
"Oke berhenti bicara, kita akan membicarakan nya lain hari sekarang kalian ikut bersama ku ke suatu tempat. " Fu Bao mengambil tangan ketiganya di tangannya dan ia memejamkan matanya lalu menghilang dari gua.
Dan muncul kembali di ruang Amethyst yang mana di sana sudah ada Donghua yang sedang menunggu Fu Bao sejak lama.
Dia juga mendengar semua pembicaraan Fu Bao di luar ruang Amethyst.
"Kau disini. " Donghua menyapa Fu Bao seraya berpura-pura tidak mendengar pembicaraan mereka.
"Maaf membuat mu menunggu lama."
Donghua tersenyum tipis dan menggeleng kepala: " Tidak apa-apa. "
"Baoer, siapa dia? Dan dimana ini? " Feng Teng melihat Donghua dengan tatapan menyelidik.
"Dia? Dia adalah guru ku. " Fu Bao tersenyum saat mengatakan itu " Dan alasan aku membawa kalian kemari, karena guru ku ingin bertemu dengan kalian."
"Halo " Donghua mengangguk sopan kepada ketiganya.
"Ku dengar kau mencari kami, bisakah kami tahu alasannya? " Feng Teng.
"Aku menjelaskan nanti, sebelum itu silakan ikut aku dulu" Donghua berbalik pergi dan membawa Feng Teng dan yang lain ke villa kayu.
Sesampainya mereka di vila kayu..
Donghua menatap Fu Bao lalu tersenyum lembut kearahnya " Baoer, bisakah kau keluar sebentar kami butuh ruang sejenak untuk berdiskusi sesuatu."
Fu Bao melihat ke Feng Teng dan yang lain dengan wajah bingung meskipun dia tidak tahu alasan Donghua mengusir nya.
Dia tetap mengangguk dan berkata:
" Baiklah kalau begitu,aku akan pergi dulu ke tempat Bai Bai dulu." Fu Bao berbalik pergi meninggalkan ruangan dan bejalan ke arah tempat Bai Bai berada.
Melihat kepergian Fu Bao, senyum lembut di wajah Donghua langsung menghilang.
Dia segera mempersilahkan Feng Teng dan yang lain untuk duduk dulu dan sedangkan dirinya membantu mereka membuatkan teh untuk mereka minum.
Saat teh jadi, dia mulai menuangkan teh ditangannya ke gelas masing-masing Feng Teng dan yang lain.
Sesudah ia melakukan itu, dia sedikit demi sedikit menjelaskan tujuan nya untuk memanggil Feng Teng dan yang lain kemari.
Beberapa menit berlalu...
Setelah Feng Teng, Xiao Nai dan Yuan Yi mendengarkan penjelasan Donghua.
Setelah Donghua selesai menjelaskan kepada mereka.
__ADS_1
Mereka bertiga akhirnya tahu tujuan sebenarnya dari Donghua memanggil mereka kemari.
Ini semua tidak lebih meminta mereka untuk meningkatkan kekuatan untuk melindungi Fu Bao dari klan iblis.
Donghua juga mengatakan kalau nyawa Fu Bao akan berada dalam bahaya bila indentitas sebagai utusan Dewa pencipta diketahui.
Karena itu Donghua meminta mereka untuk meningkatkan diri di ruang Amethyst yang mana waktu disini berjalan lebih cepat daripada saat di luar.
Yang akan membuat mereka bertiga bisa dengan nyaman meningkatkan diri di sini,tanpa harus khawatir tentang keselamatan Fu Bao lagi.
" Apa kalian mau melakukan nya? " Tanya Donghua.
Feng Teng, Xiao Nai dan Yuan Yi saling menatap lalu tersenyum percaya diri dan berkata kepada Donghua secara bersamaan.
" Tentu saja kami mau!"
Mendengar perkataan ketiganya Donghua tersenyum lembut dan mengulurkan tangannya untuk mengajak ketiganya bersalaman. " Kalau begitu,mulai sekarang kita akan berkerja sama melindungi Fu Bao. "
Ketiganya tersenyum dan bersalaman dengan Donghua.
Pada saat ini juga keempat nya mulai bekerja sama untuk melindungi Fu Bao.
"Apa pembicaraan kalian sudah selesai? " Tanya Fu Bao yang melihat Donghua dan yang lain keluar dari villa.
"Ya sudah selesai, apa kami membuatmu menunggu lama? " Xiao Nai mengusap kepala Fu Bao.
Mendengar pertanyaan Fu Bao mereka berempat hanya diam tidak bicara.
