
Bab 51
Fu Bao tidak berbicara dengan Donghua lagi jadi masuk ke vila kayu untuk mengganti pakaian nya yang telah dibasahi keringat.
Sekitar setengah jam kemudian, Fu Bao perlahan keluar dari vila kayu dengan pakaian baru nya.
Fu Bao mengenakan jepit rambut kristal merah muda, hanfu berbahan satin berwarna merah muda, dan penutup luar nya dia Mengenakan kasa krem putih.
Penampilan Fu Bao sekarang terlihat segar dan elegan, anggun dan menawan.
Kilatan kejutan melintas di mata Donghua, dan dia berjalan mendekat dan dengan lembut merapikan rambut yang sedikit berantakan di sekitar telinga Fu Bao,
"sangat Cantik. "
Perilaku Donghua terlihat sangat intim, tetapi Fu Bao tidak menghindarinya.
Lagipula Fu Bao telah bersama Donghua selama lebih dari seratus tahun, dari asing menjadi kenalan, Fu Bao memahami jelas karakter seperti apa Donghua itu, walaupun Donghua kadang kala terlihat seperti Casanova sebenarnya Donghua memiliki karakter yang sangat baik.
Donghua tidak sekalipun melakukan sesuatu yang diluar batas nya,jadi Fu Bao sendiri tidak merasa tersinggung dengan keintiman Donghua.
Perasaan baik di hati Fu Bao juga berangsur-angsur meningkat, dan dia sendiri pribadi menyukainya meskipun itu hanya sedikit.
Perasaan suka Fu Bao kepada Donghua bukanlah perasaan wanita ke Pria melainkan perasaan persahabatan atau pertemanan.
Donghua adalah pria yang baik,dia bisa menjadi suami sangat penyayang dan Fu Bao akan bahagia kalau bersama nya.
Bukan nya Fu Bao tidak tahu kalau perasaan Donghua untuk nya melebihi Guru dan murid,dia tahu Donghua juga sedikit menyukainya.
Tapi ... Fu Bao sedang tidak ingin berbicara tentang perasaan dengan Donghua dan lagipula dia memiliki misi yang sangat berat dipunggung nya.
Fu Bao tidak tahu seperti apa masa depan nanti,apa dia berhasil mengalahkan Dewa iblis atau justru sebaliknya dia mati ditangan Dewa iblis.
Dia tidak tahu...
Fu Bao tidak ingin berjudi tentang hal itu, dia takut setelah kematiannya Donghua akan terluka lagi pula orang di tinggalkan lebih merasakan sakit daripada orang meninggalkan.
__ADS_1
Dan untuk berjaga-jaga juga Fu Bao tidak begitu mempercayai Donghua, Fu Bao sudah pernah mencicipi rasa dikhianati oleh orang kepercayaan dia tidak ingin merasakan hal itu lagi.
Jadi intinya Fu Bao tidak ingin menjalani hubungan dengan Donghua maupun pria lain karena baginya yang penting sekarang adalah menemukan tujuh benda suci dan mengalahkan Dewa iblis.
Hanya itu tujuan di hati Fu Bao sekarang.
"Tuan Bao Bao telah bersiap." Ucap Bao Bao yang keluar dari vila kayu Juga.
Fu Bao melihat Bao Bao dan tidak menemukan barang-barang nya " Dimana barang nya Bao Bao? "
"Disini tuan, Bao Bao menaruhnya di cincin penyimpan" ujar Bao Bao Sambil mengayunkan tangan kedepan Fu Bao.
"Oh." Fu Bao mengangguk mengerti.
Donghua melihat Fu Bao dengan tatapan lembut " ingat jaga keselamatan mu saat diluar nanti aku akan mengawasi dari sini, jika ada bahaya yang mendekati mu aku akan segera membantu "
"Tidak perlu biarkan aku yang mengatasi nya sendiri "
Donghua membuat ekspresi tidak senang saat mendengar ucapan Fu Bao dengan sikap tegas Donghua berkata" Tidak. Kekuatan Masih belum cukup kuat sekarang, dengarkan Guru....biarkan Guru yang melindungi mu saat bahaya datang nanti sampai kau cukup kuat untuk melawannya sendiri "
"Aku benar-benar Tidak membutuhkan bantuan mu jangan lupa berapa level Kultivasi ku sekarang? Aku cukup kuat membunuh seseorang dengan jentikan jari jadi kau tidak perlu khawatir" ucap Fu Bao yang menolak saran Donghua.
