The Antagonist Transmigration

The Antagonist Transmigration
Bab 39: Bisakah Kalian Mengondisikan Tempat


__ADS_3

Sabtu pagi, Scarlett berkunjung ke rumah orang tuanya. Minggu lalu ia tidak pulang, ayahnya berulang kali memintanya untuk datang ke rumahnya.


Scarlett memarkirkan mobilnya di halaman rumah kemudian masuk ke dalam.


"Dad, aku datang..." ucap Scarlett memanggil ayahnya. Wilson yang mendengar suara Scarlet datang menghampiri putrinya dengan perasaan bahagia.


"Daddy merindukan mu," Wilson memeluk putrinya.


"Aku juga merindukan daddy," balas Scarlett.


"Ayo.. ibu mu sudah memasak makanan yang enak. Kamu pasti akan menyukainya," ajak Wilson menggandeng tangan putrinya.


Scarlett duduk di kursi tak sabar mencicipi makanan yang ada di meja. Ia sengaja tidak makan dari apartemennya karena Scarlett yakin Mia akan memasak setiap pagi seperti biasanya. Masakan Mia memang enak. Scarlett mengakui itu. Ya dia memang munafik jika dipikir-pikir


"Sayang, aku belum mendapatkan morning kiss ku," ucap Wilson mengerucutkan bibirnya di depan istrinya. Mia lalu mencium suaminya. Kalau tidak dituruti, suaminya akan merajuk satu harian.

__ADS_1


"Kamu terlihat cantik dengan gaun ini. Kamu membuat ku ingin memakan mu pagi ini," bisik Wilson menggoda istrinya dengan menggigit telinga Mia. Istrinya sangat cantik saat memakai gaun pemberiannya dua hari yang lalu. Sesuai dengan ekspektasinya.


"Astaga.. bisakah kamu mengondisikan tempat untuk bertingkah genit seperti itu," balas Mia mendorong suaminya agar menjauh darinya.


Scarlett yang melihat kemesraan ayahnya dengan ibu tirinya membuatnya senang. Ayahnya terlihat bahagia bersama Mia. Scarlett belum pernah melihat mereka bertengkar selama ia tinggal di rumah itu. Scarlett hanya berharap jika Mia benar-benar tulus mencintai ayahnya.


"Ekhemm..Bisakah kalian melanjutkannya setelah sarapan. Cacing di perutku sudah menari-nari sejak tadi," timpal Scarlett berdehem. Ia tidak ingin melihat keromantisan sepasang suami istri itu berlama-lama karena membuatnya iri.


"Rasanya aku dan ibumu semakin tua seperti kembali ke masa-masa muda," kata Wilson menatap istrinya dengan penuh cinta.


"Dia pergi pagi-pagi sekali. Elyzia ada jadwal fashion show di Las Vegas pagi ini," jawab Mia duduk di samping suaminya.


"Doris.. apa sup nya sudah siap?" tanya Mia. Ia meminta Doris untuk melanjutkan acara masaknya saat Mia melihat suaminya dan Scarlett di ruang makan. Ia tidak ingin membuat mereka menunggu.


"Ya Nyonya. Saya akan segera mengantarnya," jawab Doris. Tak. lama kemudian, Doris datang membawa sup buatan Mia dan menyajikannya di atas meja.

__ADS_1


Mia menyelesaikan makannya lalu bangkit dari tempat duduknya.


"Kalian lanjut saja makannya, aku ingin membuat kudapan dulu. Teman-teman ku ingin berkunjung ke rumah siang nanti," ujar Mia memberi waktu untuk ayah dan anak itu untuk bercengkerama bersama.


"Sayang.. biarkan pelayan yang melakukannya. Kamu di sini saja," kata Wilson mencegah istrinya pergi.


"Tapi aku tid__"


"Sudah lah, temani kami makan. Apa kamu tidak lelah. Baru juga kamu memasak dan sekarang sudah kembali memasak lagi," ujar Wilson penuh perhatian pada istrinya.


"Baiklah.. baiklah. Aku akan tetap di sini," balas Mia akhirnya mengalah pada suaminya.


******


Scarlett merasakan cuaca semakin panas. Belum juga ia satu jam berada di gazebo halaman belakang, sudah membuatnya tidak tahan berlama-lama di sana. Mungkin karena efek musim panas yang sudah berlangsung selama 3 minggu. Ia akhirnya memilih masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


__ADS_2