The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 41 Donghua menggoda Fu Bao


__ADS_3

Bab 41 Donghua menggoda Fu Bao


Donghua menyunggingkan senyum dan bertanya kepada Fu Bao: "jadi apa keputusan mu?"


"...." Fu Bao mengerti apa yang dimaksud perkataan Donghua, tapi dia masih ragu untuk mempercayai seseorang,selain Bai Bai dan Bao Bao yang terikat kontrak jiwa dengan nya.


Melihat Fu Bao terdiam, Donghua tidak terlalu mendesak Fu Bao untuk segera mengambil keputusan sekarang.


Dengan sabar Donghua menunggu keputusan apa yang akan dipilih sang gadis di dalam ramalan.


Itu benar, Fu Bao adalah gadis yang ada di ramalan yang ada dipikirkan Donghua, Donghua baru menyadarinya saat melihat tanda lahir unik yang ada dipergelangan kiri Fu Bao.


Ternyata tanda lahir unik itu,merupakan petunjuk orang yang ada didalam ramalan.


Bahkan jika Donghua tidak ingin mempercayai nya,dia tetap harus percaya karena dia merasakan perasaan yang sangat tidak asing didalam tubuh Fu Bao.


Donghua merasa familiar dengan perasaan itu, tapi ia lupa dimana dia pernah merasakan nya.


Perasaan itu sangat aneh...


Donghua merasa tarikan yang membuat dia ingin dekat dengan Fu Bao, tapi di satu sisi ia merasa ada niat membunuh yang sangat besar yang mencegahnya untuk tidak mendekati Fu Bao lebih jauh lagi.


Niat membunuh yang berasal dari tubuh Fu Bao, sangatlah kuat sampai-sampai membuat Donghua bergidik ngeri ketika ia ingin menjelajahi tubuh Fu Bao dengan mengunakan Indra spritual.


Tapi bukan nya takut, Donghua malah menjadi semakin penasaran dengan rahasia tersembunyi dalam sosok gadis mungil didepannya: ' ini semakin menarik~'


Donghua menjilati bibirnya, tidak sabar untuk membedah tubuh gadis didepannya untuk menemukan rahasia itu.


Fu Bao tidak menyadari kalau pria didepannya sedang memikirkan cara untuk membedah tubuh nya, jika ia mengetahui Fu Bao tidak akan membuat keputusan secara gegabah atau dia mungkin berpikir ulang untuk menerima Donghua menjadi gurunya.


" Aku menerima tawaran mu." Fu Bao telah memikirkan cukup lama pada akhirnya dia memilih untuk berjudi,dia ingin Donghua menjadi gurunya bukan hanya karena ia tidak menemukan seorang yang lebih cocok untuk melatihnya, tapi itu juga karena Fu Bao merasa Donghua tidak sederhana seperti yang terlihat.


" aku senang dengan keputusan mu, jadi mohon kerjasama nya." Donghua tersenyum rahasia dan ia mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan, sebagai tanda aliansi kerjasama mereka.


Fu Bao melihat uluran tangan Donghua, setelah terpaku beberapa saat Fu Bao memutuskan untuk menerima jabat tangan dari Donghua.


"Mohon kerjasama." ucap Fu Bao sambil tersenyum tipis

__ADS_1


"Tentu saja." balas Donghua dengan senyuman juga.


Senyum diwajahnya Donghua semakin meningkat,: " ups! Aku hampir lupa,aku membutuhkan darah mu untuk bayaran sebagai guru pembimbing."


"Darah?" Fu Bao terkejut setelah mendengar bayaran yang diajukan oleh Donghua.


Walaupun Fu Bao Sendiri telah menduga tidak ada makanan gratis di dunia tanpa alasan.


Tetap saja Fu Bao tidak menyangka kalau bayaran yang ditawarkan oleh Donghua sebagai ia imbalan menjadi gurunya adalah darah nya.


Fu Bao menatap curiga Donghua...


Donghua sendiri terlihat tidak peduli dengan tatapan curiga Fu Bao,dia masih dengan santai menjelaskan kenapa ia membutuhkan darah Fu Bao.


