The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 54 Bai Yi


__ADS_3

Bab 54


Fu Bao merasa tidak informasi yang menarik lagi di kedai teh jadi dia berinisiatif untuk pergi meninggalkan kedai teh bersama Bao Bao.


Fu Bao melihat hari semakin sore, tidak ingin tidur dijalan dia segera mencari penginapan.


Sesampainya di penginapan...


Fu Bao menghampiri pelayan pengelolaan penginapan.


"Halo nona ada yang bisa saya bantu? " Tanya pelayan penginapan dengan sopan,tapi mata terus memperhatikan gaun yang dikenakan Fu Bao.


'Gaun yang dikenakan gadis ini terlihat sangat mahal, pasti keluarga gadis ini sangat kaya ' pikir pelayan penginapan.


Gaun yang dikenakan Fu Bao sekarang merupakan gaun Pemberian Donghua, gaun ini terbuat dari benang sutra yang berasal dari ulat sutra roh yang sangat jarang ditemui.


Karena bahan nya terbuat dari benang sutra roh gaun terlihat sangat sederhana tapi mewah,dia juga tidak merasa panas atau dingin saat menggunakan.


Tidak hanya itu, Gaun yang diberikan Donghua telah dimantrai ratusan mantra pelindung yang bisa mengurangi Lima puluh persen serangan yang diarahkan pada nya,selama seseorang yang menyerang nya bukan berada di basis Kultivasi Mahayana Fu Bao tidak akan terluka parah.


"Aku pesan satu kamar." Ucap Fu Bao.


Pelayan penginapan Tersenyum dan berkata: " Total semuanya Lima belas batu Roh tingkat rendah."


"Hmm." Fu Bao mengeluarkan lima belas batu Roh tingkat rendah dari cincin penyimpan nya dan memberikan kepada pelayan penginapan.


Pelayan penginapan Tersenyum dan menyerahkan kunci kamar milik Fu Bao.


Fu Bao mengambil kunci nya dan bersiap pergi ke kamar yang telah mereka pesan.


Tapi--


Suara lembut dan imut tiba-tiba berbicara dibelakang Fu Bao.


"Kakak lihat hewan itu sangat imut..Aku menginginkan nya kakak.."


"Oke tunggu disini." Ucap pria tampan yang mengenakan pakaian bangsawan.


Bai Yi mengehentikan Fu Bao yang ingin pergi.


"Nona bisakah menunggu sebentar!?"


Fu Bao melirik dingin pria yang menghentikan langkahnya.

__ADS_1


Bai Yi tersenyum elegan dan berkata "Nona adik ku menyukai hewan peliharaan yang ada di pelukan nona.. bisakah nona menjual kepada ku? "


"Maaf Aku tidak menjual hewan peliharaan ku " Fu Bao berjalan melewati Bai Yi dan dia sama sekali tidak tertarik dengan tawaran yang diajukan Bai Yi.


Melihat Fu Bao benar-benar mengacuhkan nya, Bai Yi yang selalu dipuja-puja semua gadis di kerajaan Dongyue untuk pertama kalinya di acuhkan oleh gadis yang tidak tahu darimana asalnya.


Dan itu jelas membuat Bai Yi sangat tertarik dengan Fu Bao jadi dia menghalangi jalan Fu Bao lagi.


" Nona bagaimana mana kalau aku membayar Dua ratus batu Roh kelas rendah? Apa Nona masih tertarik untuk menjualnya? " Bai Yi memberi senyum yang menurutnya paling sempurna.


Fu Bao hanya diam masih dengan dengan ekspresi dingin dia melewati Bai Yi yang sedang berdiri didepannya.


Fu Bao juga meninggalkan tiga kata kepada Bai Yi yang terus menghalangi jalan nya " Tidak untuk dijual."


Setelah meninggalkan kata itu segera berjalan menuju kamarnya tanpa dihentikan Bai Yi lagi.


Bai Yi tersenyum tipis dan melihat kepergian Fu Bao.


Dia kembali ke sisi adik perempuan nya lagi.


"Dimana hewan peliharaan nya? " Tanya adik perempuan Bai Yi yang tidak melihat hewan peliharaan yang di inginkan nya tidak ada ditangan kakak nya.


"Maaf Lier, aku akan membeli hewan peliharaan yang lain hmm..." Bai Yi mengusap kepala adik nya yang marah karena tidak mendapatkan Bao Bao dari tangan Fu Bao.


