
Bab 55
[ Masuklah ke ruang Amethyst ada sesuatu yang ingin ku bicarakan pada mu ] telepati Donghua.
[Um] Fu Bao yang sedang membaca menghela nafas dan kembali menyimpan bukunya kedalam cincin penyimpan nya.
Fu Bao bangkit dari tempat duduknya,dia melirik Bao Bao yang masih membelakangi nya.
"Bao Bao,aku akan masuk ke ruang Amethyst apa kau ingin ikut? "
"..... " Bao Bao tidak menjawab pertanyaan Fu Bao namun tangan bergerak menutupi kepalanya dengan selimut yang ada di samping nya.
Jelas sikap Bao Bao menunjukkan kalau ia tidak ingin ikut bersama Fu Bao untuk masuk ke ruang Amethyst.
Fu Bao menghela nafas, dia tahu kalau Bao Bao masih marah atas apa yang pernah ia lakukan barusan.
"Kalau begitu Bao Bao bisa menunggu disini. Aku akan pergi ke Ruang Amethyst "
Bao Bao "....."
Fu Bao melirik Bao Bao untuk terakhir kali melihat kalau masih belum ada tanggapan dari Bao Bao, Fu Bao dengan enggan meninggalkan Bao Bao diluar ruang Amethyst.
Fu Bao menghilang dan muncul kembali di ruang Amethyst yang mana Donghua sedang menunggu disana.
Fu Bao menghampiri Donghua yang sedang menikmati teh, " Ada apa? Kenapa tiba-tiba memanggil ku? "
Donghua tidak menjawab dia malah Fu Bao duduk terlebih dahulu.
Fu Bao mengangkat alisnya saat melihat gerakan Donghua,dia tahu pasti ada sesuatu yang sangat penting yang ingin dibicarakan Donghua jadi Fu Bao hanya duduk diam sambil menunggu apa yang sedang ingin dibicarakan Donghua padanya.
Donghua: " Apa kau tahu kesempatan untuk masuk ke alam rahasia merupakan kesempatan mu untuk lepas dari segel? "
Fu Bao: " apa maksud mu? "
Donghua: " Alam rahasia selalu terkenal tempat berkumpulnya beast spirit terutama Alam rahasia Dongyue yang sepertinya sudah ada selama ribuan tahun mungkin di tempat itu sekarang memiliki banyak beast spirit yang bisa membantu mu untuk mengumpulkan inti kristal sprit ku butuhkan untuk melepaskan mu dari segel."
"Jadi maksud mu adalah menyuruh ku memburu beast spirit yang hidup di Alam rahasia untuk mendapatkan inti kristal? "
"Hmm."
Fu Bao "...."
"Baiklah aku tahu. Aku berusaha keras mendapatkan inti kristal yang kau butuhkan. " Fu Bao bangkit dari tempat duduknya dan berniat akan pergi.
"Tunggu sebentar. " Donghua tiba-tiba menghentikan langkah Fu Bao yang ingin pergi.
Fu Bao berbalik dan bertanya" Ada apa?"
"Ikut aku. " Donghua bangkit dari tempat duduknya dan berjalan pergi berjalan ke suatu tempat.
Fu Bao mengangkat alisnya, dia dengan penasaran mengikuti langkah kaki Donghua.
Fu Bao berjalan dibelakang Donghua dan bertanya" Mau kemana?"
__ADS_1
Donghua tersenyum tidak menjawab pertanyaan Fu Bao dia Terus melanjutkan perjalanan hingga sampai tempat tujuan mereka.
"Apa ini? " Tanya Fu Bao yang melihat sebuah lingkaran sihir mirip Array sihir didepannya.
"Kemari..." Donghua tidak menjawab malah tersenyum misterius, dia mengait jari nya menyuruh Fu Bao untuk mendekati nya.
Saat Fu Bao sampai didepan Donghua.
Donghua menarik tangan Fu Bao dan mendorong nya kedalam lingkaran sihir.
Fu Bao "!!!!!"
Fu Bao jelas tidak menyangka kalau Donghua bakal mendorong nya sebelum Fu Bao sempat menghindar dengan menggunakan kekuatan spiritual.
Dia mendapati kekuatan spiritual yang ada ditubuhnya disegel " Donghua!! Apa yang sedang kau lakukan!!!"
Donghua tertawa melihat Fu Bao berhasil masuk kedalam lingkaran sihir yang telah ia buat.
Donghua menggunakan telepati memberi tahu Fu Bao apa yang sedang ia coba lakukan pada nya [ Ini merupakan lingkaran Array sihir seribu Pedang, Array ini sengaja ku buat khusus untuk mu semoga kau menikmati nya~]
Fu Bao "!!!!"
Sebelum Fu Bao sempat untuk mengutuk perilaku Donghua sebuah pesan dari Donghua datang kembali.
