The Antagonist Transmigration

The Antagonist Transmigration
Bab 60: Katakan Aku Milikmu


__ADS_3

"Lain kali jika kamu pergi ke Club tanpa dengan ku maka aku akan selalu membuat tanda itu," ujar Frank memperingati Scarlett.


"Apa maksud mu? aku bebas pergi kemana pun tanpa ada yang melarang," kata Scarlett.


"Itu dulu," kata Frank berjalan mendekati Scarlett. Lihatlah tatapannya itu, seolah ingin menerkam Scarlett. Frank ingin mencicipi bibir manis Scarlett yang menjadi candunya itu. Refleks Scarlett melangkah mundur hingga Scarlett terduduk di ranjang. Frank menundukkan tubuhnya menatap wajah Scarlett hingga berakhir di bibir wanita itu.


"Apa kamu melupakan kata-kataku tadi malam?" ucap Frank.


"Kamu milik ku Scarlett. Milik ku," kata Frank mengingatkan kembali Scarlett dengan perkataannya.


"Aku bukan milik siapa pun," balas Scarlett memalingkan wajahnya. Menyembunyikan kegugupannya. Tentu saja ia mengingat kata-kata Frank tadi malam.


"Aku tidak menerima jawaban apapun. Aku hanya ingin mengatakan kamu milik ku. Ingat itu baik-baik sayang.." kata Frank menarik sudut bibirnya. Tepat di kata terakhirnya Scarlett membulatkan kedua matanya.


"Katakan kamu hanya milik ku Scarlett," ucap Frank mengecup leher Scarlett.


"Menjauh dari ku Frank.." Scarlett mendorong dada bidang pria itu.


"Tidak sebelum kamu mengatakannya," ujar Frank kembali mencium leher Scarlett.


"Aku tau kamu menyukai ku Scarlett, kamu tidak perlu menyembunyikannya," Frank berbisik dengan sengaja meniup pelan telinga Scarlett membuat wanita itu sedikit bergetar. Frank sangat tahu titik sensitifnya. Frank mendorong tubuh Scarlett dan dengan cepat mengunci kedua tangan wanita itu di atas kepalanya dengan satu genggaman saja.

__ADS_1


"Kalau kamu tidak memiliki perasaan pada ku, kamu tidak akan pernah membalas ciuman ku selama ini," ujar Frank mengecup daun telinga Scarlett


"Frank berhenti," kata Scarlett tidak tahan lagi. Pria itu sangat licik dengan sengaja menggodanya agar ia menuruti permintaan pria itu.


"Kamu menikmatinya bukan? aku tahu dengan jelas Scarlett. Respon tubuhmu mengatakannya," ucap Frank kembali bergerilya di leher Frank.


"Kamu bahkan tidak marah saat aku memperlakukanmu seperti ini," kata Frank.


"Astaga, Frank.. lepaskan aku.." ujar Scarlett tidak tahan lagi. Tubuhnya memang tidak bisa berbohong. Selalu merespon sentuhan dari Frank.


"Katakan kamu milik ku Scarlett. Katakan jika kamu juga mencintai ku," bisik Frank.


"Aku milik mu Frank," ujar Scarlett membuat Frank mengehentikan kegiatannya. Menatap wajah Scarlett dengan senyuman bahagianya. Satu tangannya mengusap lembut wajah Scarlett. Perlahan Frank mendekatkan wajahnya seolah ingin mencium Scarlett membuat wanita itu menutup matanya.


"Ganti bajumu. Kita akan makan di luar," kata Frank lalu bangkit.


"Sial. Kalau begini aku jadi malu sendiri," batin Scarlett bangun tidak mau menatap wajah Frank.


"Mana dia memaksa ku untuk mengatakannya, benar-benar tidak romantis," gerutu Scarlett dalam hatinya.


"Cup," Scarlett terkejut saat Frank tiba-tiba mengecupnya.

__ADS_1


"Sudah jangan menggerutu. Cepatlah mandi dan ganti pakaianmu. Aku tunggu di bawah," pungkas Frank pergi menjauh dari Scarlett.


"Apa dia cenayang? kenapa dia selalu tahu isi pikiran ku," gumam Scarlett menggeleng-gelengkan kepalanya.


Scarlett masuk ke dalam kamar mandi, ia berhenti tepat di depan kaca wastafel.


"Astaga... apa sekarang kami sepasang kekasih? secepat itu kah?" gumam Scarlett memegang kedua pipinya yang panas.


Selesai mandi, Scarlett dihadapkan dengan masalah baru. Bajunya tidak bisa menutupi bekas kissmark di lehernya. Scarlett mengakalinya dengan membiarkan rambutnya tergerai. Namun tetap saja masih ada yang terlihat. Scarlett Frustasi dan akhirnya mencari sesuatu di dalam lemari Frank.


"Apa yang sedang kamu cari?" tanya Frank menghampiri Scarlett.


"Ini semua karena kamu. Leherku penuh dengan gigitan anjing sekarang," ujar Scarlett kesal. Frank hanya terkekeh melihat ekspresi wajah Scarlett.


Frank lalu menarik laci lemarinya dan mengambil syal dari sana.


"Pakailah, walau sebenarnya aku lebih suka menunjukkan hasil karya ku," ucap Frank mengedipkan salah satu matanya.


Scarlett mengambil syal di tangan Frank dengan kasar dan mengerucutkan bibirnya.


"Ayo..." kata Frank menggenggam tangan Scarlett.

__ADS_1


__ADS_2