The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 77 Aku lebih suka melihat mereka mati karena melawan kegelapan


__ADS_3

Bab 77


"Apa yang kulihat Itu benar?" Tanya Fu Bao yang masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat barusan.


"Um, apa sekarang nona Fu sudah mempercayai nya?" Tanya patriak Qi Feng sembari mengulurkan tangan untuk membantu Fu Bao berdiri.


Fu Bao melihat tangan yang di ulurkan patriak Qi Feng dengan wajah kosong dan pada akhirnya dia tetap menggapai nya.


Patriak Qi Feng membantu Fu Bao untuk duduk kembali di kursinya sedangkan dirinya pergi membuat kan teh spritual lagi untuk menenangkan pikiran serta hati Fu Bao yang sedang gusar.


Suara air mengalir dari teko teh membuat suasana di kantor kembali ketenangan seperti sebelumnya.


Jika bukan karena keadaan barang-barang yang hancur di kantor mungkin orang lain yang melihat nya bakal merasa kejadian ledakan kekuatan Fu Bao tadi hanya ilusi.


"Minumlah mungkin ini akan membuat mu lebih baik" patriak Qi Feng menyerahkan secangkir kecil yang berisi teh spiritual.


Fu Bao mengambil teh yang diserahkan Patriak Qi Feng Lalu ia menyesapnya ringan.


"Tapi apa kau benar-benar yakin ingin melakukan itu? Seperti kau ketahui masa depan ku sangat suram..kau mungkin tidak tahu kapan aku akan mati di masa depan nanti di tangan para iblis" ucap Fu Bao dengan nada tenang seolah tidak sedang membicarakan kematian nya melainkan sedang berbicara tentang cuaca apa hari ini?


"Aku lebih suka mereka mati karena melawan kegelapan alih-alih mati disini Karena bersembunyi dari kegelapan. Aku sangat menyesali keputusan ku saat itu, seandainya aku tidak mengundurkan diri dari perang apa masa depan kami dan dunia ini akan berubah?" Ucap patriak Qi Feng dengan nada sangat bersalah.


"Aku tidak tahu." Jawab Fu Bao,dia benar-benar tidak tahu apa masa depan nya akan tetap sama seperti yang ia lihat di mata patriak Qi Feng atau tidak.


Patriak Qi Feng bangkit dari kursinya dan berlutut menghadap Fu Bao,dia berkata dengan penuh ketulusan :


" Nona Fu adalah satu-satunya cahaya bagi klan kami, jadi aku sangat berharap kalau nona Fu bisa menolong klan kami untuk sekali lagi..Aku mohon Nona Fu... tolong bantu klan kami sekali lagi... ini mungkin terdengar tidak tahu berterima kasih, tapi aku berharap nona Fu bisa menyelamatkan klan kami"


Fu Bao mengernyitkan dahinya saat melihat patriak Qi Feng yang tiba-tiba berlutut di hadapannya.


"Patriak Qi aku benar-benar tidak mengerti kenapa bukan kau saja yang membawa klan mu keluar dari sini? kenapa harus aku? Aku hanyalah gadis biasa yang harus menanggung beban berat di pundak ku" Fu Bao dengan nada bersungguh-sungguh memberitahukan isi hatinya pada patriak Qi Feng.


"Waktu ku hampir habis."


Fu Bao : "!!!"


"Apa kau sedang bercanda? Kau terlihat sangat kuat sekarang..jadi bagaimana mungkin waktumu hampir habis.." Fu Bao jelas tidak percaya dengan perkataan Patriak Qi Feng.

__ADS_1


Namun ekspresi di wajah Patriak Qi Feng tidak terlihat seperti sedang berbohong.


Fu Bao mulai ragu apa perkataan patriak Qi Feng memang benar?


Tapi dia masih belum yakin, karena menurutnya patriak Qi Feng sekarang terlihat sangat sehat dan juga kuat.


Jadi mana mungkin tiba-tiba waktunya habis itu jelas sangat tidak mungkin.


Akan tetapi perkataan patriak Qi Feng selanjutnya mengejutkan Fu Bao.


"Jika Nona Fu tidak percaya, Nona bisa melihat nya dengan mata Dewa.. Nona Fu akan melihat tubuh ku yang perlahan-lahan telah di gerogoti penyakit gelap "


Untuk sekali lagi Fu Bao terkejut dengan apa yang diketahui oleh patriak Qi Feng dari nya.


