The Antagonist Transmigration

The Antagonist Transmigration
Bab 92: Aku Hanya Tertarik Denganmu


__ADS_3

Dua minggu sudah Scarlett tinggal bersama Frank di apartemennya. Terkadang mereka menginap di rumah utama keluarga Frank. Scarlett berencana pergi ke rumahnya untuk menemui orangtuanya. Hari ini Frank akan pergi ke luar kota bersama Alden untuk mengurus proyek barunya di sana.


"Sayang..." panggil Frank memakai jam tangannya. Sebentar lagi ia akan berangkat. Alden sudah menunggunya.


Scarlett keluar dari dalam kamar mandi dengan memakai jubah mandinya.


"Alden sudah menungguku di bawah. Aku akan segera pergi," ucap Frank mendekati Scarlett.


"Kopermu ada di bawah. Aku sudah menyusun barang-barang mu di sana," ujar Scarlett.


"Thanks sayang.." ucap Frank melingkarkan tangannya di pinggang Scarlett. Ia lalu mengecup singkat bibir Scarlett. Kekasihnya terlihat sexy dengan rambut basahnya.


"Kita akan mengurus gaun pernikahanmu setelah aku pulang nanti," kata Frank mengecup kembali bibir Scarlett.


"Aku pergi sayang..." kat Frank mengecup lama bibir Scarlett. Tidak, sekarang kecupan itu menjadi sebuah ciuman. Keduanya terbuai dan saling membalas ciuman mereka. Ciuman Frank turun ke leher Scarlett dan membuat beberapa tanda di sana.


"Frank.." ucap Scarlett mendorong badan pria itu untuk menghentikannya.


"Ada apa?" tanya Frank dengan polosnya.


"Astaga.. kamu masih bertanya? Alden sudah menunggumu di bawah," kata Scarlett mengingatkan Frank.


"Aku lupa semuanya kalau sudah bersama kamu," kata Frank tersenyum.


"Dasar gombal kamu. Sudah sana pergi..." balas Scarlett terkekeh.

__ADS_1


"Sekali lagi sayang.." ujar Frank mencium dada Scarlett dan meninggalkan bekas di sana.


"Aku pergi sayang.." kata Frank pergi.


"Hati-hati. Jangan dekat-dekat dengan perempuan lain. Aku cemburu," kata Scarlett.


"Aku hanya tertarik denganmu sayang.." balas Frank menghilang dari balik pintu. Scarlett senyum-senyum sendiri setelah kepergian Frank. Ia lalu berjalan menuju meja rias untuk mengeringkan rambutnya.


Ponselnya berdering, Penelope menghubunginya. Scarlett kemudian mengangkat panggilan vidio dari sahabatnya itu.


"Ada apa?"


"Ada berita terpanas...." pekik Penelope


"Tung.. tunggu dulu. Apa anjing itu menggigit mu lagi?" tanya Penelope tertawa melihat leher Scarlett.


"Untung saja Frank tidak di sini. Kalau dia mendengarnya, kamu akan diledeknya habis-habisan karena sudah mengatainya anjing," balas Scarlett.


"Memangnya kemana si tua itu?"


"Frank baru saja pergi dengan Alden ke luar kota. Mereka ingin meninjau perkembangan proyek baru di sana," jawab Scarlett.


"Ayo cepat katakan gosip terhangat nya," ujar Scarlett tidak sabar lagi.


"Apa kamu belum tau kalau Elizya sudah putus dengan Felix."

__ADS_1


"Ka..kamu serius? kenapa aku tidak tau itu? dan bagaimana bisa mereka mengakhiri hubungannya."


"Aku tidak tau. Rumornya, Felix selingkuh. Sepertinya mereka sudah putus dua minggu yang lalu. Aku tau gosip ini dari temanku yang kebetulan juga satu agensi dengan Elizya" kata Penelope.


"Aku akan menemui daddy untuk memastikannya," ujar Scarlett mematikan panggilannya.


*******


Scarlett tiba di rumah keluarganya dan mencari keberadaan ayahnya.


"Doris, dimana daddy.."


"Tuan dan Nyonya sedang pergi mengunjungi teman tuan yang sedang di rumah sakit Nona," jawab Doris.


"Elizya?" tanya Scarlett.


"Di kamarnya Nona. Dua minggu ini Nona jarang keluar dari kamarnya," kata Doris.


"Terima kasih Doris." Scarlett lalu pergi ke kamar Elizya.


Ceklek...


Scarlett membuka pintu kamar Elizya dan melihat Elizya sedang berdiri menatap pemandangan di luar kamarnya.


"Apa benar hubunganmu dengan Felix berakhir?" timpal Scarlett menyadarkan lamunan Elizya.

__ADS_1


Wanita itu menatap Scarlett dengan tatapan kebencian. Ia sudah lelah menjadi Elizya yang baik.


__ADS_2