
Bab 39 pikiran konyol Bai Bai dan Bao Bao
Buk--
Bai Bai datang dari luar dan melempar babi hutan ke tanah.
"Wow Bai Bai bagaimana cara kamu mendapatkan nya? " Bao Bao berjalan menghampiri Babi hutan yang baru saja Bai Bai lempar ke tanah.
"Dengan ini kita bisa memasak BBQ dengan sepuasnya" seru Bao Bao kembali.
"Aku bertemu Babi hutan dalam perjalanan kembali kemari" ucap Bai Bai acuh tak acuh.
"Bai Bai telah bekerja keras " Fu Bao mengusap kepala Bai Bai.
Bai Bai yang diusap kepalanya tersipu,dia berkata dengan acuh tak acuh " Itu sudah menjadi tugas ku untuk menjaga mu tuan"
Fu Bao tersenyum saat melihat tingkah laku tsundere.
"Bai Bai aku telah menyiapkan api,mari kita buat BBQ sekarang" Bao Bao memanggil Bai Bai.
"Oke ayo buat sekarang." Bai Bai menghampiri Babi hutan yang baru dia dapat.
Dengan tangkasnya Bai Bai menguliti Serta memotong Babi hutan dengan potongan kecil dan besar.
Disisi lain Bao Bao bertugas membersihkan daging yang telah dipotong Bai Bai.
Melihat kedua nya begitu sibuk, Fu Bao merasa tidak enak ,dia berinisiatif untuk membantu keduanya.
" Apa ada yang bisa aku bantu?"
"Tidak tuan." Bai Bai menggeleng kepala dan tangannya masih fokus memotong daging babi.
"Bao Bao Juga tidak perlu Tuan. Tuan hanya perlu duduk manis saja disini dan biar aku dan Bai Bai yang menyelesaikan nya" ucap Bao Bao Sambil membawa semua daging babi yang dipotong ke sungai untuk dicuci.
Melihat kedua nya menolak tawaran bantuannya, Fu Bao hanya bisa menghela nafas tak berdaya.
Dia kembali duduk di tempat semula dan bersiap bermeditasi.
Bai Bai melihat tuan nya bermeditasi, dia kembali fokus menyiapkan bahan-bahan yang akan dia gunakan nantinya.
Setelah menyiapkan semua bahan yang diperlukan Bai Bai berhenti sejenak sambil menunggu Bao Bao selesai mencuci daging.
Tidak dibutuhkan waktu lama Bao Bao kembali dengan daging babi yang telah dicuci bersih.
__ADS_1
"ini." Bao Bao menyerahkan daging babi yang ada ditangannya.
Bai Bai mengambil daging babi dan membaluri nya dengan bahan-bahan yang telah dia siapkan barusan.
Setelah itu Bai Bai menusuk daging ke kayu tajam lalu menaruhnya dekat api.
Bai Bai terus mengulangi tindakan nya sampai tidak ada lagi daging babi yang perlu dimasak.
"Huh.. sekarang hanya perlu menunggu daging nya matang" ucap Bai Bai.
Bao Bao mengangguk dan menaruh kedua tangannya di dagu nya sambil menatap daging babi yang sedang dimasak dengan mata serakah.
Setengah jam berlalu....
Daging yang dimasak Bai Bai dan Bao Bao akhirnya matang.
Bao Bao mengambil salah satu daging yang berukuran cukup besar lalu menyisihkan nya di daun teratai yang telah diambil Bao Bao barusan.
Aroma daging bakar meluapkan ke seluruh Gua membangunkan Fu Bao yang sedang bermeditasi.
Fu Bao berjalan menghampiri Bai Bai dan Bao Bao,
"Apa daging sudah matang?"
Fu Bao mengambil daging yang diberikan Bao Bao dan melihat daging yang ada di daun teratai nya sangat besar.
"Bukankah ini terlalu besar Bao Bao?" Tanya Fu Bao tidak berdaya.
" Tidak terlalu besar, tuan terlalu kurus sekarang" ucap Bao Bao.
"Jadi maksud mu memberikan daging ini adalah untuk mengemukakan ku begitu?"
