. Lee dan asisstennya dibawa oleh petugas ke polisian keluar dari gedung pertemuan perusahaannya. Semua mata tertuju pada pimpinan perusahaan itu, ada apa ?. Saat dipintu keluar perusahaan Mr. Lee memejamkan matanya tak sanggup saat ini sudah ada awak media yang meliput dirinya. Mimpi apa dia semalam hingga mendapatkan kesialan seperti ini.


Berita penangkapan Mr. Lee membuat para pemegang saham dan seluruh perusahaan yang ikut bekerja sama dengannya membatalkan proyek mereka. Perusahaan mendiang Almarhumah Ibu Alvaro bangkrut hanya dalam kurun waktu 24 jam.


Kabar penangkapan Mr. Lee dan bangkrutnya AV Group belum diketahui oleh Alvaro. Karena saat ini Alvaro juga menjadi seorang buronan, karena telah melakukan tindak kekerasan seksual dan mengurung seorang gadis.


Reyhan dan Baksoro melepaskan Alvaro bukan karena tanpa alasan, namun mempermudah pihak berwajib menangkapnya.


Belum jauh Alvaro menghirup udara bebas dan berlari. Muncul dua mobil polisi mencegah Alvaro. Alvaro yang tak tahu apapun merasa terkejut jika dirinya saat ini adalah seorang buronan.


Alvaro ditangkap anggota kepolisian dan dibawa masuk ke dalam mobil untuk dimintai keterangan dan juga ditahan.

__ADS_1


Didalam sel tahanan ia merutuki kebodohannya dan kesalahannya. Ia sampai menangis dan tertawa sendiri bahkan berteriak tak jelas. Kondisi psikisnya saat ini telah terganggu. Petugas mencoba menenangkannya namun tak berhasil. Alvaro semakin liar dan gila bahkan ia membenturkan kepalanya sendiri ke tiang kurungan penjara.


"Naura...Nauraku...Hahaha...sayangku...aku sangat mencintaimu..." Teriak Alvaro menyebut nama Naura. Alvaro sudah gila karena cintanya pada Naura. Bukan cinta tapi obsesinya mengalahkan akal sehatnya.


__ADS_2