[ Oh ya..aku hampir saja melupakan, karena ini merupakan bagian pelatihan mu aku sengaja menyegel energi spiritual mu jadi tolong hadapi semua Serang yang ada array dengan penuh kehati-hatian sampai jumpa lagi murid kesayangan ku~]
Fu Bao "Brengsek!!"
Melihat tidak ada tanggapan dari Donghua, Fu Bao hanya bisa pasrah menerima nasibnya yang harus terkurung di lingkaran Array sihir yang dibuat oleh Donghua.
Fu Bao melihat sekeliling hutan bambu,dia tidak menemukan ada sesuatu yang janggal dari hutan bambu ini, tapi Fu Bao tidak menurunkan kewaspadaan dia justru semakin waspada setelah menemukan suasana di hutan bambu sangat tenang.
Fu Bao dengan hati-hati berjalan menyusuri hutan bambu sambil terus menerus waspada terhadap bahaya yang akan datang menyerang nya.
Saat Fu Bao akan melangkah maju lebih dalam, firasat buruk tiba-tiba muncul di hati Fu Bao.
Firasat buruk itu semakin kuat saat dia semakin masuk kedalam hutan bambu.
Swing--
Sebuah pedang tiba-tiba muncul dihadapan nya, Fu Bao Segera mengelak dari Serang pedang.
Sebelum Fu Bao bisa mengambil nafas pedang lain datang menyerang di belakang Fu Bao.
Fu Bao melompat setinggi tiga meter seraya menghindari Serang pedang yang juga muncul di langit.
Fu Bao Benar bingung karena dia hampir menerima serangan pedang di segala arah beberapa kali dia menerima Serang pedang yang tak henti muncul.
Ratusan pedang terus menerus menyerang Fu Bao di segala arah.
Jika bukan karena pelatihan Fu Bao saat menjadi pembunuh bayaran mungkin dia telah mati beberapa kali karena Serang pedang.
Fu Bao juga berusaha untuk melawan pedang-pedang yang menyerang nya dengan menggunakan belati hitam miliknya.
__ADS_1
Tiga hari berlalu semenjak Fu Bao masuk kedalam Array seribu Pedang buatan Donghua.
Donghua kini sedang duduk didepan Array seribu Pedang, sambil menikmati seraya menunggu Fu Bao keluar dari Array sihir yang ia buat.
Ketika Donghua akan mengangkat cangkir teh untuk meminum.
Swing--
Sebuah belati hitam melewati nya hampir menusuk mata Donghua, tapi bukan nya kaget karena Serangan belati yang tiba-tiba muncul.
Donghua malah tersenyum tipis,dia mengangkat mata nya melihat orang menyerang nya.
"Sudah keluar? " Tanya Donghua Sambil tersenyum tipis.
Fu Bao keluar dari Array seribu Pedang dengan keadaan cukup mengenaskan.
Pakaian yang tadinya rapi dan bersih kini menjadi kain robek dan dekil sekilas Donghua melihat kalau keadaan Fu Bao di Array seribu Pedang tidak Baik.
Bagaimana tidak.. Donghua mengetahui sedikit kalau Fu Bao memiliki kecanduan kebersihan.
Jadi.....
Fu Bao yang biasanya tidak tahan kotor kini tubuh nya dipenuhi kotoran yang disebabkan pertarungan yang tidak ada henti-hentinya saat di Array seribu Pedang.
Bisa terlihat Ekspresi di wajah Fu Bao sekarang sangat dingin,dia berjalan ke arah Donghua.
Selangkah demi selangkah...
Dan sesampainya dia di depan donghua.
Fu Bao melayangkan tinjunya ke wajah Donghua.
Bruk--
Donghua terjatuh setelah menerima pukulan Fu Bao.
"Hehehe" Donghua tertawa kecil ,dia menghapus noda darah yang ada bibirnya.
Donghua berdiri dan menghampiri Fu Bao yang sedang menatap nya dingin.
" Marah?"
Fu Bao "....."
"Jangan marah, Array seribu Pedang sengaja ku ciptakan untuk mu...setelah mengetahui kalau kau akan pergi ke Alam rahasia..."
Fu Bao: "???"
Melihat Fu Bao tidak begitu marah lagi Donghua sengaja melangkah lebih dekat dengan Fu Bao.
" Alam rahasia sangat bahaya, kita tidak tahu bahaya apa yang kau hadapi disana. Aku melakukan ini hanya untuk melindungi mu bila terjadi yang mana kita tidak bisa saling menghubungi"
Fu Bao mendesah,dia benar-benar tidak bisa marah kepada Donghua karena ia tahu kalau Donghua berniat untuk melindunginya.
__ADS_1
" Aku mengerti ,kalau begitu aku pergi dulu untuk mengganti pakaian" usai mengatakan itu Fu Bao menghilang dari pandangan Donghua.
Donghua terkekeh geli melihat kepergian Fu Bao.