Terpaksa Menikahi CEO Lumpuh

Terpaksa Menikahi CEO Lumpuh
Episode 66


__ADS_3

Gibran terdiam mendengar penjelasan mama nya, dia tidak menyangka di saat dirinya tidak ada kehidupan sang adik menjadi sangat berantakan seperti itu.


"Mengapa tidak ada yang memberi tahu kepada ku?"Tanya Gibran melirik papa dan mama nya secara bergantian.


"Kiara,dia melarang kami untuk menghubungi mu dan memberi tahu tentang ini kepada mu, karena dia tidak mau kau terbebani akan masalah nya."Ucap sang papa.


"Jadi sekarang di mana Kiara ma, pa?"Tanya Gibran kepada mama dan papanya.


"Dia ada di f ... "Ucap papa Bian terhenti karena mama El menghentikan nya.


"Kenapa ma? Apa lagi yang kalian sembunyikan?"Tanya Gibran marah.


"Tidak Gibran, tidak ada."Ucap mama El serba salah.


Mama El tidak ingin papa Bian dan Gibran tau jika rumah tangga Ardan dan Kiara sekarang sedang tidak baik-baik saja.


"Mengapa El? Bukan kah sekarang semua itu sudah berlalu dan sekarang kehidupan Kiara dan Ardan sudah lebih baik?"Tanya papa Bian kebingungan.


"Em,iya Gibran, kehidupan adik mu sudah baik-baik saja, dan sekarang mereka tinggal di kota tetangga,lain kali kau bisa menjenguk nya."Ucap sang mama berbohong.


"Kota tenaga? Mengapa mereka tidak tinggal di sini?"Tanya Gibran curiga.


"Itu karena, em, karena suaminya begitu banyak urusan di kota tersebut."Jawab sang mama berbohong lagi.


"Baik lah."Ucap Gibran yang terlihat kecewa dengan jawaban mama nya.


Gibran pun berdiri dari duduknya dan melangkah pergi menaiki tangga menuju kamar nya sambil membawa koper.


Sementara itu papa Bian hanya bisa kebingungan melihat apa yang di lakukan oleh istrinya.


"El, ucapan mu semuanya bohong, mengapa kau membohongi Gibran? Mengapa? Apa kau tidak mau dia bertemu dengan Kiara? Ada apa sebenarnya El? Ayo katakan?"Ucap papa Bian khawatir segaligus di buat bingung oleh mama El.


"Mas, rumah tangga Kiara sekarang sedang tidak baik-baik saja, mereka sedang mengalami kesalah pahaman, yang datang tadi pagi itu adalah Ardan dia sudah sembuh tapi mereka saat ini memiliki masalah, Kiara kabur mas, dan Ardan sedang mencari nya."Ucap mama El dengan suara kecil agar Gibran tidak mendengar.

__ADS_1


"Apa? Apa yang di lakukan Ardan kepada Kiara sehingga dia kabur? Dan sekarang apa yang terjadi dengan Kiara El? Sudah ku duga Ardan setelah sembuh pasti akan menyakiti Kiara lagi apa mungkin dia kembali dengan mantan tunangan nya?"Tebak papa Bian yang sudah mulai emosi.


"Cukup mas, pelan kan suara mu, bukan kah aku sudah bilang jika ini hanya kesalahan pahaman, dan aku mohon jangan ikut campur urusan mereka, mereka sudah dewasa dan aku yakin Ardan pasti bisa menjelaskan nya, dia terlihat benar-benar mencintai Kiara mas, dan aku mohon jangan katakan ini kepada Gibran,atau masalah nya akan menjadi semakin besar."Ucap mama El membujuk papa Bian.


"Jika dia mencintai putri kita mengapa dia melakukan hal ini?"Tanya papa Bian.


"Aku tidak tau banyak,yang jelas selagi mereka bisa menyelesaikan masalah ini sendiri biar kan lah, kita cukup memberikan Ardan waktu untuk ini, jika dia tidak kunjung menemukan Kiara dan berbaikan baru kita akan menbabil kembali Kiara."Ucap mama El yang sebenarnya adalah seorang mama yang bijaksana atas keluarga nya.


