
Bab 85
Fu Bao menyadarkan punggung nya di batu besar dekat Air terjun sedangkan setengah tubuhnya mulai menikmati aliran air sejuk yang menyapu setiap jengkal tubuh nya.
Suara air terjun membuat banyak ketenangan di sekeliling nya yang menyebabkan Fu Bao berpikir untuk berkultivasi disini.
Karena telah memikirkan hal ini Fu Bao segera melaksanakan nya.
Dia memejamkan kedua matanya lalu menyilang kan kedua kakinya dan kedua tangannya membentuk segitiga terbalik setelah melakukan itu ia meletakkan tangan nya tepat di bagian depan perutnya.
Fu Bao menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskan nafas nya secara perlahan dan itu dilakukan secara terus menerus sampai dirinya mulai merasakan Aura Qi di sekelilingnya.
Ketika matanya terpejam dia melihat banyak bintik-bintik cahaya warna-warni di sekeliling nya, namun bila diperhatikan lebih seksama bintik cahaya biru dua kali lipat lebih banyak bintik cahaya yang lain.
Melihat hal ini mana mungkin Fu Bao menyia-nyiakan nya dia segera menyerap Aura Qi Air disekelilingnya.
Dia terus menyerap Aura Qi Air sampai-sampai membentuk sebuah kabut di sekelilingnya akibat penyerapan Aura Qi yang dilakukan nya.
Fu Bao sama sekali tidak menyadari tindakan nya ,dia sekarang masih dengan rakus menyerap bintik-bintik cahaya biru disekitar nya.
Jika ada orang lain melihat tindakan Fu Bao mereka pasti berpikir kalau Fu Bao gila.
Karena menyerap Aura Qi Air berlebihan menyebabkan aliran darah di tubuh membeku karena kedinginan.
Tidak hanya itu rata-rata pemilik Akar spritual surgawi Air memiliki kelemahan yang mana bila mereka menyerap Aura Qi secara berlebihan hati mereka akan terasa sangat dingin.
Sama halnya dengan akar spritual surgawi lainnya, mereka juga akan mengalami hal sama bila menyerap Aura Qi mereka secara berlebihan.
Jika mereka berani melakukan hal itu, mereka akan terbunuh oleh jenis Aura Qi mereka sendiri dan jika hal itu terjadi maka mereka akan meledak karena kelebihan muatan.
Karena efek samping sangat mengerikan banyak orang yang tidak berani menyerap Aura Qi miliki mereka dengan secara berlebihan.
Maka karena itu banyak pemilik Akar spritual surgawi lebih berhati-hati saat berkultivasi karena bisa-bisa kematian yang membawa mereka bila ceroboh sedikitpun.
Untuk kelemahan Akar spritual surgawi sendiri tidak banyak diketahui orang lain, lagipula pemilik Akar spritual surgawi sangat langka jadi tidak banyak orang yang tahu tentang hal itu.
Tapi tetap saja itu tidak bisa dikatakan kelemahan bagi pemilik Akar spritual surgawi lagipula selama mereka berhati-hati ledakan karena kelebihan Aura Qi tidak akan pernah terjadi pada mereka.
Disisi lain Fu Bao tidak mengetahui hal itu dan dia sekarang benar-benar tenggelam dalam kegilaan penyerapan Aura Qi Air disekitar nya.
Dia baru mau berhenti saat merasa dantian telah penuh dengan jejak Aura Qi Air.
__ADS_1
Bahkan Fu Bao bisa melihat tanda-tanda terobosan pada basis Kultivasi nya.
Hanya butuh sentuhan terakhir agar bisa dengan lancar naik level menjadi puncak Yuan Ying.
Tapi ketika Fu Bao akan mulai melakukan terobosan sebuah gerakan disekitar masuk ke telinga nya.
Yang menyebabkan Aura Qi Air yang ia serap langsung terhenti.
"Uhuuk! " Fu Bao mengusap darah yang keluar dari mulutnya akibat karena gangguan saat Kultivasi.
Fu Bao memejamkan matanya untuk memeriksa keadaan dantian, tapi untungnya tidak ada kerusakan parah pada dantian yang bisa dianggap aman untuk saat ini.
