
...----------------...
Asap dan api ada di mana-mana, bahkan bau darah tercium semakin jelas di medan perang.
Para makhluk abadi serta ras lain masih bertarung sengit dengan klan iblis.
Raungan serta teriakan pembunuh yang tiada habisnya menjadi hal yang paling sering terdengar di medan perang.
Disisi lain pertarungan Fu Bao dan Karayan semakin sengit, tidak ada satupun dari keduanya menunjukkan kelemahan dari satu sama lain.
Sampai tiba-tiba saja gerakan Karayan berhenti dan menatap langit dengan senyum aneh. "Tiba..."
Sebelum Fu Bao menyadari apa maksud perkataannya, Karayan telah menghilang dari pandangan Fu Bao.
Fu Bao yang melihat hilangnya Karayan segera mencarinya dengan kekuatan mental dan spiritual nya.
Namum dia tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Karayan di dekat medan perang.
Firasat buruk langsung muncul di hati Fu Bao.
"Aaaagrrh! " Raungan serta teriakan kengerian terdengar di medan perang tiba-tiba.
Fu Bao yang mendengar teriakkan itu, segera melupakan tentang hilangnya Karayan tiba-tiba dan segera mencari tahu penyebab teriakan itu.
Ketika Fu Bao sedang bergegas melintasi medan perang, dia melihat ada sebuah Formasi besar muncul tepat dibawah kaki pasukan nya, sebelum Fu Bao bisa memperingati pasukannya tentang bahaya Formasi.
Sebagian pasukan nya telah jatuh satu persatu dan darah mereka juga mulai terserap oleh Formasi besar itu.
Mata Fu Bao memerah saat melihat sebagian pasukannya tewas begitu saja didepan matanya,tanpa bisa ia selamatkan.
Tidak hanya pasukan Fu Bao yang menerima dampak dari formasi itu, tapi juga pasukan iblis juga ikut tewas karena formasi itu.
"Baoer--! " Feng Teng segera turun dari langit saat menyadari ada yang aneh dengan medan perang di bawahnya.
Namun saat ia baru turun alangkah terkejutnya ia saat melihat Fu Bao hampir terserang oleh Demon beast.
Feng Teng langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan Fu Bao, tapi langkahnya masih terlambat karena Demon beast itu sudah mulai menyerang Fu Bao.
Bom!
__ADS_1
Debu dan asap langsung mengepul di udara saat Demon beast itu menyerang Fu Bao.
Langkah Feng Teng terhenti, jantungnya bahkan berhenti berdetak melihat pemandangan mengerikan itu.
"Tidak! " Feng Teng dengan mata memerah bergegas berlari menuju lokasi Fu Bao tadi berdiri.
"Baoer, Baoer! Dimana kau?! Tolong jawab aku Baoer... dimana Baoer ku....." Feng Teng memegangi dadanya yang sakit saat tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kekasihnya.
Langit seakan runtuh, Feng Teng dengan tidak berdaya berlutut dan menangis pilu..
"Feng Teng! Ada apa denganmu? kenapa kau menangis? " Fu Bao segera melepaskan diri dari pelukan Long Yan yang baru saja menyelamatkan nya dari serangan Demon beast.
Fu Bao bergegas menghampiri Feng Teng yang sedang menangis..
"Baoerku.....masih hidup! Syukurlah kau masih hidup....aku pikir aku kehilanganmu.... Baoer... Baoer ku..." Feng Teng memeluk tubuh Fu Bao dengan erat seraya menangis senang.
Fu Bao yang tiba-tiba dipeluk Feng Teng hanya menepuk punggungnya dengan lembut.
"Aku baik-baik saja Feng Teng, Long Yan baru saja menyelamatkanku. "
Mendengar perkataan Fu Bao, Feng Teng segera menjatuhkan dirinya dari tubuh Fu Bao dan menatap Long Yan dengan tatapan terima kasih.
"Tidak perlu berterima kasih, sudah kewajiban dan keyakinan ku untuk melindungi Baoer setiap saat. " Ucap Long Yan.
