
Namun saat Fu Bao akan masuk kedalam tenda nya, seseorang tiba-tiba memanggil namanya dari belakang.
"Baoer!? "
Fu Bao menengok: " Xiao Nai, Fu Heng kenapa kalian berdua disini? Bukankah kalian berdua seharusnya sedang melatih para prajurit? apa yang membawa kalian kemari. "
"Bisakah kita membicarakan nya didalam? " Usul Fu Heng.
"Ah? Oke, ayo masuk " Fu Bao membawa Xiao Nai dan Fu Heng masuk kedalam tenda nya.
Setelah memasang pesona di sekeliling tenda nya, Fu Bao mulai bertanya apa maksud dari kedatangan keduanya.
" Sekarang bisa kalian katakan apa yang membawa kalian kemari? "
"Kami disini untuk melaporkan sesuatu. " Xiao Nai.
"Melaporkan apa? "
"Kami menemukan tanda-tanda kelonggaran dari segel Dewa iblis. " Xiao Nai.
"Apa! Bagaimana mungkin!? Bukan kita baru saja memastikan sendiri kalau segel Dewa iblis masih kuat? Tapi kenapa sekarang kau malah mengatakan kalau segel Dewa iblis mulai melonggar? "
"Sepertinya ini ada kaitannya dengan tangan kanan Dewa iblis. " Tebak Xiao Nai.
"Memang apa yang kalian berdua temukan? "
"Kami menemukan ada banyak Demon beast mulai bermunculan di tanah tak bertuhan dari kemunculan ini kami menebak ada kaitannya dengan Tangan kanan Dewa iblis yang terkenal."
Fu Bao mengusap keningnya yang sakit: " Sepertinya perang besok akan menjadi sangat berat."
"Apa kau baik-baik saja? " Xiao Nai buru-buru mendekati Fu Bao dan membantu memijat kepala Fu Bao.
"Terima kasih. " Fu Bao tersenyum lembut dan mulai memejamkan matanya untuk menikmati layanan pijatan Xiao Nai.
"Kau sudah bekerja sangat keras...." Kata Fu Heng yang juga khawatir.
Dia juga pergi membantu Fu Bao untuk membuatkan secangkir teh spritual.
"Minum ini, kau mungkin akan merasa lebih baik. " Fu Heng menyerahkan teh yang ia buat kepada Fu Bao.
__ADS_1
Fu Bao mengambil dan meminum nya.
"Terima kasih."
"Berapa kali kami mengatakan padamu untuk tidak perlu bersikap sopan kepada kami , selama ratusan kau sama sekali tidak berubah."
"Hahaha, maaf aku sudah sedikit terbiasa mengatakan terima kasih."
"Ngomong-ngomong apa semua persiapan besok sudah beres? " Tanya Fu Heng yang sudah duduk disamping Fu Bao.
Fu Bao memejamkan matanya dan mengangguk: " Sudah semua, tapi aku tidak yakin apa rencana kita akan berjalan sesuai yang sudah kita rencanakan."
"Jangan khawatir semuanya pasti akan berjalan dengan baik. " Ucap Xiao Nai menenangkan Fu Bao.
"Aku tahu, hanya saja firasat ku sangat tidak enak...Aku merasa sesuatu yang diluar kendali akan muncul di tengah-tengah perang besok nanti. " Helahan nafas Fu Bao.
Fu Heng yang juga merasakan kekhwatiran Fu Bao langsung menenangkan nya dengan berkata:
"Itu mungkin perasaan mu saja, jangan khawatir kami pasti akan memastikan semua rencana kita berjalan dengan baik tanpa ada sedikitpun gangguan. "
"Tapi kalian juga tahukan kalau intuisi atau firasat ku tidak pernah salah? Dan lagi kita masih belum menemukan benda suci yang terakhir, lagi pula dimana sebenarnya benda suci terakhir ini? Jelas kita sudah mencarinya ke seluruh dunia, akan tetapi kita bahkan tidak menemukan sedikitpun tanda-tanda keberadaan benda suci terakhir."
Memang seperti yang dikatakan Fu Bao, mereka semua telah mencari keberadaan benda suci yang terakhir di seluruh dunia, namun tidak sekalipun mereka pernah menemukan nya.
