
“Ayo kita keluar dari sini.” Kata Matt. Mereka pun keluar dari ruin dan kembali berada di
dalam hutan. “Shiori chan, km bisa berjalan ?” Tanya Lori sambil memapah Shiori.
“Sebentar, aku masih lemas Shinju chan.” Kata Shiori.
“Kok masih panggil aku Shinju ?” Tanya Lori. “Iya kan kita tadi sudah menceritakan semuanya ?” Kata Cecil.
“Iya Chi chan, tapi buat ku kalian adalah teman2 sekelas ku dan teman masa kecil ku.” Kata Shiori.
“Aku benar2 penasaran, kenapa kamu kok yakin sekali, kalau kami semua ini teman masa kecil dan teman sekelas mu ?” Tanya Philia penasaran.
“Aku yakin sebab kalian sudah ber reinkarnasi berkali2 di dunia ini, hanya saja baru kali ini aku bertemu dengan yang lengkap Keiko chan, aku bisa buktikan, Matthew san adalah Daisuke kun, dan Lorianne san adalah Shinju chan, kalian berpacaran dulu sewaktu kita masih sekolah dan berjanji akan menikah, sekarang aku yakin kalian sudah menikah, benar kan ?” Kata Shiori.
“Oh, benar, maksud mu dari dulu aku sudah sama Matthew ?” Kata Lori bingung.
“Ya, dan Yuuya, di perebutkan oleh Chizuru dan Keiko hahaha, kalau sekarang mungkin kamu menikahi keduanya.” Kata Shiori. Wajah Fei , Philia dan Cecil merah padam.
“Kenapa aku bisa tau, karena setiap reinkarnasi itulah yang terjadi. Dan yang tidak bereinkarnasi setelah dua ribu tahun adalah Saya chan.” Kata Shiori. “Hei di depan ada sebuah gerbang besar, gerbang ini kah yang di maksud di legenda2 ?” Kata Matt sambil menunjuk ke depan. Mereka sampai di sebuah gerbang besar di tengah hutan dan banyak reruntuhan bangunan di sekitarnya. Tiba2 Shiori turun dari punggung Lori dan
berlari ke depan gerbang, dan berbalik membentangkan tangannya.
“Stop, sampai di sini saja, jangan buka gerbang ini.” Kata Shiori. “Kenapa ?” Tanya Fei.
“Karena orang2 yang mengurungku dan membuat salinan diriku adalah orang2 yang datang dari gerbang ini dan mereka tinggal di balik tembok. Mereka adalah sisa dari peradaban ketiga yang aku hancurkan. Karena aku sudah memutuskan tidak mau ikut campur urusan dunia ini lagi ketika sudah ada orang bumi, mereka keluar dari gerbang dan menangkap ku dalam keadaan lemah juga membunuh semua manusia bumi yang sedang meneliti di sini. Mereka menggunakan teknologi bumi dan laboratorium nya di dekat sini tempat kalian menemukan ku untuk membuat clone ku. Mereka bukan orang baik. Aku melindungi gerbang ini dengan mimpi ku supaya tidak ada yang masuk ke sini.” Kata Shiori dengan wajah yang cemas. “Bzzz Ronanta chan…..Ronanta chan…..darurat.” Tiba2 tablet Rona berbunyi. “Ada apa Jones, apa yang darurat ?” Kata Rona. “Pasukan ksatria hitam membuat camp persis di depan istana kita dan mereka tidak menyadari keberadaan kita karena kita memakai selubung. Pasukan itu di pimpin oleh Pangeran Edgar sendiri, Valia one chan sudah
mengkonfirmasi hal itu, apa yang harus kita perbuat ?” Tanya Jones.
