
Fu Bao sedikit demi sedikit memasukkan kekuatan cahayanya kedalam tubuh Phoenix putih.
Saat Fu Bao sedang berkonsentrasi untuk memasukkan kekuatan cahayanya,dia sama sekali tidak menyadari ada perubahan besar di tubuhnya.
Tubuh Fu Bao sekarang mulai mengeluarkan cahaya keemasan yang samar-samar menyinari ruang bawah tanah yang gelap.
Xiao Nai, Yuan Yi dan Feng Teng yang menyaksikan perubahan Fu Bao hanya bisa diam dan tidak berniat menganggu konsentrasi untuk menyelamatkan Phoenix putih.
Meskipun mereka bertiga sangat penasaran dari mana asalnya cahaya keemasan ini, tapi mereka sedikit menebak kalau cahaya itu ada hubungannya dengan pemurnian yang dilakukan Fu Bao.
[Bao Bao aku sudah memasukan separuh kekuatan cahaya ku sekarang apa lagi yang harus kulakukan?] Tanya Fu Bao melalui telepati sambil mengusap keringat dingin yang ada di keningnya.
[Tuan sekarang hanya perlu berkonsentrasi merasakan energi iblis yang ada di dalam tubuh Phoenix putih dengan seksama]
[Hmm]
Fu Bao mulai berkonsentrasi merasakan energi iblis yang ada di dalam tubuh Phoenix putih dan bertepatan saat dia mulai merasakan seluruh energi iblis di dalam sana sebuah mantra kuno yang tidak asing lagi muncul kembali di benaknya.
Tanpa membuang banyak waktu, Fu Bao segera membaca mantra kuno yang ada di benaknya dalam hatinya.
Dan bersamaan dengan selesainya pengucapan mantra Kuno yang dilakukan Fu Bao.
Sebuah cahaya lebih menyilaukan muncul di ruang bawah tanah dan ini menyebabkan mereka harus menutup mata.
Cahaya itu pun semakin lama semakin membesar yang membuat seluruh ruang bawah tanah langsung terang seperti ada lampu tiga ratus Watt.
Karena sangking terang nya, Feng Teng dan yang lain juga harus mengalami kebutaan sesaat.
Disisi lain Fu Bao yang sedang berkonsentrasi untuk memurnikan Phoenix putih sama sekali tidak menyadari perubahan besar apa yang ia lakukan.
Jika ada orang lain di ruang bawah tanah ini yang membuka mata dan menatap tubuh Phoenix putih mereka pasti melihat suatu keajaiban yang sangat mencengangkan.
Phoenix putih yang awalnya tidak memiliki kemungkinan untuk selamat kini sembuh dalam sekejap mata.
Bahkan tulang serta kekuatan suci yang tadi sudah rusak dan terkeropos oleh energi iblis kini kembali sembuh seolah-olah tidak pernah terluka.
Beberapa jam berlalu cepat, cahaya terang yang membutakan mata Feng Teng dan yang lain akhirnya menghilang.
Mereka bertiga mengedipkan mata beberapa kali untuk membiasakan diri dari terang ke gelap.
__ADS_1
Pusing dan mual adalah perasaan dirasakan ketiganya saat penglihatan mereka kembali.
Ketika mereka membuka mata...mereka bertiga langsung melihat ke tempat Fu Bao berada.
"Fu Bao!!!! " Teriak mereka secara bersamaan saat menemukan Fu Bao dalam keadaan pingsan yang mana mulut nya terus mengeluarkan darah hitam.
Mereka bertiga dengan panik menghampiri Fu Bao dan memeriksa keadaan nya.
Yuan Yi yang merupakan seorang alchemist segera memeriksa keadaan Fu Bao sekarang dengan menaruh energi spiritual kayu nya kedalam Fu Bao.
Namun semakin dia meriksa nya semakin dahinya mengerut.
"Bagaimana keadaannya?!" Tanya Feng Teng cemas saat melihat wajah buruk Yuan Yi ketika memeriksa tubuh Fu Bao.
Xiao Nai pun sama dia bahkan mengepalkan tangannya dengan erat saat melihat ekspresi buruk di wajah Yuan Yi yang sedang memeriksa Fu Bao.
Jantung keduanya langsung berdetak kencang di iringi rasa sakit menusuk.