"Tapi...."
"Tidak ada tapi...aku akan pergi dari sini Sekarang dan bantu aku mengawasi Bai Bai Jika terjadi sesuatu saat dia di masa Kultivasi tolong bantu dia" ujar Fu Bao yang memotong perkataan Donghua
Melihat Fu Bao begitu bertekad Donghua hanya bisa mendesah dan berkata " Baiklah aku tahu...tapi biarkan aku menekan basis Kultivasi mu dulu.."
" ???... untuk Apa? " tanya Fu Bao heran.
"Tentu saja untuk menyembunyikan basis Kultivasi mu, Jika orang lain melihat basis Kultivasi mu sekarang maka sesuatu yang buruk akan terjadi." ucap Donghua serius.
Fu Bao mengerti maksud dari perkataan Donghua, bisakah dibayangkan bila orang lain melihat basis Kultivasi nya sekarang mereka akan gila karena cemburu bagaimana tidak butuh waktu ratusan sampai ribuan tahun untuk mencapai tahap pendirian yayasan dan Fu Bao sendiri masih berumur 14 belas tahun walaupun sebenarnya Fu Bao sudah berada di ruang Amethyst selama ratusan.
Tapi itu semua tidak merubah usia asli Fu Bao sebenarnya, jadi bila orang lain tahu kalau dia sudah berada di Tahap Pendirian Yayasan pada usia 14 tahun, Itu tidak hanya menarik kekaguman tapi juga menarik kecemburuan Serta keserakahan.
__ADS_1
Fu Bao Tentu tidak memiliki masalah yang tidak habis nya jadi karena Alasan itu ia memakai topeng Phoenix.
"Tapi aku memiliki topeng Phoenix yang bisa menyembunyikan basis Kultivasi Serta wajah ku " ucap Fu Bao menunjuk topeng Phoenix yang ada di wajah nya.
"Itu tidak cukup, apa kau tidak tahu ada orang lain diluar sana yang bisa melihat melalui senjata ajaib tidak peduli seberapa tinggi level senjata itu dan lagi pula topeng Phoenix mu itu sangat mencolok" tolak Donghua.
"Benarkah itu? "
"Tentu saja benar, Apa kau pikir aku sedang berbohong"
"Oke kalau begitu Mohon bantuannya.."
Fu Bao memejamkan mata dan Donghua mengarah kekuatan spiritual ke tubuh Fu Bao untuk membuat ilusi ditubuhnya, jadi ketika orang ingin melihat melalui senjata ajaib Fu Bao mereka tidak bisa melihat apapun.
"Sudah."
Fu Bao membuka matanya dan menundukkan kepalanya untuk melihat perubahan apa yang terjadi di tubuhnya setelah Donghua menekan basis Kultivasi nya.
Dan Fu Bao melihat basis Kultivasi yang awalnya di tahap rendah Pendirian Yayasan berubah menjadi periode rendah pelatihan Qi tingkat 4.
Tidak hanya itu Akar Kultivasi nya yang awalnya chaos spirit root berubah menjadi Akar spiritual sejati yang terdiri dari Tiga akar yaitu angin, tanah dan api.
"Akar spritual mu terlalu mencolok jadi aku membuat ilusi seolah-olah kau memiliki Akar spiritual sejati bukan nya chaos spirit root yang langka " jelas Donghua.
"Terima kasih "
"Um."
"Kalau begitu kami pergi sekarang.."
"Hati-hati dan jangan lupa untuk terus tetap waspada!"
"Aku tahu selamat tinggal guru~ "
Donghua tersenyum dan melambaikan tangannya, tapi senyum nya menghilang setelah Fu Bao menghilang dari pandangan nya.
__ADS_1
Ada kekhawatiran yang tidak bisa disembunyikan di wajah Donghua " Aku harap perjalanan mu selalu aman murid kesayangan ku.."