The Antagonist Transmigration

The Antagonist Transmigration
Bab 53: Kamu Cantik


__ADS_3

Scarlett melangkah dengan ragu-ragu menuruni tangga. Pada akhirnya ia memakai kemeja Frank yang terlihat kebesaran di tubuhnya. Setidaknya ia merasa lebih bebas dengan memakai baju itu sekarang. Hidungnya mencium aroma wangi masakan membuatnya semakin lapar. Aroma itu berasal dari dapur milik Frank.


"Frank bisa memasak?" batin Scarlett melihat Frank yang sedang sibuk dengan wajannya.


"Kenapa dia semakin tampan saat serius seperti itu," gumam Scarlett berjalan menuju dapur.


"Masakan mu sangat wangi," timpal Scarlett, refleks membuat Frank memutar tubuhnya. Scarlett memakai kemeja putih miliknya. Menampilkan paha mulus wanita itu. Sial, dia menyesal mengatakannya tadi. Kalau seperti ini ia tidak yakin bisa menahan dirinya. Scarlett terlihat sexy dengan pakaian yang kebesaran itu. Ditambah lagi dengan rambut basah wanita itu.


Scarlett yang merasa dirinya diperhatikan seperti itu, melirik penampilannya. Mungkinkah ada yang salah dengannya.


"Tidak, jangan menggigit bibirmu seperti itu," ucap Frank mendekati Scarlett tidak sanggup lagi melihat Scarlett menggigit bibirnya. Scarlett terkejut saat pria itu tiba-tiba mengangkat tubuhnya ke atas meja makan.


"Frank, kamu mmmppttthh.."


Frank menghentikan perkataan Scarlett dengan menyambar bibir wanita itu. Menciumnya dengan lembut.

__ADS_1


"Tidak, kenapa aku tidak bisa menolak ciuman pria ini. Apa yang terjadi. Otakku berkata tidak tapi tubuhku berkata lain," batin Scarlett.


"Ah sial, aku tidak peduli lagi. Ciuman Frank sangat memabukkan," batin Scarlett mengalungkan tangannya di leher Frank membalas ciuman pria itu. Frank mendominasi ciuman panjang mereka. Tangan pria itu bergerilya di tubuh Scarlett. Tangannya mengusap lembut paha mulus Scarlett sebelum akhirnya menyusup ke dalam baju Scarlett mencari sesuatu di balik baju itu.


"Krukkk..Krukkk .."


Keduanya refleks membuka mata, bunyi perut Scarlett menghentikan aktifitas mereka. Kedua tangannya masih melingkar di leher Frank. Nafasnya terengah-engah ditambah dengan rona merah di wajahnya.


"Aku akan menyiapkan makan malamnya," ujar Frank mengecup singkat bibir Scarlett sebelum menurunkannya dari meja. Lihatlah, pria itu bahkan bisa bersikap dengan santai setelah apa yang baru saja mereka lakukan. Berbeda dengan Scarlett yang terlihat salah tingkah dan gugup.


"Aku akan membantu mu," kata Scarlett merasa tidak enak hati melihat Frank menyiapkan makanan untuk mereka.


Dasar Scarlett yang tidak enakan bergerak membantu Frank.


"Kamu duduk saja, biarkan aku yang melakukannya," kata Frank.

__ADS_1


"Kalau begitu aku akan menyiapkan minumnya," balas Scarlett berjalan ke arah lemari pendingin untuk mengambil buah. Ia ingin membuat jus untuk mereka.


Sekian menit kemudian keduanya makan malam dalam keheningan. Tidak ada yang memulai percakapan sejak tadi. Hujan di luar juga tak kunjung reda. Jangan tanyakan pada Scarlett, ia tidak akan peduli. Ia hanya ingin menikmati makan malamnya tanpa ada gangguan, mengisi perutnya yang kelaparan.


Frank menikmati makan malamnya, sesekali melirik ke arah Scarlett. Pria itu tidak bisa menghentikan senyuman di wajahnya sejak tadi tiap kali melihat wanita di depannya ini.


"Akhirnya.." gumam Scarlett mengusap perutnya yang sudah kenyang.


"Ada apa?" tanya Scarlett menatap aneh ke arah Frank yang tersenyum padanya.


"Kamu cantik," kata Frank tidak berbohong.


"Semua orang bilang begitu," balas Scarlett.


"Aku akan membersihkan piring ku dulu," ujarnya menghindari Frank. Banyak yang bilang jika dia cantik. Hanya saja rasanya sangat berbeda saat yang mengatakan itu adalah Frank.

__ADS_1


Note:


Jangan lupa beri like dan votenya ya. Trims☺️☺️☺️


__ADS_2