The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 101 Phoenix


__ADS_3

Bab 101


" Apa ada alasan kenapa kedua Boss besar ini bisa di pilih sebagai orang yang ditakdirkan? Atau hanya karena orang yang paling kuat di dunia sihir itu sebabnya kenapa mereka berdua dipilih? " Tanya Fu Bao.


Donghua menggeleng kepala nya dan berkata: " Sebenarnya aku sendiri tidak tahu, kenapa kedua orang terkuat di dunia sihir termasuk di dalam orang yang ditakdirkan, Tidak ada yang tahu kriteria seperti apa yang dipilih sang takdir. "


" Lalu akan kau apakan benda ini? " Fu Bao menunjukkan kotak hitam yang telah tersegel oleh Jimat mantra.


" Meskipun benda ini sangat berbahaya untuk di simpan, tapi setidaknya benda ini sedikit berguna saat berhadapan dengan iblis "


Fu Bao: " Hah?"


"Karena benda ini pernah menjadi artefak penyimpan jiwa Dewa iblis, aku tinggal menyempurnakan kembali dan mengubah menjadi senjata ajaib untuk mu.


Ini mungkin bisa menjadi kartun hole besar saat kau dalam bahaya nanti. " Donghua menyimpan kotak hitam dengan hati-hati di sebuah ruangan di ruang Amethyst.


" Aku mengerti kalau begitu masalah benda ini akan ku serahkan padamu, aku pergi ke kamar dulu untuk beristirahat." Fu Bao bangkit dari kursinya dan berjalan menuju vila.


Donghua menatap punggung Fu Bao yang sudah lama hilang dari pandangan nya.


Dia mengetuk jari nya di atas meja secara irama dan ekspresi wajah nya seperti sedang memikirkan sesuatu.


Di sisi lain Ruang belajar kerajaan Dongyue....


Seorang pria yang mengenakan pakaian serba hitam dan menutupi sebagian wajahnya yang hanya memperlihatkan sepasang mata dingin di balik topeng hitam.


Dan orang itu melaporkan sesuatu pada seseorang yang sedang terbaring malas di kursi kerajaan.


" Jadi maksud mu, putra keempat keluarga Bai meninggal di Alam rahasia? "


" Ya, Tuan ku."


" Baiklah kau bisa pergi, dan bantu raja ini menyelediki seorang gadis. " Yang Mulia Murong melemparkan sebuah lukisan ke arah pria serba hitam.


Pria serba hitam mengambil lukisan yang dilemparkan Tuan nya dan menunduk kepalanya dengan hormat: " Baik Tuan ku"


Setelah memberikan penghormatan pria serba hitam itu menghilang dari ruang belajar kerajaan.


Yang Mulia Murong melihat ke bulan dari jendela di ruangan nya.


" Sepertinya kerajaan Dongyue tidak akan damai lagi "


Yang Mulia Murong menurunkan kelopak matanya dan berdiri dari kursinya.

__ADS_1


Dia berjalan ke belakang kursinya dan memutar sebuah kepala patung Phoenix yang ada di dinding.


Bersamaan dengan putaran yang dilakukan Yang Mulia Murong pada patung Phoenix sebuah pintu rahasia terbuka.


Dan memperlihatkan sebuah lorong rahasia yang disinari oleh mutiara malam yang sayup-sayup.


Dia berjalan menyuruh lorong rahasia itu hingga sampai di sebuah ruang bawah tanah.


Di ruang bawah tanah itu terdapat sebuah peti mati yang terbuat dari kristal yang membuat nya sangat mencolok di ruang yang gelap.


Yang Mulia Murong berjalan menuju peti mati Kristal dan mengelus tutup peti dengan nostalgia.


" Aku selalu berpikir kalau aku tidak akan memiliki kesempatan untuk kembali lagi meskipun tertua pernah meramalkan tentang seorang yang akan membebaskan ku.


Aku masih tidak percaya, lagi pula siapa yang bisa menyelamatkan Phoenix yang terkutuk.


Jika dimasa lalu aku mungkin tidak akan terlalu berharap orang yang ada didalam ramalan akan muncul, tapi baru hari ini aku mengerti kalau dia benar-benar orang pantas dipilih sang takdir. "


Di peti mati Kristal itu kini sedang terbaring sebuah tubuh Phoenix putih yang tak berjiwa.


