
“Ohhhh benar2 luar biasa, ajaib. Inikah yang di sebut magic ?” Kata Yuan Long yang takjub dengan mata yang berbinar.
“Ini teknologi peninggalan leluhur kami. Ayo ikut kami ke istana, anak buah mu silakan beristirahat di kota, selamat datang ke rumah kami New Astorian Empire.” Kata Fei yang mendampingi nya.
Mereka pun menuju istana dan langsung masuk ke ruang pertemuan.
Valia dan Will hadir di situ. “Kapten Yuan Long, perkenalkan, ini Valia Ratu dari kerajaan Vanadis dan ini William panglima perang dari Beastmen Kingdom.” Matt memperkenalkan.
“Perkenalkan, aku pemimpin pasukan Far East Empire, Yuan Long.” Kata Yuan Long memberi salam.
“Hm tampan dan sopan, badannya wow.” Pikir Valia dalam hati memperhatikan Yuan Long.
“Baiklah kita mulai, silahkan duduk Yuan Long.” Kata Matt mempersilahkan duduk.
Kemudian Yuan Long menceritakan hal yang sama seperti yang dia ceritakan kepada
Feiuntuk semuanya. “Baiklah kita langsung menuju gunung Koen Lon, istana akan mengarah kesana
sekarang, Ronanta chan kira2 berapa lama kita bisa sampai ?” Tanya Matt.
“Melihat rutenya kita harus memutar mungkin sekitar tiga hari.” Kata Rona
menjawab. “Baiklah tolong bilang ke Jones, kita segera berangkat.
“Baik Matthew oni chan.” Rona pun keluar ruangan untuk menyampaikan kepada Jones.
“Untuk pertahanan di sana bagaimana Yuan Long ?” Tanya Matt lagi.
“Tidak perlu khawatir. Gunung Koen Lon adalah tempat perguruan bela diri yang memanfaatkan tenaga
dalam tubuh, biasa di sebut Chi dengan gerakan yang mengikuti alam. Perguruan ini adalah perguruan yang tersembunyi, orang biasa tidak akan bisa menemukan lokasi perguruan ini, jadi di sana aman dan itulah sebab nya kami mengungsi ke sana sementara sampai kita berhasil merebut kembali ibukota.” Kata Yuan Long.
“Wah cocok, kita memang mencari perguruan yang bisa mengajarkan kita bagaimana memanfaatkan
kekuatan kita ber enam.” Kata Lori.
“Mohon maaf yang mulia, tidak semua orang boleh belajar ilmu pengolahan chi ini. Seleksi perguruan ini sangat ketat.” Kata Yuan Long.
“Oh begitu ya, sayang sekali.” Kata Lori.
“Nanti aku akan minta persetujuan kaisar yang sekarang sedang di sana supaya kalian di izinkan
berlatih di sana.” Kata Yuan Long.
“Oh berarti kaisar Shen Wu masih hidup ya, syukurlah.” Kata Valia.
“Oh anda kenal kaisar kami yang mulia ?” Tanya Yuan Long.
“Tolong panggil Valia, saat ini aku sedang kabur karena kerajaan ku hacur dan berada di bawah naungan New Astorian Empire. Jadi aku saat ini adalah penduduk kekaisaran ini.” Kata Valia.
“Ya aku kenal beliau, Ayah ku adalah teman dekat beliau, mereka sering bersurat. Kerajaan kami sewaktu masih di pimpin ayahku bekerjasama dengan kekaisaran timur jauh dalam bidang perdagangan.
Makanya di kerajaan kita ada nasi yang sebenarnya berasal dari kekaisaran dan makanan pokok kekaisaran. Ayah ku bahkan menjodohkan ku dengan pangeran Kekaisaran timur, anak pertama dari Kaisar
Shen Wu Ling. Setelah ayah ku meninggal dan aku menggantikan nya, kita langsung di serang Evil God sehingga belum sempat memberitahu kematian ayahku dan menjalin kerjasama lagi.” Kata Valia bercerita. “Oh….begitu….berarti anda Putri raja Vanadis….” Jawab Yuan Long dengan wajah agak merah.