Fu Bao: "? "
" Ini rahasia para pria , gadis kecil tidak boleh ikut campur." Donghua mengetuk hidung Fu Bao gemas.
.
"Pelit " Gumam Fu Bao dengan wajah cemberut.
Donghua dan yang lain tertawa geli saat melihat ekspresi merajuk Fu Bao yang mana itu sangat lucu.
...----------------...
Waktu berlalu cepat....
Ratusan tahun telah berlalu sejak Donghua, Feng Teng, Xiao Nai dan Yuan Yi memutuskan untuk berkerja sama melindungi Fu Bao.
Selama bertahun-tahun ini, mereka berempat benar-benar menepati janji mereka untuk melindungi Fu Bao dari semua bahaya yang akan ia hadapi.
__ADS_1
Tidak peduli seberapa bahaya yang akan mereka berempat hadapi, tidak sekalipun mereka berempat untuk berpikir melangkah mundur.
Mereka berempat pasti akan mati-matian melawan semua musuh yang ingin membunuh Fu Bao..
Perjalanan mereka juga selama bertahun-tahun ini tidaklah mudah.
Mereka berempat sering sekali harus dihadapi bahaya akan merenggut nyawa mereka beberapa kali.
Namun tidak peduli sesulit apapun bahaya yang akan mereka hadapi, mereka tidak sekalipun putus asa atau bahkan menyerah.
Tidak hanya mereka berempat yang mengalami kesulitan selama beberapa tahun ini.
Fu Bao pun sama, dia juga mengalami banyak kesulitan yang hampir merenggut nyawanya beberapa kali selama pencariannya tujuh benda suci.
Jika bukan karena pelindung Donghua dan yang lain mungkin Fu Bao tidak akan bisa bertahan hidup sampai sekarang.
Jadi dia sangat berterima kasih atas pelindung serta dukungan mereka.
Dan selama ratusan ini juga Fu Bao telah berhasil menemukan keenam tujuan benda suci.
Meskipun proses penemuan enam benda suci ini sangat sulit dan penuh bahaya,tapi untungnya Fu Bao berhasil melewati itu semua.
Selama perjalanan itu juga, Fu Bao bertemu dengan dua orang yang juga memiliki keyakinan yang sangat mirip seperti Donghua yang lain.
Dua orang itu adalah Fu Heng dan Long Yan yang ia temui saat sedang mencari benda suci yang ke enam.
Mereka berdua memiliki keyakinan yang mirip seperti Donghua dan yang lain, keyakinan yang akan selalu melindungi nya dari semua bahaya.
Ngomong-ngomong pertemuan nya dengan Fu Heng sangatlah dramatis karena saat itu, Fu Heng sedang menghadapi bahaya kehancuran jiwa karena kehilangan satu-satunya guru yang ia sayangi.
Jika saat itu Fu Bao dan yang lain tidak kebetulan bertemu Fu Heng di hutan api, mungkin Fu Heng sudah meledak dirinya atau mungkin lebih parah lagi Fu Heng akan berubah menjadi iblis tertinggi.
Tapi untungnya semua itu belum sempat terjadi karena Fu Bao dengan cepat menyelamatkan Fu Heng yang sudah gelap mata.
Dengan kata-kata serta ketulusan Fu Bao berhasil menyakinkan Fu Heng untuk berhenti bunuh diri dan jatuh kedalam iblis lebih dalam.
Karena penyelamat Fu Bao sangat tepat waktu membuat Fu Heng akhirnya berhasil selamat, meskipun dia harus mengalami beberapa kerusakan di bagian dalam tubuhnya, tapi untungnya jiwa dan pikiran Fu Heng masih bisa diselamatkan.
Semenjak itu juga Fu Heng mulai mengikuti tim Fu Bao untuk menemukan tujuh benda suci.
Selama bergabung nya Fu Heng ke Tim Fu Bao, dia semakin hari menjadi semakin protektif atas keselamatan Fu Bao.
Selama Fu Bao terluka sedikit saja Fu Heng akan berubah menjadi Pembunuh dingin dan kejam.
Sikap protektif Fu Heng benar-benar mirip dengan Xiao Nai, namun sikap protektif Fu Heng terbilang lebih gila dari Xiao Nai.
__ADS_1
Fu Heng juga akan kehilangan akal sehat saat sedang marah atau sedang membunuh musuhnya.
Jika bukan karena pelatihan ketat Donghua dan Xiao Nai, mungkin saat ini Fu Heng akan menjadi orang gila yang akan sulit dikendalikan.