“Oh tidak, mereka ke sini.” Kata Matt. “Evil God sendiri yang turun tangan, aduh terlalu mendadak ini.” Kata Philia. “Hm salinan ku pasti merasakan kebangkitan ku sehingga menyuruh mereka ke sini. Sudah berkali2 mereka mencari ku di hutan ini.” Kata Shiori. “Bagaimana cara kita melawan nya ? Apa km bisa bantu Shiori
chan ?” Tanya Fei. “Maaf, saat ini kekuatan ku tidak bisa membantu, cara mengalahkan nya harus mengembalikan dia ke tubuhnya, aku merasakan roh dan badan nya terpisah. Karena untuk memusnahkan
nya kita harus menghancurkan badannya, selama dia merasuki manusia atau ras lainnya dia tidak akan musnah dan terus kembali.” Kata Shiori. “Iya benar, badannya masih tersegel karena kita memegang segel terakhir yang belum di hancurkan.” Kata Matt. “Jadi bagaimana ? apa kita hancurkan segel nya ? apa
kekuatan kita sanggup menghadapi nya ?” Kata Rona yang mulai ketakutan.
“Iya bagaimana ini Feirus oni, Matthew oni ?” Tanya Cecil yang mulai ketakutan.
“Kekuatan kita belum bisa melawan nya, tapi keadaan genting, kita tidak bisa
lari. Aku usul kita frontal saja, menang kalah belakangan.” Kata Fei.
“Hahaha benar2 Yuu kun, sifat mu tidak berubah, aku ada cara, tapi berbahaya. Kalian harus tetap focus ke masa kini.” Kata Shiori. “Berbahaya ? Maksudnya bagaimana ? bisa jelaskan Shiori chan ?” tanya
Lori.
“Kita kembali dulu ke ruin laboratorium.” Kata Shiori. Mereka pun segera berlari menuju tempat Shiori di temukan. Di dalam Shiori membuka sebuah ruangan yang luas dan kosong.
“Nah sekarang aku akan membuka ingatan kalian, ingatan sewaktu kita pertama di pindah ke dunia ini dan mendapatkan kekuatan. Aku peringatkan, masa lalu bukan masa sekarang, jangan sampai kalian hanyut di masa lalu, sebab kalau hanyut kalian tidak bisa kembali.” Kata Shiori.
“Sepertinya tidak ada jalan lain, baiklah, aku bertaruh pada mu Shiori chan.” Kata Matt.
“Bagus, aku mulai dari Matthew san.” Kata Shiori yang langsung mendekati Matt dan memegang kepalanya. Sinar terang pun keluar dari tubuh Shiori. Kemudian, Matt pun terjatuh dan tidur. Di dalam mimpinya muncul kehidupan Makimura Daisuke, ingatan tentang orang tua nya yang memiliki restoran, pekerjaan paruh waktu nya di café, kegiatan club bola basket nya, dan persahabatan dengan yang lain nya dari kecil, sampai dia menghilang pindah ke dunia lain, berhadapan dengan raja, melarikan diri dari ibukota, tinggal di pegunungan bersama teman2 nya dan kematiannya yang berkorban menahan musuh supaya teman2 nya semua bisa lari khususnya Shinju. Matt pun berteriak2, seakan2 mengalami lagi kehidupan masa lalu nya.
“Konsentrasi Matthew san, ingat masa sekarang, jangan hanyut dalam ingatan yang lalu, singkirkan emosi mu.
Anggap km sedang menonton pertunjukan.” Kata Shiori sambil memegangi Matt.
Tak berapa lama, Matt mulai tenang dan akhinya membuka mata. “Shiori ? apa kabar ?” Kata Matt.
“Selamat Datang kembali Dai kun, Matthew san.” Kata Shiori menangis.
Kemudian Shiori membukakan ingatan Fei , Lori, Philia, Cecil dan Rona.
Ingatan Fei sebagai Akagi Yuuya pun sama seperti Matt, dari ketika dia masih di sekolah,
berteman dengan Shiori dan lainnya dari kecil, upacara pembukaan ajaran baru highschool, kegiatan klub karate nya, orang tuanya yang bertugas di luar negeri sehingga di rumah nya dia hanya di
temani Chizuru tetangganya dari kecil yang kedua orang tuanya juga bekerja di luar negeri. Sampai dia berpindah dunia dan kematian nya karena menyelamatkan Keiko dan Chizuru dengan cara menahan serangan panah yang di tujukan ke mereka. Yuuya kemudian jatuh ke jurang dengan badan yang penuh dengan panah.