“Hmm ? sepertinya aku pernah lihat wajah mu Yuan Long. Tapi di mana ya ?” Tanya Will.
“Oh…benarkah ? mungkin karena wajah ku pasaran haha.” Jawab Yuan Long grogi.
Tiba2 pintu di buka. “Maaf aku terlambat.” Cezka pun memasuki ruangan.
“Yuan Long, perkenalkan ini putri pertama Beastmen kingdom, istri dari William.” Kata Matt memperkenalkan. “Haha tidak perlu repot2 Matthew, apa kabar Pangeran Yuan Long, sudah kuduga km yang datang ketika melihat kapal di galangan itu. Kapal itu adalah kapal kerajaan milik mu kan ?” Kata Cezka. “Hah pangeran….” Semuanya pun kaget.
“Aduuhhh…….Maaf, aku tidak memberitahu, aku adalah anak sulung dari Kaisar Shen Wu Ling, nama lengkap ku Shen Yuan Long. Aku sebenarnya tidak ikut campur dengan urusan kekaisaran, aku selama ini berlatih di gunung Koen lon oleh guruku, ketika guruku meninggal, aku turun gunung dan tak lama kemudian, terjadilah serangan dari Evil God dan mengalahkan kita.” Kata Yuan Long menjelaskan karena sudah terbongkar identitas nya.
“Aku sempat bertemu dia di gunung Koen Lon sewaktu menjadi murid disana selama satu tahun. Aku kesana pada saat km pergi Matt. Will juga ikut kok. Iya kan Will.” Kata Cezka.
“Pantas aku rasanya pernah lihat wajah nya. Syukurlah km selamat pangeran.” Kata Will.
“Sebentar, kalau Yuan Long adalah anak sulung kaisar berarti……” Kata Lori
sambil menegok ke arah Valia di ikuti Matt dan lainnya.
“Hah ada apa ?” Tanya Cezka.
“Sini, kubisikin.” Will pun bercerita.
“Waaaah syukurlah Valia, doa mu untuk menikah akhirnya terkabul. Huh ? Valia ? Hey Valia……” Kata Cezka sambil menepuk Valia, dan karena Valia sudah kaku karena shock maka dia jatuh dan
membuat Cezka panic.
Wajah Yuan Long pun merah padam. Semuanya langsung menolong Valia dan membawanya ke rumah sakit. Fei pun mendekati Yuan Long.
“Yuan Long, boleh aku berlatih tanding dengan mu, kelihatan nya km kuat.” Ajak Fei.
“Boleh, aku sangat menantikan nya ketika melihat kemampuan mu tadi.” Kata Yuan Long tersenyum.
“Ayo kita ke ruang latihan di istana, di sana kita bisa sepuasnya.” Kata Fei.
“Baiklah, silahkan pimpin jalan nya.” Kata Yuan Long.
Mereka pun masuk ke ruang latihan di istana.
Sementara itu di rumah sakit,
“Valia bangun.” Kata Cezka kepada Valia yang masih tertidur.
“Aku tau km pura2 tertidur.” Katanya lagi. “……iya.” Jawab Valia sambil bangun.
“Kok aku di sini ?” Kata Valia. “Km tadi pingan sebentar saking shock nya.” Kata Cezka sambil
tersenyum mengejek.
“Haaaaa” Valia langsung bersembunyi di balik selimut karena malu.
__ADS_1
“Lorianne, Philiandra, Cecilia, dia sudah sadar.” Teriak Cezka. Lori, Philia dan Cecil pun masuk.
“Loh kenapa ? ngapain ngumpet di bawah selimut Valia ?” Tanya Lori.
“Dia malu tuh, haha” Kata Cezka.
“Ah senpai jangan mengejek aku.” Kata Valia sambil keluar perlahan dari balik selimut.