"hehehe"Bao Bao tertawa dan memalingkan wajahnya dengan malu.
Tapi untungnya Bai Bai membatu Bao Bao dia berkata kepada tuan nya. " Yang dikatakan Bao Bao ada benarnya, Tuan sekarang terlalu kurus dan lemah maka dari sebaiknya tuan makan banyak daging agar lebih kuat"
Fu Bao tersenyum dan menggeleng kepala nya " baiklah.."
Fu Bao tidak ingin menolak kebaikan Bai Bai dan Bao Bao jadi dia berniat menghabiskan seluruh daging babi yang diberikan Bao Bao untuk nya walaupun nantinya Fu Bao harus merasa sangat Kenyang.
Dalam sekejap mata, daging yang ada di daun teratai habis tuntas, Fu Bao menepuk perut nya yang telah membuncit.
"Kenyang~ " gumam Fu Bao sambil cegukan.
__ADS_1
"Apa tuan sudah kenyang?" Tanya Bao Bao yang juga sudah selesai makan.
"Hmm.." Fu Bao mengangguk.
"Kalau tuan masih belum kenyang, jangan ragu meminta makanan padaku. Aku pasti akan berburu lagi untuk tuan" ucap serius Bai Bai.
Seakan bila Fu Bao mengatakan 'Iya ' Bai Bai akan langsung pergi berburu dan membawanya untuk dimakan Fu Bao.
Fu Bao memegangi dahinya dengan tak berdaya" Apa kau sedang bercanda Bai Bai?"
"Tidak tuan, Bai Bai tidak berniat untuk bercanda." Ucap polos Bai Bai.
Bibir Fu Bao berkedut dengan suara lemah dia berkata kepada Bai Bai" haha, terima kasih Bai Bai, Tapi sayangnya aku sudah kenyang."
"Oh.." Bai Bai menundukkan kepalanya dengan kecewa.
"Jangan kecewa Bai Bai kita masih memiliki kesempatan untuk memberi tuan makan lagi" bisik Bao Bao kepada Bai Bai.
"Yang kau katakan ada benarnya,aku pasti membuat tuan gemuk " mata Bai Bai menyala api semangat, seperti sudah membayangkan bagaimana tuan nya yang kurus menjadi putih gemuk karena dirinya.
"Iya kita akan membuat tuan menjadi gemuk" Bao Bao mengepalkan tangannya dan memberi semangat pada dirinya dan Bai Bai.
Fu Bao melihat dan mendengar bagaimana mereka berdua berdiskusi cara membuat gemuk, membuat Fu Bao yang mendengar nya sekali lagi tak berdaya.
Dia tidak tahu apa yang menyebabkan keduanya berpikir untuk membuatnya gemuk.
Sebenarnya yang tidak diketahui oleh Fu Bao alasan kenapa, mereka memikirkan cara membuat dia gemuk itu karena kejadian beberapa hari lalu yaitu Fu Bao menghilang didepan mereka.
Untuk pertama kalinya mereka menyadari bertapa lemah dan tak berdaya melihat orang mereka sayangi menghilang didepan mata mereka.
Jika saat itu Fu Bao tidak muncul, mereka berdua pasti sudah mengamuk dan memiliki kecenderungan untuk menjadi iblis.
Dan untungnya Fu Bao kembali sebelum semuanya terjadi. Jadi tidak ada kejadian dimana Bai Bai dan Bao Bao menjadi iblis.
Tapi sejak saat itu ,mereka bersepakat untuk menjadi lebih kuat untuk melindungi tuan mereka.
Mereka berdua juga berpikir untuk membuat Fu Bao lebih kuat yaitu dengan cara konyol.
Yang mana mereka pikir dengan membuat gemuk Fu Bao ,merupakan cara yang membuat Fu Bao lebih kuat.
Entah dari mana pikiran konyol itu berasal, yang jelas mereka berdua tidak berniat berhenti Sama sekali.
Kita doakan saja semoga Fu Bao tidak benar-benar gemuk karena kekonyolan Bai Bai dan Bao Bao.
__ADS_1
Ps: jangan lupa like, komen, vote, favorit dan follow Terima kasih.