Yuan Yi membuka matanya dan melihat kedua orang kuat di daratan ini kini membuat ekspresi seolah ingin membunuh seseorang.
Dia tidak menjelaskan tentang keadaan Fu Bao sekarang karena dia sendiri tidak tahu bagaimana harus menjelaskan kepada mereka tentang kondisi rumit tubuh Fu Bao.
Meskipun mereka berdua tidak tahu kenapa Yuan Yi tidak mengatakan sekarang,tapi mereka berdua juga tahu kalau ruang bawah tanah ini bukanlah tempat bagus untuk menyembuhkan Fu Bao.
Feng Teng adalah orang yang pertama yang menggapai tubuh Fu Bao dan membawanya ke pelukan dan pergi dari ruang bawah tanah dan diikuti Yuan Yi dan Xiao Nai di belakangnya.
Feng Teng langsung membawa Fu Bao ke kamarnya yang kebetulan letaknya tidak jauh dari tempat kerjanya.
Feng Teng membaringkan tubuh Fu Bao di tempat tidur dengan lembut dan setelah itu ia duduk di samping tempat tidurnya sambil merapikan rambut Fu Bao.
"Sekarang bisa katakan pada kami bagaimana kondisi tubuh Baoer Ku sekarang? " Feng Teng mengangkat kepalanya dan menatap Yuan Yi dengan wajah dingin.
Xiao Nai yang berdiri tidak jauh tempat Fu Bao berbaring sekarang juga menatap Yuan Yi.
Yuan Yi menghela nafas lalu menjelaskan kondisi tubuh Fu Bao yang rumit.
" Kondisi tubuh sekarang buruk bahkan aku sendiri tidak tahu bagaimana caranya untuk mengatakannya kepada kalian."
"Jangan bertele-tele katakan saja kami kondisi Baoer! " Ucap Feng Teng tidak sabar dan marah.
__ADS_1
Yuan Yi menggertak gigi nya dan memejamkan matanya:
"Kekuatan spiritual Fu Bao hancur, meridian meledak, kekuatan mental rusak bahkan kehidupannya pun di tubuhnya hampir hilang."
!!!!!
Feng Teng dan Xiao Nai tidak bisa menyembunyikan ekspresi putus asa di wajah mereka.
Feng Teng segera berdiri dan mencengangkan kedua bahu Yuan Yi dengan erat:
"Ap..apa yang kau katakan itu benar? Tidak...kau pasti salah.... Baoer ku tidak mungkin...." Feng Teng merasa langit runtuh,dia benar-benar tidak bisa membayangkan hidup tanpa nya.
karena sangking shock nya Feng Teng bahkan sampai muntah darah "Uhuuk! " dan kehilangan kendali kekuatan spiritual nya.
Xiao Nai bahkan lebih parah dari Feng Teng, dia seperti boneka tanpa jiwa.
Aura disekitarnya juga langsung berubah menjadi gelap seperti akan jatuh kedalam iblis.
Yuan Yi yang melihat keadaan parah dari kedua orang didepannya langsung berbicara untuk menghentikan keadaan yang semakin parah.
"Kalian berdua berhenti! Apa kalian ingin menghancurkan kamar ini! "
Tidak peduli apa yang dikatakan Yuan Yi kedua orang ini sama sekali tidak memperdulikan nya.
Melihat keduanya masih tidak mendengarkan nya Yuan Yi segera menggunakan kartu hole nya :
"Jika kalian berdua masih tidak mau berhenti! Kalian berdua benar-benar akan membunuh Fu Bao! "
Brugh!
Mendengar kalimat terakhir Yuan Yi, keduanya langsung tersadar dan bergegas memeriksa keadaan Fu Bao yang ada di tempat tidur.
Untungnya tidak ada yang terjadi pada Fu Bao
dia masih berbaring di sana dengan sehat tanpa sedikitpun terluka karena guncangan energi spiritual mereka.
Menghela nafas...
"Kau barusan berkata kalau kami akan benar-benar membunuh Baoer? Apa maksud dari perkataan mu itu...apa itu artinya Baoer ku akan baik-baik saja? " Feng Teng sangat cepat tanggap soal Fu Bao jadi dalam sekilas dia mengetahui inti dari kalimat Yuan Yi.
__ADS_1