“Oh rupanya Valia ne lupa sama wajah tunangan nya ya ? sampai jadi malu.” Kata Cecil.
“Aku….belum pernah ketemu. Nama nya pun aku tidak tau.” Kata Valia perlahan.
“Loh kok bisa, bukan nya kata nya di jodohkan.” Tanya Philia lagi.
“Iya, waktu kaisar Shen wu datang ke istana kerajaan untuk mengatur pertunangan nya,
pangeran tidak hadir dengan alasan sedang berlatih dan tidak boleh keluar oleh gurunya.
Jadi aku belum pernah ketemu, makanya aku ga anggap serius waktu itu.” Kata Valia.
“Tapi ternyata yang muncul, seorang yang tampan, sepertinya kuat dan badan nya kekar, trus kelihatan sekali gentle nya hahahaha, langsung kaku deh.” Kata Cezka meledek Valia.
“Iya, km sempat cerita lagi semuanya selagi belum tahu identitas nya.” Tambah Lori.
“Uhh sudah dong jangan meledek k uterus, aku malu banget, aku ga tau musti bersikap bagaimana menghadapi dia nanti.” Kata Valia.
“Tenang aja Valia ne, bersikap biasa saja.” Kata Cecil.
“Mana bisa….aku grogi dan malu.” Kata Valia.
“Valia san, jangan2 km suka ya sama dia, suka pandangan pertama ya ? Sebab kalau tidak, ,mana mungkin km seperti ini hehe.” Tanya Philia memastikan sambil tertawa kecil.
“Mana mungkin, baru pertama bertemu, memang dia keren, dan baik. Tapi mana mungkin.” Kata Valia.
“Hoo mulut mu berkata lain, tapi wajah mu sudah bercerita banyak, iya ga Lorianne ?” Kata Cezka.
“Hehe iya….imut banget Valia.” Kata Lori.
“Arghhhh udah dong,” Kata Valia.
“Ngaku dong, kalau ngaku kita berhenti meledek.” Kata Cezka.
“Ngaku…ngaku.” Lori menambahkan.
“Iya iya, aku suka dia pada pandangan pertama. Puas ?” Teriak Valia menyerah.
“Nah gitu dong, kita sudah sama2 dewasa, masa masih seperti anak remaja.” Kata Cezka.
“Ini kan pertama buat ku….” Kata Valia.
“Ohhh pantes….haha maaf2.” Kata Lori.
“Trus…Matthew san, Feirus san, William san dan …………Yuan san kemana ?” Tanya Valia malu2.
“Wah sudah memanggil namanya bukan marga nya hahaha.” Ledek Cezka.
“Maaf2, mereka lagi ke ruang latihan, katanya Feirus mau ngetes Yuan Long.” Kata Cezka.
“Oh benarkah ? kok di ijinin, dasar Feiruss san, semoga tidak kenapa2.” Kata Valia dengan wajah cemas. “Hahaha khawatir nih, mau kesana ?” Tanya Lori.
“Bukan gitu, aku tau Feiruss sekuat apa, yang bisa nandingi dia cuma kalian, orang biasa mana bisa ?” Kata
Valia yang khawatir.
“Tenang saja, jangan anggap remeh perguruan Koen Lon, Yuan Long adalah murid pertama dan penerus dari perguruan itu, kurasa malah seimbang.” Kata Cezka.
“Kok km tau Cezka ne.” Tanya Cecil.
“Aku dulu pernah berlatih di sana kan sama Will selama setahun, tadi aku sudah bilang.” Kata
Cezka.
“Hm kalau seimbang berarti gawat…..ingat kan waktu Matthew ni san lawan Feiruss di akademi.” Kata Philiandra. “…….” Semuanya pun berpikir.
“Loh kenapa kalian kok mendadak diam.” Kata Cezka bingung.