Lori juga sama, mengulang kehidupan nya sebagai Shimoda Shinju, dari pertemanannya sejak kecil dengan semuanya, sekolah nya yang sempat pisah dengan yang lain sewaktu middle school karena pekerjaan orang tuanya pindah, masuk ke high school yang sama dengan teman kecil nya, berpacaran dengan Daisuke yang sama2 klub basket, sampai berpindah dunia dan meninggal karena terluka parah. Shinju meminta teman2
__ADS_1
nya meninggalkan nya di pegunungan tempat Daisuke meninggal dan akhirnya meninggal di makam nya. Philia juga mengingat hidup nya sebagai Amagami Keiko, putri pemilik kuil yang suka membantu di kuil sebagai miko, berteman dengan semuanya sejak kecil, masuk high school yang sama, menyukai Yuuya dari kecil dan bersaing dengan Chizuru, kegiatan klub kyudo nya, sekaligus penjaga perpustakaan, sampai berpindah ke dunia lain. Keiko tertangkap pasukan kerajaan dan di siksa sampai mati karena tidak mau memberitahu dimana teman2 nya yang tersisa yaitu Chizuru, Shiori dan Saya.
Cecil pun sama, dia mengingat jelas kehidupan nya sebagai Kondo Chizuru, yang menyukai olah raga ekstrem dari kecil dan berteman paling lama dengan Yuuya sudah seperti kakak adik, juga kemudian berteman dengan yang lainnya. Menyukai Yuuya dari kecil karena tetangga dan bersaing dengan keiko. Masuk ke sekolah yang sama. Kegiatan klub nya sebagai pendaki gunung, keseharian nya bermain game bersama Yuuya sampai berpindah dunia lain dan meninggal karena berduel dengan panglima jendral kerajaan sewaktu memutuskan
kembali dan menyerang kerajaan bersama Shiori dan Sayako.
Rona mengingat kehidupan nya sebagai Shirota Sayako, biasa dipanggil Saya chan dari kecil oleh semuanya karena selalu bersama, memiliki seorang ibu single parent dan adik perempuan, pekerjaan paruh waktu di convini store dan berhasil menjadi murid teladan di sekolah, dia juga ingat kegiatan klub Literarure nya,
dan senang sekali sendirian, sampai berpindah dunia dan meninggal karena mengalami luka parah ketika menyerang kerajaan, meninggal di pangkuan Shiori yang kemudian mengamuk.
Fei dan lainnya pun mengerang dan berteriak dalam tidurnya. Matt dan Shiori terus membisiki mereka supaya tidak hanyut dalam masa lalu. Perlahan satu persatu pun bangun, kecuali Rona. “Shiori chan….” Philia, Lori dan Cecil memeluk Shiori. “Selamat datang kembali semuanya.” Kata Shiori. “Shiori chan. Selamat pagi.” Kata Fei. “Yuu kun, Selamat pagi.” Kemudian Shiori juga memeluk Fei bersama dengan lainnya.
“Uhhhh” Rona yang belum bangun masih bergumam dalam tidurnya.
“Aduh, Ronanta belum bangun.” Kata Lori. “Saya chan, jangan diam di masa lalu, ingat masa sekarang.” Teriak Shiori sambil menggoyang2kan tubuh Rona. “Bzz Ronanta chan…..Ronanta chan……ini aku Jones.”
Kata Jones yang kebetulan mengontak tablet Rona. “Jo….nes…” Kata Rona dalam tidurnya. Rona pun menjadi tenang dan bagun tak lama kemudian. “Shiori, lari shiori…….” Kata Rona ketika bangun. Dia pun menoleh ke kanan dan ke kiri, kemudian melihat Shiori, “Shiori chan ? kok km jadi pirang ?” tanya nya begitu melihat Shiori. “Selamat datang kembali Saya chan.” Kata Shiori yang memeluk Rona sambil menangis tersedu2. Dulu, Sayako dan Shiori adalah sahabat yang tidak bisa terpisahkan, karena jalan kehidupan mereka mirip dan
merasa senasib. Kematian Sayako lah yang memicu amukan Shiori. “Aku penasaran, sebenarnya bagaimana cara km membuat kami semua ingat ? Terus terang aku merasa sempat hilang dan melayang tidak menentu tadi.” Kata Rona kepada Shiori.
