The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 143 Awal perang


__ADS_3

Melihat senjata ini Fu Bao tidak banyak berpikir lagi, ia segera mengeluarkan nya dari ransel ajaib.


Tidak hanya senjata ajaib level tinggi yang Fu Bao keluar, dia juga mengeluarkan ratusan ribu obat-obatan yang mungkin bakal menjadi penyelamat di perang besok.


Saat Fu Bao sedang mengeluarkan banyak barang dari ransel ajaib nya, dia tidak sengaja melihat pil penyelamat Dewa di bagian bawah ransel ajaib.


Melihat pil ini, Fu Bao jadi teringat dengan ramalan yang pernah ia lihat di mata patriak Qi Feng.


Entah kenapa Fu Bao mengeluarkan Pill penyelamat Dewa dari ransel ajaib dan menyimpan di ruang Amethyst dengan sangat hati-hati.


Dan untuk barang-barang yang baru saja ia keluarkan barusan, tidak akan ia masukkan ke ruang Amethyst.


Soalnya dia akan langsung memberikan semua barang-barang ini, kepada masing-masing pemimpin ras nanti.


Fu Bao melihat kearah ransel ajaib dan setelah tidak menemukan benda yang ingin dikeluarkan lagi dia kembali pergi ke sisi bagian lain.


"Oh ya kalau tidak salah aku punya hadiah misi yang belum aku buka kan?" Fu Bao teringat dengan hadiah dari misi-misi yang pernah ia selesaikan.


Karena alasan kesibukan perang iblis, Fu Bao jadi melupakan hadiah-hadiah ini.


Karena Fu Bao sudah mengingat nya, dia tidak mungkin membuang kesempatan ini.


Siapa yang akan tahu kalau hadiah yang akan ia dapatkan hari ini dapat berguna saat perang besok.


Tanpa banyak omong kosong lagi Fu Bao membuka keempat hadiah yang ia dapatkan dari misi yang ia selesaikan secara satu persatu.


[ Ding! Selamat tuan rumah mendapatkan batu misterius! ]


[Ding! Selamat tuan rumah mendapatkan Buku Formasi perang Dewa! ]


[ Ding! Selamat tuan rumah mendapatkan Pill penghancur Kontak!]


[ Ding! Selamat tuan rumah mendapatkan


1000x Pil penyelamat jiwa level tinggi! ]


Sebanyak empat kotak hadiah berturut-turut telah Fu Bao buka dan dia juga mendapat sesuatu yang sangat dia butuhkan untuk perang besok yang mana tak lain adalah Buku Formasi Perang Dewa dan Pill Penyelamat Jiwa level tinggi.


Fu Bao pernah melihat keberadaan kedua benda ini di sebuah buku kuno, dia juga tahu bertapa kuatnya kedua benda ini.


Dengan keberadaan kedua benda ini Fu Bao menjadi sangat yakin bahwa perang besok akan berjalan lebih lancar.


Dan untuk kedua benda yang lain Fu Bao memilih untuk menyimpan nya di ransel ajaib dan akan ia gunakan saat ia membutuhkan nya nanti.

__ADS_1


Melihat hari semakin larut Fu Bao segera mematikan layar biru lotre ajaib dan bersiap untuk tidur.


Keesokan paginya...


Fu Bao keluar dari tendanya dengan menggunakan Zirah perang miliknya dan berjalan menuju tenda utama.


Saat dia masuk sudah banyak orang yang berkumpul di dalam sana.


Orang-orang yang tadi sedang berdiskusi tiba-tiba saja berhenti saat melihat kedatangan Fu Bao.


Mereka segera terdiam dan bangkit dari kursi, lalu mereka menyapa Fu Bao dengan penuh hormat.


"Utusan Dewa! "


Fu Bao hanya mengangguk sebagai balasan sapaan mereka dan duduk di kursi nya.


"Oke,mari kita mulai rapat nya. " Ucap Fu Bao setelah mengumumkan bahwa rapat telah dimulai.


Mendengar perkataan Fu Bao, orang-orang yang hadir segera melaporkan secara satu persatu tentang penyelesaian tugas mereka kepada Fu Bao.


Disisi lain Fu Bao mendengar laporan orang lain dengan wajah serius dan sesekali menambahkan beberapa kalimat kepada mereka..


Tiga jam berlalu dan suara terompet tulang menggema di seluruh wilayah perang yang menandakan kalau para iblis telah muncul di medan perang.