“Cezka ne sama, kalau Feiruss atau Matthew ketemu lawan kuat mereka akan kesenangan dan akhirnya bukan latihan lagi. Tapi bertarung sampai mati salah satu. Mereka berdua pernah menghancurkan
arena akademi, Valia tau kok ceritanya.” Lori menjelaskan kepada Cezka yang tidak tau.
“Ya berarti kita harus cegah dong…..ayo kita kesana….cepat….cepat, aku tau ceritanya waktu di akademi.” Kata Valia.
“Tenang Valia ne, kali ini Matthew oni nonton saja dan ada Will oni juga. Mending kita tunggu sini, mereka pasti kesini kok.” Kata Cecil.
“Ayo kita kesana….please.” Kata Valia yang tambah khawatir.
“Iya,iya, ayo Valia san, kita kesana bersama2.” Kata Philia yang kasihan melihat Valia khawatir.
Mereka pun segera keluar dari rumah sakit dan menuju ruang latihan.
Ketika sampai mereka langsung masuk. Terlihat Feidan Yuan sedang adu pukul dan tendangan, yang seimbang. Gerakan mereka terlihat indah dan seperti orang menari. Tiba2 mereka terpisah dan menjauh. “Wah hebat sekali Yuan Long, saat nya serius ya.” Kata Fei sambil tersenyum kesenangan.
“Silahkan, majulah Feiruss san.” Jawab Yuan Long sambil tersenyum juga. “Haaaah” Fei mengeluarkan
tenaga nya dan langsung maju dengan kecepatan tinggi dengan tinju nya. Yuan long menangkis nya dan menangkap tangan Fei dan membanting nya. Fei tidak lemah, dia tidak terjatuh dan langsung menangkap Yuan long kemudian membantingnya. Bantingan Feipun di lepaskan oleh Yuan dan langsung mendarat mulus. “Feiruss san, aku akan tunjukkan apa itu chi.” Kata Yuan Long. Dia menarik nafas panjang dan menahan nya, kedua tangan nya di putar membentuk lingkaran kemudian dia menghentakkan kakinya dan menghempaskan kedua tapak nya ke arah Fei. Tiba2 Fei pun terpukul mundur, dia bingung karena tidak ada apa2 yang menyerang nya sedangkan jarak Yuan menghempas kan tapak nya jarak nya cukup jauh.
“Apa itu tadi ?” Tanya Fei.
“Itulah chi, aku menyerang dengan mengumpulkan kekuatan chi ku di kedua tapak ku dan memukulkan nya kepadamu dari jarak jauh.” Kata Yuan.
“Tapi aku tidak melihat apa2, tau2 aku kena pukulan yang keras dan mundur.” Kata Fei.
“Ya benar, itulah serangan yang di namakan lontaran tenaga dalam, tujuan nya memang memukul musuh dari jarak jauh, dengan memusatkan tenaga dalam kita di telapak tangan.” Kata Yuan Long. “Wah menarik. Ayo lanjutkan……” Kata Fei yang memasang kuda2 nya.
“Baik, ayo maju.” Kata Yuan yang memasang kuda2 nya.
__ADS_1
“Tuh kan ga apa2, ini namanya pertukaran ilmu Valia ne. Ya sangat berbeda lah kalau sama
Matthew oni.” Kata Cecil.
“Iya, km terlalu khawatir. Calon suami mu aman.” Kata Lori bercanda.
“Uhhh habisnya……ah sudah lah.” Teriak Valia yang berbalik dan mau keluar ruangan.
Mendengar suara Valia, Yuan long pun menoleh.
“Yuan Long awaaas.” Teriak Fei yang sudah terlanjur maju meninju dan melihat Yuan long melepas kuda2 nya karena menoleh.
Yuan Long bisa menangkis nya dengan refleknya tapi karena tidak siap maka dia terpental jauh.
Valia yang berbalik badan pun menoleh. “Wah ini gara2 Valia.” Kata Cezka.
“Betul2, ini salah Valia.” Tambah Lori.