" Aku hanya meminta setetes darah mu,dan itu tidak setiap hari. Hanya pada saat basis Kultivasi mu meningkatkan saja, dan aku juga tidak membutuhkan darah mu sekarang."


"Lalu kapan kau menginginkan darah ku?" Tanya Fu Bao penasaran dan sedikit menurunkan kewaspadaan nya.


"Saat basis Kultivasi mu berada di Periode Pembentukan Yayasan."


Mendengar kalau ia hanya bisa memberikan setetes darah nya saat dia berada di level Periode Pembentukan Yayasan membuat Fu Bao bernafas lega.


"Aku tahu kau tidak menolak tawaran ku~" Donghua tersenyum senang saat mendengar Fu Bao telah setuju.


"Kalau begitu mulai sekarang panggil aku guru." Ucap Donghua tiba-tiba.


"Ah?" Fu Bao bingung kenapa topik pembicaraan melompat jauh kearah yang tidak dimengerti nya.


Seperti melihat kebingungan Dimata Fu Bao, Donghua dengan baik hati menjelaskan alasannya :" tentu saja kau harus memanggil ku guru, terlebih lagi aku akan menjadi guru mu, mulai dari sekarang" Donghua tersenyum bangga.


"...." Fu Bao tidak mengerti darimana kebanggaan Donghua itu berasal.


Melihat Fu Bao masih belum memanggil nya guru,itu membuat keinginan menggoda Donghua muncul.


Dia dengan senyum licik berjalan mendekati Fu Bao dan berbisik ditelinga mungil nya, dengan suara serak pria dewasa dingin dia : "Ayo sayang....panggil Guru~~"


Fu Bao: "!!!"

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan!!?" Fu Bao menutup telinga yang memerah karena menerima bisikan Donghua tiba-tiba, tidak hanya itu Fu Bao bahkan mundur beberapa langkah menjauh dari Donghua seperti melihat binatang buas.


"Hahaha.…" Donghua tidak merasa tersinggung atas penghindaran Fu Bao,ia malah tertawa lepas sambil memegangi perutnya yang sakit saat mentertawakan penampilan pemalu Fu Bao.


"Kau!!" Mulut Fu Bao manyun dan memalingkan wajahnya yang merah karena malu.


karena Fu Bao sudah tahu cara keluar dari tempat aneh ini, jadi membuat keputusan melarikan diri dari Donghua : "Aku akan pergi keluar."


Bush!


Fu Bao menghilang tempat berdiri sebelumnya, meninggalkan Donghua yang masih tertawa.


"Hah... bagaimana bisa ada gadis seimut itu" Donghua melambaikan tangannya dan sebuah sofa muncul dari udara tipis.


Dia menyadarkan tubuhnya yang lelah tertawa di sofa dan diwajahnya tampan masih terpasang senyum yang tidak pernah muncul selama ribuan tahun.


Jika ada orang lain yang mengenal Donghua disini, mereka akan sangat terkejut saat melihat senyum orang yang biasanya terkenal sebagai raja neraka kini tersenyum seperti angin musim semi.


Dan Donghua juga tidak menyadari perubahan besar didalam hidup nya setelah bertemu Fu Bao.


Donghua juga tidak akan membayangkan akan berdiri saling berdampingan tidak peduli hidup mati. Dia akan selalu tinggal disisi Fu Bao tidak peduli seberapa bahayanya itu.


Jika dimasa lalu Donghua diberitahukan kalau ia akan rela mati demi seseorang,dia pasti tidak mempercayai dan mengatakan orang itu gila lalu memerintahkan bawahannya untuk memutilasi tubuh orang itu.


Ps: angin musim semi artinya hangat.


*yang berati Senyum Donghua seperti angin musim semi sama aja kaya senyum Donghua sangat hangat.


Oh ya,Ml 1 tipe orang yang agak psikopat.


sedangkan Ml 2 (Fu Heng) tipe dingin seperti batu es.


kalau ada yang tidak kalian mengerti dari kata-kata author tulis kalian diperbolehkan ko, buat kritik serta saran.


Author GK bakal merasa tersinggung menerima kritik kalian 😄


jangan lupa like, komen, vote, favorit, dan follow 👌

__ADS_1


terima kasih.


__ADS_2