Jika ada orang lain yang melihat tubuh Phoenix putih ini mereka pasti akan sangat terkejut.


karena Phoenix putih termasuk golongan Phoenix yang memiliki kekuatan penyembuhan yang sangat murni.



Phoenix putih merupakan Phoenix Dewa penyembuhan yang sangat kuat dan juga merupakan wujud asli Dewa cahaya sendiri.





Phoenix Merah merupakan Phoenix Api yang akan memurnikan segala energi gelap di dunia ini termasuk energi iblis sendiri meskipun kekuatan nya tidak sebanding dengan Phoenix putih.





Phoenix Hitam merupakan Phoenix yang dulunya Putih atau merah yang berubah warna menjadi hitam karena putus asa.

__ADS_1




Ini biasanya disebabkan karena Phoenix menyaksikan sesuatu kejadian yang sangat menyakitkan hatinya sehingga membuat langsung jatuh dalam kegelapan.


Phoenix Hitam biasanya akan kehilangan kendali dan kemampuan berpikir yang menyebabkan nya menjadi sangat ganas dan kejam.


Di masa lalu kejadiannya berubahnya Phoenix menjadi Phoenix Hitam terjadi karena mereka kehilangan orang-orang terpenting di dalam hidup mereka.


Untuk menyelamatkan Phoenix yang jatuh dalam kegelapan, Klan Phoenix membuat sebuah teknik misterius yang bisa membuat jiwa Phoenix bisa keluar dari tubuhnya.


Ketika jiwa Phoenix berhasil dipisahkan dari tubuhnya maka para tertua akan meletakkan nya di sebuah tempat yang telah di segel.


Dan untuk jiwa Phoenix yang keluar dari tubuh para tertua akan menaruhnya di tubuh manusia yang telah mati.


Selama jiwa Phoenix di tubuh manusia mereka akan kehilangan ingatan tentang klan Phoenix.


Untuk bisa kembali tubuhnya lagi, jiwa Phoenix harus mengingat kalau dirinya adalah seorang Phoenix dan bukan nya manusia.


Namun proses pengingatan itu sangat sulit dan menyakitkan karena jiwa Phoenix harus merasakan ratusan perasaan dikhianati oleh orang-orang disekitarnya selama dirinya menjadi manusia.


Tidak hanya itu mereka juga harus mengalami perasaan putus asa kehilangan orang terpenting lagi agar bisa kembali ke tubuhnya.


Jika jiwa Phoenix berhasil melewati semua rintangan itu maka tubuhnya akan kembali dalam keadaan semula sebelum diri mereka jatuh dalam kegelapan.


Akan tetapi selama ratusan tahun hanya beberapa Phoenix yang berhasil melewati rintangan itu.


Dan sisanya gagal karena tidak dapat melewati rintangan dalam hati mereka sehingga mereka langsung berubah menjadi abu dan tidak akan bisa lagi kembali ke tubuh aslinya.


Dan Yang Mulia Murong sendiri memiliki nama asli Feng Teng yang merupakan satu-satunya Phoenix putih yang tersisa di dunia sehingga saat pertama kali ia menetas di telur Phoenix.


Dia telah lama di nobatkan sebagai Raja Phoenix karena warna tubuhnya yang mirip dengan tubuh asli Dewa cahaya.


Hidup Feng Teng awal nya sangat lancar dan bahagia karena sangat disayangi oleh seluruh klan nya sampai suatu hari sebuah malapetaka terjadi di klan nya yang menyebabkan seluruh klan di bunuh.


Feng Teng yang saat itu masih remaja langsung jatuh kedalam kegelapan karena tidak bisa menahan rasa sedih setelah kehilangan seluruh klan nya.


Untungnya saat itu masih beberapa para tertua yang masih hidup jadi ketika mereka melihat satu-satunya junior Kebanggaan mereka akan jatuh kedalam kegelapan.


Para tertua yang tersisa langsung melakukan teknik misterius milik klan pada Feng Teng meskipun keadaan tubuh mereka saat itu sangat tidak memungkinkan untuk melakukan nya.


Mereka dengan keras kepala melakukan nya untuk menyelamatkan satu-satunya yang junior yang tersisa di klan mereka sekarang meskipun bayaran nya adalah nyawa mereka.

__ADS_1


__ADS_2