“Valia ne, lain kali kita diam saja jangan teriak.” Kata Cecil.
“Benar tuh Valia san, berbahaya jadinya, walaupun aku juga pernah sih.” Kata Philia menambahkan.
“Loh kok malah jadi salah ku…..hiks.” Kata Valia menangis. Fei menarik tangan Yuan Long dan membantunya
berdiri. Latihan pun selesai.
Tiga hari kemudian, mereka pun sampai ke gunung Koen Lon sesuai dengan arahan Yuan Long.
Setelah melewati kabut dan awan, mereka melihat sebuah bangunan dengan halaman yang sangat besar. Banyak murid yang sedang berlatih jurus dengan kompak, jumlah nya kira2 seratus orang.
Setelah halaman yang luas itu ada sebuah rumah yang besar dan pagoda yang tinggi dibelakang nya. Istana pun terbang mendekati nya dan berhenti di pintu gerbang utama.
Yuan Long pun turun bersama dengan Matt, Fei, Lori, Philia, Cecil dan Rona bersama Valia, Cezka dan Will. “Salam sejahtera, semoga berumur panjang pangeran” Semua murid yang sedang latihan tadi langsung bersujud menghadap gerbang menyambut Yuan Long.
Murid2 itu terdiri dari beberapa ras manusia, beastmen dan elf. Yuan long dan
lainnya pun berjalan menuju rumah besar itu melewati lapangan. “Silahkan masuk pangeran.” Dua pengawal penjaga pintu rumah itu membukakan pintu.
Di dalam terbentang karpet berwarna merah ke arah singgasana yang dibelakang
nya ada patung dewa yang besar. Terlihat para prajurit dan pejabat kekaisaran berdiri lurus di kanan kiri karpet. Di singgasana duduk seseorang yang sudah tua dengan jenggot yang menyerupai api
dengan warna merah nya, kepalanya botak, dengan pakaian yang terbuat dari kulit binatang dan berbadan kekar. Dia memegang tombak yang mata tombaknya seperti ular.
“Aku kembali ayahanda.” Kata Yuan Long sambil berlutut di depan singgasana. Matt dan lainnya pun ikut berlutut.
“Selamat datang kembali anakku, bagaimana apa kamu berhasil ? Siapa mereka ini ?” Tanya Kaisar Shen Wu Ling.
“Mereka yang menyelamatkan aku ketika aku pergi dari ibukota dengan mengambil kapal perang kita. Mereka adalah penguasa dari New Astorian Empire yang merupakan bintang raja dari benua tengah. Demon Lords” Kata Yuan long.
“Wah menakjubkan, km berhasil anak ku. Silahkan bangun semuanya.” Kata Kaisar sambil berdiri.
“Ijin kan kami memperkenalkan diri yang mulia. Aku Matthew Von Astoria, di sebelah kanan ku, istriku Lorianne Von Astoria, di sebelah kiri ku adik laki2 ku Feiruss Von Astoria, di sebelah nya adalah istri pertama nya Philiandra Von Astoria dan istri keduanya Cecilia Von Astoria, dan di depan ku adalah adikku yang
terkecil Ronanta Von Astoria.” Matt memperkenalkan diri ke kaisar Sen Wu Ling.
“Oohhh selamat datang di kekaisaran timur jauh. Yang lainnya siapa ?” Tanya Kaisar dengan riang.
“Aku Cezka putri pertama Beastmen kingdom dan sebelah ku William Panglima tertinggi sekaligus
suami ku.” Kata Cezka memperkenalkan diri.
“Aku mantan Ratu kerajaan Vanadis, Valia.” Kata Valia memperkenalkan diri. “Vanadis…..? Oooooh si tua Vanadis.” Kata Kaisar sambil mendekati Valia.
“Km putrinya ? Wah kamu sudah besar, Ayah mu apa kabar ?” Tanya Kaisar di depan Valia.