"Sebenarnya apa saja yang kau ketahui dari tubuhku?" Tanya Fu Bao heran dan dia juga penasaran tentang apa lagi yang diketahui patriak Qi Feng dengan mata spesial nya.


Patriak Qi Feng tersenyum dengan tenang menyebutkan semua apa yang diketahuinya dari matanya:


" Nona Fu merupakan satu-satunya utusan Dewa pencipta, Nona Fu juga satu-satunya manusia yang memiliki mata Dewa di dunia ini dan Nona Fu juga memiliki Akar spritual yang sangat langka... hanya itu ku ketahui untuk saat ini."


"Lalu kenapa kau tidak menggunakan nya pada Relik iblis?" Fu Bao sebenarnya heran jelas patriak Qi Feng memiliki kesempatan untuk mengetahui dalang dari kehancuran klan nya ,tapi dia malah tidak menggunakan nya.


"Aku sudah mencobanya di masa lalu, tapi aku tidak menemukan apapun."


"Lalu bagaimana mungkin sekarang kau bisa melihat nya?"


"Itu mungkin karena nona Fu."


"Hah?"


"Relik iblis itu memiliki pesona yang dibuat langsung oleh Dewa iblis jadi mata ku tidak akan berguna, namun pemurnian energi iblis yang dilakukan Nona Fu menghancurkan pesona itu. Itu sebabnya aku sekarang bisa melihat nya dengan menggunakan mata ku"


Fu Bao: "...."


Fu Bao tidak akan menyangka bantuan yang dilakukan yang tanpa sengaja pada klan Harimau putih membawa informasi yang sangat penting dalam kehidupannya.


Jika bukan karena ini,mungkin Fu Bao masih berdiri dalam kegelapan tanpa mengetahui kalau hidupnya selama ini hanya secarik kertas yang ditulis oleh seseorang untuk memenjarakan hidup nya.

__ADS_1


Fu Bao memalingkan wajahnya dan menatap kearah jendela dan berkata kepada patriak Qi Feng:


"Baiklah ayo kita lakukan,tapi aku harap kau tidak akan menyesali keputusan mu saat ini.."


"Tidak akan." Ucap patriak Qi Feng percaya diri .


"Aku harap begitu." Cibir Fu Bao pada kepercayaan penuh patriak Qi Feng pada dirinya.


Flashback end


Ingatan Fu Bao tentang kejadian di kantor terputus setelah dia merasa tubuhnya perlahan-lahan diselimuti dengan cairan hangat, perasaan yang nyaman ini membuat nya ingin tidur.


Saat Fu Bao memejamkan matanya,dia tidak menyadari tubuhnya sedikit demi sedikit mulai berubah.


Termasuk tanda lahir hitam di wajah nya yang perlahan-lahan sedikit memudar.


Di bawah kakinya juga terdapat ratusan pola sihir kontrak.


Satu persatu dari harimau putih yang ada di lapangan pelatihan menandatangani kontrak dengan Fu Bao.


Dan kontrak itu merupakan kontrak kesetaraan yang mana kontrak itu sangat longgar tidak membawa kerugian pada kedua belah pihak, namun kontrak ini juga membawa keuntungan bagi kedua belah pihak Seperti sekarang yang mana saat Kultivasi Fu Bao naik level maka hewan kontrak nya juga ikut naik level.


Ledakan--


Ledakan--


Ledakan--


Ledakan--


Puluhan ledakan dari terobosan Kultivasi Fu Bao membuat dia langsung naik level menjadi baris Kultivasi Yuan Ying dalam sekejap mata.


Tidak hanya Fu Bao yang naik level,klan harimau putih serta Bai Bai yang ada di ruang Amethyst ikut naik level beberapa tingkat lebih tinggi.


Bahkan ada diantara klan Harimau putih yang sudah bisa berubah menjadi manusia.


Ratusan cahaya warna-warni berterbangan di langit yang membuat orang-orang yang ada di Alam rahasia melihat berdecak kagum dan juga heran dengan fenomena aneh itu.

__ADS_1


Ratusan ribu orang termasuk empat junior dari keluarga besar berdatangan ke tempat Fu Bao dan klan harimau putih berada.


Untungnya jarak tempat klan harimau putih sangat jauh dan penuh tantangan kalau tidak ,mungkin Fu Bao sudah dikepung.


__ADS_2