“Sebenarnya tadi aku membunuh kalian sementara, ketika kalian mati, roh kalian bangkit dan memutar balik pikiran kalian, kemudian ketika roh mulai memasuki pikiran kalian, aku menghidupkan kalian. Makanya tadi ketika kalian mulai kejang2 yang merupakan tanda kalian hidup kembali, aku terus memanggil kalian
dan berpesan jangan kalah dengan masa lalu, karena semakin menyakitkan semakin sulit untuk mengembalikan pikiran kalian. ” Kata Shiori.
“Untung tidak kamu jelaskan sebelum nya.” Kata Rona dengan wajah pucat.
“Sekarang kita bisa menghadapi Evil God. Jones, minta tolong kepada Yuan aniki, hancurkan batu segel yang ada di ruang baca.” Kata Matt dengan yakin.
“Eh…benarkah tidak apa2 ?” Kata Jones ragu. “Tidak apa2, kita tuntaskan hari ini.” Kata Matt.
“Yuan oni san, sudah dengar kan ?” Kata Jones kepada Yuan dan terdengar di tablet. “Ayo kita keluar hutan.” Kata Fei. “Sebentar, aku merasakan ada perubahan di senjata kalian, senjata kalian bukan senjata
biasa kan ?” Kata Shiori. “Coba keluarkan.” Katanya lagi. Fei mengeluarkan senjatanya, dia kaget ternyata lotus katar berubah dengan ketiga mata pisau yang lebih panjang dan di gauntletnya muncul duri yang lumayan panjang sampai di tengah lengan nya dan gauntlet nya memanjang menutupi seluruh tangan sampai
pundak, kemudian keluar armor di dada, bahu, paha dan betis berwarna merah. “Wow berubah lagi.” Kata Fei. “Ya, karena kekuatan kalian meningkat, sekarang kekuatan kalian yang di berikan oleh dewa waktu itu bisa kalian pakai, tapi tentu, harus di pelajari ulang untuk memakai semuanya, sementara ini hanya kekuatan kalian yang bertambah jauh dari sebelum nya. Tapi ini cukup.” Kata Shiori.
“Silahkan semuanya mencoba nya.” Kata Shiori. Philia pun mencobanya dan crossbow yang menempel di kedua tangan nya berubah menjadi bowgun yang menepel di lengannya dan picunya berada di telapaknya, sekali menekan picunya bisa menembakkan lima anak panah masing bowgun nya dan tidak perlu mengisi nya
sama dengan yang lain menutupi sampi pundak dan armor yang berwarna biru. “Sekarang giliran ku.” Kata Rona. Senjatanya pun berubah dari sabit yang besar dan berbentuk hampir menjadi lingkaran, menjadi dua buah cakram yang memliki diameter tengan sekitar lima puluh centimeter. Seperti yang lainnya Gauntlet nya pun memanjang sampai menutupi pundak dan armor berwarna hitam. Tiba2 terdengar suara kencang dan bumi pun bergetar.
Mereka ber enam bersama Shiori langsung lari menuju pintu keluar hutan.
“Matthew oni san, yuan oni san sudah menghancurkan batu segel nya.” Kata Jones ketika mereka sedang berlari.
“Ok kita sebentar lagi keluar hutan.” Kata Matt. Ketika keluar mereka melihat kamp ksatria hitam di
hancurkan oleh kegelapan yang turun dari langit seperti angin ****** beliung hitam yang turun menghancurkan segalanya.