"Baik lah, jika terjadi sesuatu dengan Kiara aku tidak bakan mengampuni nya."Ucap papa Bian yang kemudian berdiri dari duduknya dan meningal kan mama El masuk ke dalam kamar.


Tingal lah mama El yang duduk sendiri di sofa ruang tengah dengan wajah sedih.


"Jika mama tidak ingin memberi tahu aku,maka biarkan aku yang mencari tau sendiri."Batin Gibran.


Sementara itu di sisi lain.


Terlihat Kiara yang baru keluar dari hotel tempat ia menginap, ia membawa sebuah map biru dan berjalan kaki menyusuri jalan setapak.


"Huh, kemana aku harus melamar kerja?"Batin nya sambil sesekali menyeka keringat yang menetes.


Di sisi lain nya.


"Huhh melelahkan sekali, aku benar-benar capek."Ucap Rose duduk di kursi yang sudah di siapkan oleh kru yang memotret nya.


Ya hari ini Rose sudah mulai menjalankan pemotretan nya dengan perusahaan model baju pengeluaran terbaru yang merekrut nya sebagai model di perusahaan tersebut.


"Nona Rose,maaf sepertinya nya anda membutuhkan seorang asisten agar bisa membantu anda."Ucap seorang karyawan di sana yang memberi saran.


"Emm, seperti nya begitu,tapi di kota ini aku sama sekali tidak memiliki teman atau kenalan untuk membantu ku menjadi asisten sementara sampai pekerjaan ku di sini selesai."Jawab Rose.


"Kami akan membantu anda, dan semoga kami bisa mendapatkan orang yang cocok."Ucap karyawan itu.


"Baik lah."Jawab Rose singkat namun ia tersenyum ramah.

__ADS_1


Pemotretan hari itu pun berjalan dengan lancar, meskipun dirinya begitu kelelahan Rose tetap semangat karena ia tidak ingin mengecewakan orang yang telah mempercayai nya.


Begitu lah Rose yabg selalu bersikap profesional dalam pekerjaan nya.


Sore itu setelah selesai pemotretan ia pun memilih untuk kembali ke mansion mama Ulan, bibi nya.


Ia mengemudi mobil dengan kecepatan tinggi agar segera sampai di mansion, karena rasa ngantuk dan rasa lelah itu tidak bisa di tahan lagi.


Namun siapa sangka, Rose yang terlalu lelah tidak memperhatikan jalan dan hampir menabrak seseorang yang ada di depan nya.


Untung nya ia sempat menginjak rem mobil itu dan akhirnya tidak jadi menabrak.


"Astaga! Apa yang terjadi? Apa aku menabrak seseorang?"Batin Rose kaget dan kemudian turun dari mobil nya.


"Aduhh, kaki ku sakit sekali."Ucap seorang perempuan yang kini terduduk di depan mobil Rose.


"Maaf Bu, apa anda baik-baik saja?"Tanya Rose kepada wanita paruh baya tersebut.


"Tidak apa-apa bagaimana? Apa kau tidak melihat jalan? Kau menabrak ku! Ayo cepat ganti rugi!"Ucap ibu-ibu itu marah kepada Rose.


"Menabrak? Seperti nya aku sempat menginjak pedal rem."Jawab Rose kebingungan.


Sementara dari kejauhan Kiara yang sedari tadi ingin menyebrang jalan menatap tingkah laku ibu-ibu itu.


"Orang jalan sekarang, mencari uang dengan menipu orang lain."Ucap Kiara malas.


Namun beberapa menit kemudian beberapa orang menghampiri ibu itu.


"Bu apa anda baik-baik saja?"Tanya orang-orang tersebut.


"Haa, tolong aku,gadis itu menabrak ku, dia tidak mau ganti rugi dan sekarang kaki ku sakit seperti nya kaki ku patah."Ekting perempuan itu.


Rose yang melihat itu kaget padahal ia sadar tidak menabrak wanita tua itu dan kaki nya juga tidak terlihat luka sedikitpun.

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2