Fu Bao membuka matanya kesal untuk melihat siapa yang telah menggangu Kultivasi nya.
Ketika Fu Bao membuka matanya dia melihat sosok pria tampan berjubah hitam polos sedang menatap dengan tatapan kosong tidak jauh darinya.
Melihat keberadaan pria itu Fu Bao terkejut dan segera melihat keadaannya yang hampir setengah telanjang.
Dalam sekejap ia melambaikan tangannya dan sebuah gaun biru langsung terpasang di tubuhnya secara ajaib.
Fu Bao keluar dari Air dan menatap pria itu dengan dingin.
"Siapa kau"
Penampilan diam Pria itu yang menjawab pertanyaan Fu Bao dan dia terlihat sama sekali tidak peduli dengan pertanyaan Fu Bao
Dia masih menatap Fu Bao dengan wajah kosong.
Fu Bao mengerutkan keningnya saat melihat perilaku diam pria didepannya.
Mata Fu Bao tanpa sengaja melihat darah di perut pria didepannya.
'seperti nya pria ini terluka, tapi kenapa aku tidak bisa mendeteksi kedatangan nya ' pikir Fu Bao rumit saat dia tidak merasa kedatangan pria itu.
Jika bukan karena suara yang dibuat Pria itu mungkin Fu Bao tidak akan pernah menyadari keberadaannya.
Saat Fu Bao masih tenggelam dalam pikirannya, Pria itu telah muncul dihadapannya.
Fu Bao: "!!!"
Kedua matanya terbelalak terkejut saat melihat gerakan cepat pria itu.
__ADS_1
"Tolong Aku" ucap pria itu dengan suara serak dan setelah mengatakan pria itu jatuh pingsan.
Dan Secara refleks Fu Bao menangkap Pria itu " Hei!"
Fu Bao mencoba membangunkan pria yang sekarang berada di pelukannya.
Melihat Pria itu masih belum juga bangun Fu Bao hanya bisa mendesah tak berdaya dengan kesialan nya.
Tidak hanya gagal naik level dan sekarang ia harus mengurus pria yang tidak ia kenal.
Fu Bao hanya bisa pasrah menyeret tubuh pria yang ada di pelukannya untuk diperiksa.
Fu Bao membaringkan pria di tanah dan mulai memeriksa luka yang ada di tubuh sang pria.
Saat Fu Bao memeriksa dia melihat luka di tubuh pria ini sangat parah.
Tidak hanya luka yang sobek karena benda tajam Fu Bao juga menemukan daging yang ada disekitar lukanya mulai menghitam.
Yang bisa ia lihat sekilas kalau Pria ini sedang di racuni tanpa banyak pikir Fu Bao segera mengeluarkan pill Anti racun dari cincin penyimpan nya.
Dan memberikan nya kepada sang pria yang sedang pingsan,tapi saat dia akan memasukkan Pill.
Fu Bao mendapati dia tidak bisa memasukkan nya kedalam mulut sang Pria.
Fu Bao bahkan sudah dengan kasar membuat sang pria membuka mulutnya akan tetapi itu tetap juga tidak berhasil.
Mulut pria itu seperti di lem yang membuat Fu Bao tidak bisa berbuat apa-apa.
"Huh! Hei buka mulutmu! " Fu Bao menepuk pipi Pria itu, namun cara ini masih juga belum berhasil.
Fu Bao ingin menyerahkan untuk menyelamatkan pria yang tidak mau diajak kerjasama.
Tapi matanya tanpa sengaja melihat wajah pria itu mulai menghitam yang menandakan kalau racun di tubuh pria itu mulai menyebar.
Rasa kemanusiaan tiba-tiba muncul di hati Fu Bao yang menyebabkan dia melakukan sebuah tindakan yang tidak pernah ia pikirkan sekalipun.
Dia memakan Pill anti racun ke mulutnya lalu ia menunduk kepalanya dan mencium bibir pria itu.
Fu Bao menggigit bibir sang pria yang menyebabkan mendengus kesakitan melihat peluang ini Fu Bao segera menyerahkan Pill yang telah meleleh di mulutnya kedalam mulut sang pria.
Glek--
__ADS_1
Suara menelan air liur membuat keadaan disekitar berubah menjadi sangat ambigu