
" Baiklah aku akan menyimpan Bao Bao. " Fu Bao segera menggenggam tangan Bao Bao lalu mengirim nya ke ruang Amethyst alih-alih ke ruang kontrak hewan.
Karena dia khawatir ruang hewan kontrak nya tidak dapat menahan tekanan turbulensi saat sedang berada di portal.
Jadi itu sebabnya nya ia mengirim Bao Bao di ruang Amethyst.
Melihat Fu Bao sudah selesai menyimpan hewan peliharaan nya Feng Teng segera mengulurkan tangannya kepada Fu Bao.
Fu Bao yang melihat uluran tangan: "? "
"Kita harus berpegang tangan, aku khawatir kalau kau mungkin saja terpisah dari ku tanpa sengaja." jelas Feng Teng.
"Oke.." Fu Bao segera menggenggam tangan Feng Teng dengan erat dan berjalan masuk kedalam portal bersama Feng Teng.
Saat Fu Bao berhasil masuk kedalam portal bersama Feng Teng, dia tiba-tiba merasa tekanan sangat kuat di sekeliling nya.
Seolah-olah ada sesuatu yang sedang mencoba meremukkan tubuhnya.
' Ini sangat menyakitkan.' Pikir Fu Bao yang sedang didalam portal.
Feng Teng yang berada tepat di samping Fu Bao jelas merasakan keanehan bayinya.
Tanpa bertanya dia telah mengetahui kalau Fu Bao pasti sedang merasakan sakit akibat turbulensi ruang waktu.
Tanpa banyak pikir Feng Teng menarik Fu Bao kedalam pelukannya dan ia juga menggunakan kekuatan spiritual miliknya untuk melemahkan turbulensi ruang waktu disekelilingnya.
Fu Bao : "!"
Fu Bao yang tiba-tiba dipeluk Feng Teng sangat terkejut dan ingin bertanya, tapi sebelum dirinya dapat berbicara Feng Teng terlebih dahulu menutup mulut lalu menggeleng kepala seolah mengisyaratkan Fu Bao untuk tidak bicara.
Meskipun Fu Bao tidak mengerti kenapa Feng Teng melarang nya berbicara, namun dia tetap patuh untuk tidak berbicara seperti yang di isyarat kan Feng Teng.
Perjalanan Fu Bao dan Feng Teng di portal tidak berlangsung lama dalam sekejap sebuah cahaya mengarah kepada mereka berdua.
Yang menyebabkan Fu Bao dan Feng Teng harus menutup mata karena silau.
__ADS_1
"Kita sudah sampai Baoer, saat nya kau membuka mata sekarang~" Ucap Feng Teng kepada Fu Bao yang ada di pelukannya yang masih dalam keadaan menutup mata.
Ketika Fu Bao membuka matanya perlahan, dia melihat sekelilingnya tanpa sadar.
Dia juga melihat Xiao Nai dan Yuan Yi yang sedang berdiri tidak jauh didepannya.
"Dimana ini? " Tanya Fu Bao heran.
Feng Teng hanya tersenyum dan berjalan kearah Xiao Nai dan Yuan Yi lalu mereka bertiga tersenyum tipis dan secara bersamaan berkata:
"Selamat datang Daratan Tinggi."
Fu Bao : "?!"
"Da... daratan tinggi? Maksud mu daratan tinggi yang ku tahu? " Tanya Fu Bao yang tidak mempercayai pendengaran nya seakan takut bila ia sedang salah mendengar.
"Ya. " Jawab Feng Teng sambil tersenyum melihat ekspresi terkejut di wajah bayi nya.
"Tapi bagaimana mungkin? Jelas sekali aku dan Yuan Yi belum berada di tahap Mahayana, jadi bagaimana mungkin kalian bisa membawa ku kemari? " Setahu Fu Bao hanya ada satu jalan untuk bisa datang ke daratan tinggi yaitu berada di basis Kultivasi Mahayana.
Itu sebabnya Fu Bao meragukan perkataan Feng Teng dan yang lain.