Bahkan Bao Bao yang merupakan GPS tujuh benda suci tidak dapat menemukan keberadaan benda suci terakhir.
Dan ini sangat membuat Fu Bao bingung, dia bahkan sempat bertengkar dengan Bao Bao karena hal ini.
"Baoer tenanglah, aku sudah menyuruh bawahan ku untuk mencari benda suci terakhir, aku yakin tidak lama lagi kita akan menerima kabar baik. " Xiao Nai mengusap kepala Fu Bao untuk menenangkan nya.
"Tapi bagaimana kalau kita masih belum menemukan nya bahkan setelah Dewa iblis lepas dari segel? Apa artinya semua yang kita lakukan ini sia-sia? " Fu Bao mengatakan itu dengan nada gemetar dan wajah Khawatir.
Fu Heng: "....."
Xiao Nai: "....."
Melihat keduanya juga terdiam sekali lagi, Fu Bao akhirnya menyadari kesalahannya dan segera mengembalikan ketenangan nya dan berkata pada keduanya:
"Lupakan, mungkin saja seperti yang dikatakan Fu Heng tadi , kalau ini hanya perasaanku saja mungkin bisa jadi ini adalah kebalikannya.
__ADS_1
Oke hari sudah larut kalian berdua juga harus segera kembali melatih para prajurit. Kita akan membicarakan nya lagi besok, sampai nanti." Fu Bao mendorong Fu Heng dan Xiao Nai keluar tenda.
Dan setelah ia selesai mengeluarkan keduanya Fu Bao segera memasang pesona dan penghalang di sekeliling tenda nya.
Ketenangan di wajah Fu Bao retak dan ekspresi kecemasan yang tidak disembunyikan terlihat.
Fu Bao mengernyitkan dahinya dan memegangi jantungnya saat merasakan perasaan nyeri yang tidak lagi asing.
Rasa nyeri di bagian jantung, seringkali dirasakan Fu Bao saat sedang cemas bahkan kadang kala Fu Bao akan merasakan sakit yang menusuk jantung nya saat ia sedang berhadapan dengan iblis yang levelnya lebih tinggi dari Mayor iblis.
Fu Bao selalu mengaitkan rasa sakit di jantungnya karena akibat sekuel dari indentitas sebagai utusan Dewa pencipta.
Selain itu, Fu Bao tidak menemukan alasan lain kenapa jantung nya akan terasa sakit saat berhadapan dengan iblis yang memiliki level tinggi dari Mayor iblis.
Fu Bao menyadarkan tubuhnya di kursi dan menatap atap tendanya dengan tatapan kosong.
Sejujurnya Fu Bao tidak berbohong soal dia memiliki firasat yang buruk saat perang besok.
Firasat buruk dihatinya sangat kuat, seolah sesuatu yang buruk akan terjadi padanya dan orang-orang disekitar nya.
Fu Bao sangat berharap kalau itu hanya perasaan saja, namun tidak peduli berapa kali Fu Bao mencoba menghipnotis dirinya untuk tidak khawatir lagi.
Dia tetap tidak bisa berhenti khawatir!
"Ahhh! ini membuat ku gila! " Fu Bao mengacak-acak rambutnya kesal dan duduk dengan posisi tegak sambil dibenaknya ia memanggil Lotre ajaib.
Ting!
Layar biru tembus pandang terlihat di hadapan Fu Bao.
Melihat layar biru itu, Fu Bao segera menekan bagian ransel ajaib yang ada disana.
Saat Fu Bao menekan tombol ransel ajaib layar biru dihadapan berubah menjadi seperti lemari yang mirip seperti yang ada di game untuk menyimpan peralatan para pemain.
Fu Bao melihat isi ransel ajaib nya yang sangat penuh dengan barang-barang yang ia dapatkan dari Lotre ajaib dan hadiah sistem Wahyu selama bertahun-tahun.
Fu Bao mencari obat atau barang yang bisa ia gunakan untuk perang besok.
Dalam pencarian nya, dia menemukan beberapa senjata ajaib yang memiliki level cukup tinggi.
__ADS_1