“Umm Ayah ku sudah meninggal dan kerajaan ku sudah hancur, aku dan penduduk yang selamat di selamatkan oleh para Demon Lord dan sekarang aku di bawah perlindungan mereka. Pangeran Edgar anak bawaan permaisuri kedua menjadi wadah Evil God.” Jawab Valia menunduk sedih.
“Oh tidak……kapan dia meninggal ?” Tanya Kaisar kaget dan sambil memeluk Valia yang terlihat sedih. “Sewaktu Evil Lord mulai menjajah wilayah kita….aku tidak berguna, tidak bisa meneruskan kerajaan ayahku. huaaaaaaa.” Valia pun menangis tersedu2 di peluk oleh kaisar. Valia merasa lega bertemu kaisar Shen
Wu Ling karena sering mendengar cerita tentang kaisar dari ayah nya dan di ajarkan meanggap kaisar paman nya oleh ayahnya yang di anggap saudara angkat, emosi yang tertahan bertahun2 pun terlepas.
“Anak Vanadis adalah anak ku juga, aku sudah bertahun2 bersahabat dengan dia dan kita sudah menukar cawan menjadi saudara. Bukan salah mu, ini adalah perbuatan Evil God jahanam itu” Kata Kaisar penuh emosi menghibur Valia yang menangis.
“Terima kasih yang mulia…..Aku akan membangun kembali kerajaan yang di tinggalkan oleh ayahku.” Kata Valia yang sudah berhenti menangis setelah beberapa saat.
“Bagus2, tapi km panggil aku Yang mulia ? yang benar adalah papa mertua. Hahaha.” Kata Kaisar tertawa.
“Kalau aku benar, berarti km putri nya yang bertemu dengan ku sewaktu aku berkunjung dulu kan, untuk pembahasan pertunangan.” Kata Kaisar lagi sambil memegang kedua pundak Valia dan tersenyum lebar. “Iya…benar” Kata Valia dengan wajah merah padam.
“Anakku sini, buat apa kamu berdiri di situ.” Panggil kaisar kepada Yuan Long.
“Baik….ayahanda.” Jawab Yuan Long dengan wajah merah padam dan menghampiri kaisar.
Kaisar lalu menghadapkan Valia dan Yuan Long satu sama lain dan mengambil kedua tangan mereka kemudian menyatukan tangan mereka di tengah.
“Nah sekarang resmi sudah…….berbahagialah hahahaha.” Tawa Kaisar menggelegar di ruangan.
“…… ayah anda maksudnya bagaimana ini.” Kata Yuan Long dengan wajah merah.
“Pengesahan pertunangan kalian yang tertunda, Vanadis tua pasti senang, setelah membebaskan ibukota
kita adakan upacara pernikahan nya di istana. Dan Valia mulai sekarang panggil aku ayah mertua.” Kata Kaisar dengan riang.
“Umm ayahanda, Valia pingsan.” Kata Yuan Long sambil memapah Valia yang pingsan dengan senyuman di wajah nya, shock dan senang jadi satu.
“Hah, seperti biasa. Saking senang nya dan saking kaget nya.” Kata Cezka sambil geleng2 kepala.
“Hahaha jangan di pikirkan, antar dia ber istirahat anakku, dan para Demon Lords silahkan kalian beristirahat dulu, hari ini hari baik, harapan dan kebahagian datang. Malam ini kita berpesta,merayakan datang nya penyelamat dan pertunangan anakku.” Kata Kaisar Shen Wu Ling menggelegar.
Seisi ruangan pun bersorak sorai mendengar ucapan kaisar.
Kemudian, Yuan Long mengantar Valia yang pingsan ke kamar nya, Matt dan lainnya pun di pandu oleh
murid2 perguruan menuju kamarnya masing2. Malam itu, pesta di adakan di halaman luas
__ADS_1
yang biasanya di gunakan untuk berlatih. Matt dan lainnya di sediakan tempat khusus untuk duduk bersama dengan kaisar dan Yuan Long.