“Lihat, itu pangeran Edgar, dia naik ke langit.” Tunjuk Cecil yang melihat sesosok manusia naik ke langit. Sosok itu adalah Pangeran Edgar. Seluruh kegelapan di langit bergerak dan masuk ke dalam tubuh Pangeran Edgar, setelah semuanya masuk, tubuh pangeran Edgar pun mulai berubah menjadi sosok berbadan kekar yang besar dan hitam dengan tinggi sekitar sepuluh meter dan memiliki sayap kelelawar juga dua tanduk kambing yang sangat besar di kepalanya. Di mulut nya muncul dua taring besar dari bawah ke atas dengan mata yang merah dan berapi2. “HAHAHAHA AKU BEBAS.” Evil God tertawa kencang dan suaranya menggelegar. Dia pun turun dan menginjak tanah. Tanah yang terinjak menjadi hitam dan tercemar. Kemudian dia mulai berjalan mengarah ke tembok yang terlihat seperti tebing. “Cepat kita harus cegah dia sebelum mencapai tembok.” Teriak Shiori terbang maju duluan mendekati Evil God dan menghadang nya.
“SARIEL” Kata Evil God dengan suara menggelegar.”Yap, ini aku, sebaiknya km jangan maju lagi.” Kata Shiori. “Argggh matilah kamu.” Kata Evil God sambil berusaha menangkap Shiori yang langsung terbang memancing Evil God ke tengah. Matt dan yang lainnya sudah sampai ditengah padang rumput yang menjadi hitam
karena di injak Evil God. Mereka langsung melompat menyerang. Jones mengeluarkan monitor di alun2 sehingga penduduk bisa melihat jalan nya pertempuran. Yuan long, Valia, Cezka, Will dan Jones menonton dari monitor yang ada di singgasana. Evil God terus mengejar Shiori yang berputar2. Tiba2 dari
pinggang Evil God keluar dua tangan lagi dan menangkap Shiori yang lengah. “HAHAHA
AKHIRNYA KM BANGUN JUGA…..KENAPA KAMU MELAWAN KU ? PENGKHIANAT, AKU AKAN
MUSNAHKAN KAMU HAHAHA.” Kata Evil God tertawa karena berhasil menangkap Shiori.
“Masa sih, lagian km kenapa jadi seperti ini, eh km terjebak tuh, teman2 ku datang.” Kata Shiori santai. “Majuuuu.” Matt dan lainnya pun melompat, langsung menyerang dengan senjata baru mereka ke badan Evil God.
“ARGGHHH BANYAK SERANGGA YANG MENGGANGGU….KUBUNUH KALIAN.” Katanya dengan suara menggelegar. Fei langsung mengarahkan serangan ke pangkal tangan tambahan di pinggang. Hasil nya
tangan itu terluka dan melepaskan genggaman nya,Shiori pun terbebas dan terbang
menjauh. Mereka terus menyerang bersama2 kaki dan paha Evil God. Philia terus
menembaki badan Evil God dengan cepat dan banyak. Begitupun Rona, dengan
lincahnya dia melemparkan kedua Cakram nya dan menangkap nya kembali. “ARGHHHHH
__ADS_1
MENYEBALKAN.” Teriak Evil God sambil membalas menyerang dengan tangan dan kaki
nya. Karena besar dan lamban, serangan nya tidak ada yang kena. Tiba2 Evil God
menunduk dan mengehempaskan tenaganya, Fei , Matt, Cecil dan Lori pun terhempas
menjauh. “SERANGAN KALIAN TIDAK ADA ARTINYA, SEPERTI DI GIGIT SERANGGA.” Kata
Evil God. “Huf huf huf..serangan kita tidak mempan Matthew ni san, harus
bagaimana ?” Kata Fei. “Kita harus serang kepalanya.” Kata Matt.
“Tapi bagaimana huf huf…kita tidak bisa mencapai kepalanya.” Kata Lori. “Aku bisa dengan terbang, tapi aku ga yakin mempan serangan nya.” Kata Cecil. “Aku ada ide, bagaimana kalau Cecilia membawa aku ke
atas, dan aku tembak kepalanya ?” Tanya Philia. “Terlalu beresiko, baiklah aku mau coba satu jurusku.Aku bisa menggunakan magic sekarang. Kalian bersiaplah.” Kata Matt kepada yang lain. Matt langsung berlari maju mendekati Evil God yang berjalan menuju arah mereka. “Earthquake, Sinking Hole.” Matt menghantam kan
kedua kapak nya ke tanah dan terjadilah gempa dan menjebloskan kedua kaki dari Evil God ke dalam tanah. Evil God pun terjatuh karena kehilangan keseimbangan “KURANG AJAAAR’ Teriak nya sambil berusaha bangun. “Sekarang Ronanta chan….” Teriak Matt. “Dark Magic, Binding Chain Maksimum.” Rona langsung mengeluarkan magic nya dan mengikat seluruh badan Evil God dengan rantai besar sehingga posisi Evil God terlungkup di topang ke empat tangan nya. “ARGGGGGGH” Teriaknya. “Serang kepalanya sekarang, aku ga bisa menahannya lama.” Kata Rona sambil menggenggam Cakram nya.