Fu Bao dan yang lain berdiri di atas tembok yang memiliki tinggi ratusan meter dari permukaan tanah.


Dengan menggunakan teropong ajaib Fu Bao melihat keadaan medan perang di depannya.


"Tampaknya iblis sudah mulai bertindak. " Ucap Fu Bao yang telah menurunkan teropongnya.


Mendengar perkataan Fu Bao yang lain langsung mengernyitkan dahi.


"Kenapa begitu cepat? Ini tidak seperti perilaku iblis pada biasanya,apa yang membuat mereka bertindak lebih dulu kali ini? . " tanya Yuan Yi sambil menatap Fu Bao heran.


"Apa perlu aku mencari tahu? "Tanya Xiao Nai yang juga menatap Fu Bao.


Fu Bao sendiri masih menatap medan perang didepannya dengan serius dan mengangkat tangan kanannya untuk menghentikan Xiao Nai :


" Tidak perlu, apapun rencana mereka, rencana kita tetap tidak akan berubah.


Mencari tahu apa yang sedang mereka rencanakan akan membuat mereka mengetahui rencana kita. " Fu Bao.


"Lalu, kau akan membiarkan nya begitu saja? " Tanya Yuan Yi yang tidak percaya kalau Fu Bao akan dengan mudah membiarkan rencana iblis berjalan lancar.

__ADS_1


" Tentu saja tidak, tapi kita akan mencari tahunya lain hari, sekarang yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan tindakan balasan segera mungkin.


Long Yan, Donghua kalian berdua bersiaplah untuk mengirimkan gelombang pertama prajurit. " Perintah Fu Bao pada Long Yan dan Donghua yang ada disampingnya.


"Baik." Keduanya dengan secara bersamaan menjawab perintah Fu Bao dan setelah itu mereka segera turun dari tembok untuk menyiapkan gelombang pertama para prajurit.


Fu Bao dan yang lain berdiri diam di atas tembok tinggi dan melihat medan perang didepan mereka dengan wajah serius.


Sampai suara keras dari gendang perang terdengar di seluruh medan perang, barulah mereka menundukkan kepalanya dan menyaksikan ratusan juta prajurit mereka bejalan keluar dari benteng.


Fu Bao dan yang lain menyaksikan ratusan juta prajurit yang dipimpin Donghua bejalan menuju medan perang dengan gagah berani.


Tanpa sedikitpun rasa takut diwajah mereka.


Ketika pasukan gelombang pertama melangkah ke medan perang, langit cerah yang ada di atas kepala mereka perlahan-lahan berubah menjadi mendung dan hujan turun dengan deras.


Dan pada saat bersamaan kecepatan dari prajurit gelombang pertama mulai berubah menjadi lebih cepat dan ringan.


Seolah belenggu yang menahan mereka telah lepas sehingga mereka akhirnya bisa bergerak bebas lagi.


Melihat hujan ini, Fu Bao dan yang lain tahu kalau ini perbuatan Long Yan untuk menutupi cahaya matahari agar ras mayat bisa pergi berperang juga meskipun masih di siang hari.



**Yuan Yi alchemist level grandmaster: Sangat berbakat dalam pembuatan obat dan racun.


Sangat menyayangi Fu Bao....


Kepribadian: Lembut , ramah diluar dan dingin, kejam di dalam.


Satu-satunya kelembutannya diberikan kepada Fu Bao.


Baginya Fu Bao adalah cahaya mentari dari hidup nya yang gelap dan putus asa**.



**Fu Bao Utusan Dewa pencipta: Ahli dalam segala bidang sihir dan sangat berbakat dalam pertarungan jarak dekat.


Kepribadian: Tidak mudah percaya, terkadang berhati lembut, susah di tebak dan tidak suka ikut campur.


Fu Bao tidak memiliki perasaan cinta antara pria dan wanita sejak ia datang ke dunia sihir, hal ini baru di rasakan nya saat ia koma setelah menyelamatkan Feng Teng dari energi iblis.


Meskipun Fu Bao tidak bisa mencintai lagi, itu tidak mempengaruhi hubungan nya dengan Feng Teng dan yang lain.

__ADS_1


Satu-satunya harapan Fu Bao adalah menghancurkan Dewa iblis dan hidup dalam pengasingan dengan aman dan nyaman**.


__ADS_2