Feng Teng terkekeh kecil dan menjelaskan secara perlahan:
" Memang untuk bisa pergi ke daratan tinggi diperlukan basis Kultivasi yang sudah berada di tahap Mahayana itu semua karena di butuhkan nya kekuatan spiritual dan mental yang kuat untuk bisa membuka pintu portal menuju daratan tinggi.
Jadi itu sebabnya banyak orang tidak mengetahui kalau mereka dapat pergi ke daratan tinggi secara langsung meskipun belum berada di di tahap Mahayana.
Hanya perlu satu cara yaitu membiarkan orang sudah berada di atas level Mahayana untuk membantu membukakan pintu portal menuju daratan tinggi. "
" Dan kebetulan kau dan Xiao Nai sudah berada di tahap itu kan? " Tanya yakin Fu Bao setelah menganalisis penjelasan Feng Teng.
"Ya , kami sudah berada di tahap Dewa tertinggi. "
"Dewa tertinggi? Apa maksudnya? " Ini pertama kali Fu Bao mendengar tingkat Kultivasi yang seperti itu.
__ADS_1
" Teknik Kultivasi disini sangat berbeda dengan yang ada di daratan tengah maupun rendah , maka tidak heran bila tingkat Kultivasi disini sangat berbeda dari yang kau tahu. " Jelas Feng Teng.
Fu Bao mengerutkan keningnya dan bertanya kepada Feng Teng:
" Bisakah kau menjelaskan secara lebih rinci tentang apa saja tingkatan Kultivasi disini? "
"Tentu saja, namun sebelum itu aku akan menjelaskan tentang apa saja yang perlu dilakukan kultivator Mahayana yang telah berhasil datang kemari.
Para kultivator Mahayana yang telah berhasil datang kemari , pertama-tama harus menghancurkan basis Kultivasi mereka saat ini dan memulai lagi dari awal, itu semua karena basis kultivasi di tahap Mahayana merupakan tingkatan Kultivasi yang paling rendah dan untuk bisa hidup di sini dengan aman mereka perlu menggunakan cara Kultivasi yang baru. " Jelas Feng Teng.
Wajah Fu Bao langsung berkerut saat mendengar kalau ia harus memulai lagi dari awal, apa itu artinya yang dilakukan selama ini sia-sia.
Mata Fu Bao tanpa sadar melihat ke arah Yuan Yi untuk melihat reaksi nya, tapi alangkah terkejutnya Fu Bao saat menemukan ekspresi Yuan Yi sama sekali tidak berubah seolah dia telah mengetahui nya.
Xiao Nai yang melihat ekspresi tidak senang di wajah Fu Bao segera berkata:
"Baoer sebenarnya hal ini sangat bagus untuk mu ataupun Yuan Yi. "
Fu Bao: "Hah? Apa maksudnya? "
" Maksud ku adalah kau dan Yuan Yi tidak perlu lagi berkultivasi dengan menggunakan cara sama seperti yang kau lakukan di daratan rendah, kalian berdua bisa langsung mengubah Kultivasi kalian tanpa perlu harus berlatih sampai ke tahap Mahayana. " Jelas Xiao Nai.
Fu Bao: "!"
"Apa itu artinya aku tidak perlu lagi berkultivasi dengan cara sebelumnya? Tapi aku bisa langsung mengubah Kultivasi ku menjadi Kultivasi yang digunakan oleh orang-orang daratan tinggi. " Tanya Fu Bao.
" Ya. " Angguk Xiao Nai.
" Lalu kenapa tidak ada yang mengetahui hal ini? Jika orang-orang dari daratan rendah atau tengah mengetahui nya mereka tidak perlu lagi repot-repot untuk memulai lagi dari awal, mereka juga bisa saja langsung menggunakan cara kultivasi daratan tinggi. "
Sebenarnya inilah yang tidak bisa dimengerti Fu Bao sejak tadi jika ada cara lebih mudah, kenapa harus memilih cara yang lebih sulit.
Xiao Nai tersenyum dan mengusap kepala Fu Bao lembut: " Itu karena energi spiritual disini berbeda dengan yang ada di daratan lain."
Fu Bao : "Apa bedanya? "
__ADS_1