Matt, Fei, Philia, Lori dan Cecil langsung maju dengan kecepatan tinggi dan menyerang kepalanya.
Matt langsung mengarahkan serangan kedua kapak nya ke tenggorokan Evil God, Fei dan Lori mematahkan tanduk nya, Philia memanah kedua matanya secara beruntun, dan Cecil menghujani atas kepalanya dengan tusukan kedua tombak pendek nya. “AAAARGHHHHH AWAS KALIAN….INI BELUM BERAKHIR.” Kata Evil God. “Sedikit lagi lehernya putus, bantu aku.” Teriak Matt. Langsung, Fei , Lori, Cecil dan Philia menyerang leher Evil God bersama dengan Matt. “Kraaak” Leher Evil God pun putus dan kepalanya menggelinding. Melihat itu, semua penduduk yang menonton bersorak. Yuan, Valia, Cezka dan Will pun senang melihatnya dan bersorak2 di singgasana. “Ronanta chan, semuanya hati2, energinya masih besar.” Teriak Jones melalui pengeras suara. Jones benar, dari tempat kepalanya di potong keluarlah sesosok manusia dengan aura hitam yang
pekat, berambut hitam pekat yang panjang, tangan yang menyerupai cakar dan kaki
yang berupa kaki kambing yang kekar, di kepalanya ada dua tanduk kambing besar dan di punggung nya ada sayap kelelawar. Manusia itu diam saja dan tidak menyerang. Mata nya pun terpejam. “Hati2, kekuatan kegelapan nya sangat besar.” Kata Matt kepada semuanya. “Aku duluan….” Fei langsung maju menyerang. “Feirus…..” Teriak Matt. Fei yang ingin buru2 menyelesaikan langsung melayakan tinjunya
yang mengenakan katar dan berduri ke arah manusia itu dengan kecepatan tinggi.
Pukulan Fei mengenai sasaran dan terdengar lah bunyi kencang, asap dan debu pun bertebaran menutupi Fei dan manusia itu. Ketika debu dan asap menghilang, terlihat lah tinju Fei di tangkap oleh manusia itu dengan mata terpejam. Kemudian dengan mudah nya dia melempar tubuh Fei yang tangan nya tertangkap ke
arah Matt dan lainnya. Matt pun menangkap Fei dengan susah payah karena kecepatan nya tinggi. “Huff….huff….km tidak apa2 Feirus.” Kata Matt yang melihat Fei gemetar.
“Matthew ni san, huf….huf…baru kali ini pukulan sekuat tenaga ku seperti masuk ke dalam lumpur ketika kena, mengerikan kekuatannya.” Kata Fei yang tinjunya masih gemetar. Manusia itu pun menengok dan mulai berjalan ke arah mereka. “Serang….” Keenam nya pun menyerang, Matt langsung menyerang bertubi tubi, begitu juga dengan Fei dan Lori, Cecil menyerang dari atas bertubi, Philia terus menembak tanpa henti dan
Rona terus melemparkan cakram nya. Manusia itu trus menangkis serangan mereka semua dengan satu tangan, dan secepat kilat membalas. Pertama Matt langsung di pukul dan terpental, lalu sambil menangkis serangan langsung memukul Fei dan melemparkan Fei ke Lori sehingga keduanya terpental. Cecil di tarik dari udara karena tombak nya tertangkap dan langsung di tendang hingga terpental. Kemudian dia menoleh dan langsung menghampiri Philia dengan secepat kilat dan memukul perut Philia hingga terpental. Rona yang masih menyerang dengan melemparkan cakram nya kaget karena cakram nya tertangkap oleh manusia itu dan di lempar balik ke arah nya. Rona berusaha menangkap cakram nya dan kaki nya terkena oleh salah satu cakram itu. Setelah semua terpental, dia kembali lagi ketempat asal nya dan diam saja.