Bai Linger memukul tangan Bai Yi yang ada di ada di kepala nya dengan nada suara kejam dan manja dia berkata kepada Bai Yi " Aku tidak peduli..Aku menginginkan hewan peliharaan itu sekarang! Cepat kakak pergi dapatkan hewan peliharaan itu! Kalau tidak Aku akan mengadu pada ayah! "


"Aku akan mencoba mendapatkan besok, ayo kita pulang dulu " Bai Yi mencoba bersikap lembut kepada Bai Linger, tapi sayangnya Bai Linger tidak menghargai nya.


Dia dengan sikap sombong memerintahkan kakak nya seolah-olah Bai Yi bukanlah kakaknya melainkan seorang pelayan.


"Sebaiknya Kakak melakukan apa yang yang telah kakak janjikan." Usai mengatakan itu Bai Linger meninggalkan Bai Yi sendiri di penginapan.


Bai Yi yang di tinggalkan adiknya hanya tersenyum namun mata nya memiliki niat membunuh yang sangat kuat.


Fu Bao tidak mengetahui karena penolakan dingin nya terhadap Bai Yi , membuat seseorang memajukan rencana jahatnya.


Bahkan jika Fu Bao mengetahui nya dia masih memiliki ekspresi tidak peduli.


Fu Bao dan Bao Bao telah sampai dikamar yang telah dipesan.


Dia melihat kalau kamar yang ia pesan sangat sederhana hanya ada tiga furniture di ruang ini yaitu kursi,meja Serta tempat tidur kayu.


Di ruang ini juga terdapat kamar mandi kecil yang cukup untuk Fu Bao mandi.

__ADS_1


Fu Bao meletakkan Bao Bao diatas meja sementara dia duduk di kursi sambil membaca buku panduan tingkat alchemist.


Bao Bao yang sudah ditaruh Fu Bao dimeja, dia memutar tubuh gemuk nya tidak nyaman seraya bertanya kepada tuan nya yang sedang asik membaca buku.


"Tuan terima kasih karena tidak menjual ku."


Mendengar ucapan terima kasih Bao Bao, Fu Bao yang tadi tertarik dengan isi buku yang ada ditangannya akhirnya mau memperhatikan Bao Bao yang kini sedang menatap dengan mata berkaca-kaca.


"Tidak perlu berterima kasih, lagipula kalau aku menjual mu aku tidak bisa menemukan tujuh benda suci. "


Bao Bao "!!!"


Tubuh gemuk Bao Bao jelas langsung kempes setelah mengetahui alasan kenapa tuan nya tidak menjualnya hanya karena ia masih memiliki kegunaan.


"Tapi tuan kalau tidak salah Kita masih memiliki banyak batu roh jadi tidak tuan tidak punya alasan untuk menjual ku (⁠☆⁠▽⁠☆⁠) " ucap Bao Bao yang tiba-tiba teringat kalau mereka pernah merampok gua harta Karun yang berisi banyak sekali batu Roh.


Fu Bao menundukkan kepalanya untuk mencoba menutupi senyum yang ada di wajahnya.


"Uhuuk" Fu Bao kembali mengangkat kepalanya setelah berhasil menahan senyum nya dan berkata dengan nada penuh godaan " Itu memang benar , namun Bao Bao batu Roh itu tidak cukup untuk melepaskan ku dari segel"


Mata Bao Bao yang sudah besar menjadi lebih besar sesudah mendengar perkataan Fu Bao.


Bao Bao menundukkan kepalanya dengan mengait kedua tangannya dia berkata kepada Fu Bao dengan suara memelas " Tuan~ Tolong jangan jual Bao Bao ಥ⁠_⁠ಥ... Bao Bao benar-benar tidak ingin dijual (⁠ᗒ⁠ᗩ⁠ᗕ⁠) "


Fu Bao yang awalnya masih berwajah dingin akhirnya tidak bisa menahan tawa.


" Hahaha..."


Fu Bao benar-benar tertawa lepas saat melihat ekspresi menyedihkan Bao Bao.


Bao Bao yang sedang menangis akhirnya tahu kalau tuan nya sedang menggoda nya " Tuan! "


Bao Bao memukuli Fu Bao dengan marah.


Fu Bao masih tertawa dan dia tidak merasa sakit saat Bao Bao memukuli nya.


Fu Bao baru berhenti tertawa setelah melihat Bao Bao benar-benar akan menangis. " Oke Jangan menangis Bao Bao,aku akan berhenti menggoda mu"


"Hum!" Bao Bao turun dari meja dan naik ketempat tidur sambil membelakangi Fu Bao.


Fu Bao menggeleng kepala nya tidak berdaya,dia hanya tersenyum sambil kembali melanjutkan bacaan nya.


*ps : Bao Bao hewan roh yang sengaja diciptakan oleh dewa pencipta.

__ADS_1




__ADS_2