The Antagonist Transmigration

The Antagonist Transmigration
Bab 54: Pria Romantis


__ADS_3

Frank membuka matanya perlahan saat cahaya matahari pagi memaksa masuk ke dalam kamarnya. Gorden berwarna hitam itu terbuka otomatis karena Frank sudah mengaturnya sesuai jam. Alangkah senangnya ia saat bangun mendapati Scarlett disampingnya. Wanita itu terlelap dengan tangan memeluk tubuhnya. Frank tersenyum menatap wajah cantik Scarlett. Wanita itu sangat lucu. Tadi malam, Scarlett membuat pembatas di tempat tidur saat mereka akan tidur. Saat itu Frank belum tidur, Scarlett tidak sadar mendekatinya dan memeluk tubuhnya. Tentu saja Frank senang dan tidak akan melewatkan momen itu. Frank membalas pelukan Scarlett.


Frank bergerak pelan meraih ponselnya di atas nakas. Ia ingin mengecek ponselnya sejenak sebelum ia bangun dan mandi.


Merasakan benda yang dipeluknya bergerak, Scarlett semakin mengeratkan pelukannya. Seolah tidak ingin Frank jauh darinya. Frank gemas dan mengecup pelan kepala wanita itu. Ia lalu mengecek ponselnya. 3 panggilan tak terjawab dan 2 pesan masuk dari ibunya. Jari-jarinya bergerak membalas pesan dari ibunya. Frank mematikan ponselnya dan melepaskan pelukan Scarlett dari tubuhnya dengan perlahan. Setelah memastikan Scarlett kembali tidur dengan nyenyak, Frank turun dari atas tempat tidurnya lalu menutup gorden kamarnya agar tidak mengganggu tidur Scarlett.


Satu jam kemudian, Frank membawa paper bag ke dalam kamarnya.


"Astaga wanita ini," gumam Frank menaruh paper bag ditangannya di atas meja nakas.

__ADS_1


"Apa kamu sedang menggodaku hmm.." gumam Frank mengecup bibir Scarlett. Bagaimana tidak, selimut wanita itu melorot hingga ke kaki jenjangnya. pakaiannya tertarik menunjukkan paha mulusnya. Frank yakin tinggal berapa centi lagi, CD wanita itu pasti akan terlihat. Frank menyelimuti tubuh Scarlett hingga sebatas dada wanita itu.


"Lain kali kamu harus tanggung jawab karena sudah membangunkan sesuatu di bawah sana," batin Frank menaruh sepucuk surat di samping paper bag.


****


Scarlett menggeliat di atas tempat tidur. Membuka matanya perlahan. Mengamati kamar Frank. Tidurnya begitu nyenyak malam ini. Scarlett bangun, merenggangkan otot-otot tubuhnya sebelum ia menyandarkan punggungnya di kepala ranjang.


"APA" pekik Scarlett terbelalak saat melihat jam di dinding menunjukkan angka 10. Apa dia tidur selama itu? oh tidak.

__ADS_1


Jangan kira ia segera turun dari tempat tidurnya. Scarlett merebahkan kembali badannya di kasur.


"Frank juga pasti belum ke kantor. Aku juga di sini karena pria itu. Frank tidak akan memecat ku hanya karena terlambat kan," gumam Scarlett penuh percaya diri. Scarlett mengubah posisinya dengan memiringkan badannya ke samping. Menatap pemandangan kota dari atas tempat tidurnya.


Netranya menangkap sepucuk surat di atas nakas. Scarlett bangkit mengambil surat tersebut dan membacanya.


"Maaf meninggalkanmu pagi-pagi sekali. Aku tidak tega membangunkan mu. Mommy tiba-tiba memintaku untuk datang ke kediaman Carrington. Di bawah aku sudah membuat sarapan untuk mu. Makanlah sebelum pergi. Tinggal panaskan saja jika sudah dingin. Hari ini aku tidak bisa ke kantor. Aku sudah meminta Alden untuk menggantikan jadwal ku. Pakaianmu ada di atas nakas. Terima kasih karena sudah menjaga ku saat sakit."


"Frank romantis sekali. Wanita yang akan menjadi istrinya pasti akan bahagia," kata Scarlett.

__ADS_1


"Ahh.. aku juga ingin menjadi istrinya," gumam Scarlett menjatuhkan tubuhnya ke atas ranjang dan senyum-senyum sendiri.


"Sepertinya aku harus bertanya pada Penelope seperti apa tipe wanita yang di sukai Frank," batinnya.


__ADS_2