Matt dan lainnya pun berkumpul dan badan mereka penuh luka. “Kuat sekali, kita tidak bisa apa2” Kata Matt, “Matthew ni san, bagaimana ini..?” Kata Fei. “Philiandra, Cecilia, Ronanta, kalian tidak
apa2 ?” Kata Lori terengah2. “Tidak apa2…..bagaimana ini, kelemahan nya dimana ?” Kata Cecil yang gemetar. “Ronanta chan, sini kaki mu ku sembuhkan dulu.” Kata Philia yang juga kesakitan. “Aduh…sakit, makasih Philiandra one chan.” Kata Rona. Para penduduk yang melihat monitor pun ketakutan dan diam karena
melihat pahlawan mereka terpental. Begitu juga yang di singgasana, semuanya terdiam. Jones terus mencari kelemahan sosok manusia itu. Tiba2 “Km Jones ya, aku Shiori, berapa persen energy istana ini.” Kata Shiori yang mendadak ada di belakang Jones. “Siapa km…..bagaimana kamu masuk.” Yuan langsung menghampiri
Shiori dengan kuda2 nya. Terlihat Will dan Cezka menghunus pedang nya dan Valia yang langsung menarik Jones kebelakang. “Tenang dulu, aku kesini mau membantu kalian, kita harus cepat, hidup mereka dalam bahaya.” Kata Shiori.
“Km siapa….bagaimana km bisa bantu.” Tanya Jones. “Aku adalah malaikat (angel) atau yang biasa kalian sebut Celestial.” Jawab Shiori. “Baiklah, karena keadaan genting, mohon bantuan nya.” Kata Yuan. “Berapa persen tenaga istana ini” kata Shiori. “Tujuh puluh persen.” Kata Jones.
“Siapkan meriam utama, alihkan energy sebanyak lima puluh persen ke meriam, aku akan membantu menambah dengan energy ku. Dan langsung bidik manusia itu. Cepat.” Kata Shiori sambil memegang konsol.
Badan nya pun langsung bersinar terang mengalihkan energy ke meriam utama.
Jones mengambil alih kontrol meriam utama dari gedung militer dan langsung
membidik mahluk itu. “Tembak sekarang.” Teriak Shiori. Jones pun menekan tombol
nya dan menembak lah meriam utama. Tembakan nya sangat besar, tiga kali lebih
besar dari biasanya dan terlihat aliran energy holy tercampur di sinar nya.
Sosok manusia itu tidak sempat menghindar dan meangkis dengan kedua tangan nya.
Sinar pun menelan seluruh tubuh nya, terus menuju gunung dan terus menembus nya.
Ketika selesai, sosok manusia itu masih ada dengan tubuh yang terluka parah tapi masih hidup.
Mata nya yang terpejam pun sudah terbuka dan berwarna merah.
“Sekarang seraaaaang” Teriak Shiori melalui speaker tablet Rona yang kemudian pingsan.
Matt dan lainnya pun langsung maju menyerang bertubi2 seperti sebelum nya, serangan mereka sekarang membuahkan hasil, tubuh manusia itu terombang ambing terkena serangan dan banyak panah juga sinar cakram menancap di tubuh nya. Begitu selesai mereka melihat manusia itu masih berdiri dengan kondisi tubuh yang hancur. Kondisi nya sudah sekarat. Kemudian mereka maju sekali lagi dan langsung memenggal nya. Ketika terpenggal badan nya pun meleleh dan hancur. “Ba…ik….lah, Ka..li…an….me..na…ng.” Kepalanya yang terpotong berbicara. “To…lo…ng….hab…isi….E..de..n, ja…ga…du..ni…a…i..ni, se…la…mat…ting…gal.” Katanya lagi dan kemudian meleleh dan hancur. Penduduk pun bersorak sorai melihat kemenangan
para Demon Lords nya.
__ADS_1