"Berhenti bicara, baru saja tadi aku melihat sebuah Formasi besar mendadak muncul dan melahap habis kekuatan pasukan kita dan iblis. " Ujar Fu Bao.
"Formasi? " Feng Teng maupun Long Yan sama-sama merasa bingung, ketika mendengar perkataan Fu Bao.
"Ya, jika tebakan ku benar formasi itu pasti buatan Dewa iblis dan Karayan. " Fu Bao segera menjelaskan kepada mereka tentang hilangnya Karayan secara tiba-tiba saat pertarungannya,serta kemunculan mendadak dari Formasi besar yang melahap pasukan nya dan iblis.
Tanpa perlu mencari tahu Fu Bao langsung bisa mengetahui kalau ini pasti ada kaitannya dengan Dewa iblis dan Karayan.
"Sepertinya rencana kita harus berubah, aku akan mencari cara untuk menghancurkan formasi dan kalian berdua bertugas untuk memimpin pasukan yang tersisa untuk bergerak lebih cepat dalam membantai seluruh klan iblis. " Usul Fu Bao pada keduanya.
Namun sayangnya usulan Fu Bao di tolak keras oleh keduanya.
"Tidak bisa Baoer! Itu terlalu bahaya! " Feng Teng.
"Yang dikatakan Feng Teng benar, itu memang terlalu bahaya. Kita tidak boleh mengambil keputusan berisiko tanpa pikir panjang dulu. " Long Yan.
__ADS_1
"Aku tahu, tapi tidak ada cara lain hanya ada beberapa orang di dunia ini yang sangat memahami Formasi kuno dan aku mengenal dua orang yang sangat ahli dengan formasi Kuno yaitu Donghua dan Xiao Nai, tapi keduanya saat ini tidak ada disini.
Kita juga tidak mungkin mencari orang lain, Karena itu pasti akan membuang-buang waktu dan sekarang kita tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan itu.
Semakin cepat formasi itu hancur semakin sedikit korban yang berjatuhan.
Dan lagi aku memiliki kemampuan untuk menghancurkan formasi itu. " Jelas Fu Bao.
Keduanya terdiam tidak bisa membatah satu katapun yang diucapkan Fu Bao, karena mereka berdua tahu kalau itu memang cara tercepat dan aman.
Dengan hancur formasi itu semakin nihil kerusakan yang diakibatkannya.
Namun tetap saja mereka masih bertindak egois dan tidak mau Fu Bao mengambil resiko untuk menghancurkan formasi.
Tapi setelah melihat kekeras kepalaan di mata Fu Bao, keduanya hanya bisa mengalahkan.
" Baiklah kau menang....memang benar kalau lebih baik kau yang menghancurkan Formasi itu, alih-alih harus membuang-buang waktu mencari orang yang bahkan mungkin tidak dapat menghancurkannya.
Aku akan mengizinkan mu untuk pergi menghancurkan formasi itu, tapi dengan satu syarat..." Henti Feng Teng.
"Syarat apa? " Fu Bao menatap Feng Teng dengan tidak sabar.
"Syarat adalah membiarkan aku ikut bersama mu. " Kata Long Yan serius.
Feng Teng yang ada disampingnya tidak membatah perkataan Long Yan karena memang itulah yang ia maksud.
Sebenarnya Feng Teng ingin dirinya langsung yang mengikuti dan melindungi Fu Bao dalam proses penghancuran Formasi.
Namun dia tahu kekuatan nya saat ini tidak cukup melindungi Fu Bao dari bahaya Formasi.
Long Yan yang sudah berada di The Lord lebih cocok untuk melindungi Fu Bao.
Meskipun Kultivasi Long Yan saat ini masih sangat kurang dibandingkan dengan Dewa iblis, tapi paling tidak itu lebih dari cukup membunuh dan melawan Karayan yang merupakan satu-satunya tangan kanan Dewa iblis.
"Baiklah, aku setuju mari kita mulai rencananya. " Fu Bao mengangguk kepada Feng Teng dan pergi berlari bersama Long Yan disampingnya.
Mereka berdua sekarang bergegas mendekati inti dari formasi yang tiba-tiba muncul tadi.
Saat mereka sampai di inti formasi mereka melihat....
__ADS_1