The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 71 bayi harimau putih


__ADS_3

Bab 71


Suara burung bernyanyi terdengar di hutan yang sepi..


Terkadang suara beberapa binatang lain terdengar juga di hutan ini..


Angin lembut menerpa setiap dedaunan yang ada di hutan..aroma tanah yang khas serta embun pagi yang membasahi dedaunan membuat suasana hutan sangat sejuk..


Tanah yang basah karena udara lembab dan hujan terus mengguyur hutan ini mengakibatkan tanah di hutan sangat licin dan berlumpur.


Hal ini juga yang memicu Bao Bao untuk terpeleset beberapa kali karena ia tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya bahkan Sangking sering jatuh nya Bao Bao membuat dirinya menjadi sangat kotor.


Seperti habis bermain di lumpur.


Bahkan Fu Bao tertawa geli saat melihat Bao Bao di tutupi lumpur dan dedaunan.


"Tuan berhenti tertawa! Bantu Bao Bao membersihkan lumpur ini woooooo~~" ucap Bao Bao dengan suara menyedihkan.


"Hahaha, oke berhenti menangis Bao Bao" Fu Bao melambaikan tangannya dan mengucapkan mantra pembersih sambil menahan senyum nya.


Dalam sekejap Bao Bao yang kotor kembali bersih :


" Tuan~ Bao Bao tidak ingin berjalan lagi.. gendong~~" Bao Bao mengulurkan kedua tangannya meminta gendong.


Fu Bao tersenyum dan membungkuk setengah tubuhnya dan mengangkat Bao Bao kedalam pelukannya.


Dan melanjutkan perjalanan nya.


Berbeda ketika Bao Bao yang kesulitan berjalan di hutan Fu Bao justru bisa dengan mudahnya melangkah kaki di hutan yang licin dan dipenuhi lumpur.


Dia juga tidak menggunakan kekuatan spiritual sedikitpun saat dirinya berjalan.


Setiap langkah kakinya tidak membuat lumpur dibawah kakinya mengotori pakaian nya.


Yang menyebabkan Fu Bao tetap bersih tanpa sedikitpun ditutupi lumpur ataupun daun.


Jika bukan karena Bao Bao pernah melangkah kakinya di tanah dia pasti mengira tanah kering dan sama sekali tidak licin.

__ADS_1


Kalau tidak kenapa tuan nya bisa dengan mudah berjalan di jalan tanah yang amat licin.


Tapi Bao Bao mengaitkan ini semua karena kekuatan Tuan nya yang sangat kuat.


Fu Bao tidak peduli dengan apa yang sedang dipikirkan Bao Bao..dia tetap melanjutkan perjalanan mereka di hutan ini.


Semakin Fu Bao masuk kedalam hutan semakin dia mengingatkannya pada sesuatu yang ada di masa lalu.


Suasana hutan yang ada di sini sangat mengingatkan Fu Bao pada kejadian masa lalu nya.


Saat dirinya pertama kalinya berlatih di hutan hujan tropis bersama kelompok pembunuhan lainnya.


Pengalaman di hutan hujan tropis itu sangat tidak mengenakkan bagi nya karena ia mengalami pengalaman menyakitkan yang mana dia harus menerima radang dingin, gigitan nyamuk dan lintah, kekurangan makanan hangat menjadi Fu Bao harus bertahan hidup dengan kelompok lain dengan memakan serangga yang ada di hutan hujan tropis saat itu.


Yang paling menakutkan dari hutan tropis itu adalah udaranya lembab yang menyebabkan mereka kesulitan untuk membuat api apalagi membuat makanan hangat.


Untuk bertahan hidup di hutan hujan tropis itu Fu Bao dan kelompok lain mengandalkan buah-buahan liar dan serangga yang hidup di hutan itu.


Fu Bao menggeleng kepala untuk berhenti memikirkan masa lalunya dia sekarang hanya perlu fokus pada masa depan dan tidak perlu lagi mengingat masa lalu yang suram.


Begitu dia dan Bao Bao semakin dekat dengan kedalaman hutan mereka mendengar suara pertengkaran tidak jauh dari depan mereka.


Jika dirasa tidak ada bahaya yang mengancam nyawa barulah mereka akan mengambil tindakan untuk muncul di hadapan mereka.


Dengan gerakan ringan Fu Bao melompat ke atas pohon dan berdiri di sana.


Tidak berhenti di pohon itu untuk waktu lama Fu Bao kembali melompat dari dahan ke dahan pohon lain.


Setelah sampai di pohon yang sedikit dekat dengan tempat pertarungan yang sedang terjadi barulah ia berhenti melompat.


Tempat Fu Bao berdiri sekarang sangat tersembunyi orang lain mungkin tidak akan melihat dengan jelas jika tidak mengamati nya dengan seksama


Di tambah lagi Fu Bao dengan sengaja melemah rasa kehadirannya untuk tidak ketahuan orang lain.


Yang membuat sosok Fu Bao menjadi semakin tak terlihat.


Fu Bao yang berdiri di atas pohon mulai mengamati pertengkaran yang terjadi di bawah nya dengan sepasang mata penasaran.

__ADS_1


Matanya berhenti di benda berbulu yang sedang dipegang seorang gadis.


Setelah melihat lebih dekat lagi barulah dia menyadari kalau yang dipegang gadis itu bukanlah benda berbulu melainkan bayi harimau putih.


Fu Bao juga mengetahui penyebab pertengkaran mereka sebenarnya karena bayi harimau putih yang ada di tangan gadis itu.


Rupanya kelompok gadis itu menemukan bayi harimau putih tanpa ada sosok induk yang menjaga disampingnya karena melihat keadaan sekitar aman dan tidak ada tanda-tanda keberadaan induk harimau putih mereka memutuskan untuk mengambil nya untuk dijadikan hewan kontrak gadis itu.


karena di antara mereka hanya gadis itu yang tidak memiliki hewan kontrak dan terlebih kekuatan dari harimau putih spirit itu sendiri sangat kuat yang membuat mereka semakin menginginkan bayi harimau putih.


Dan penemuan bayi harimau putih itu disaksikan oleh kelompok lain yang juga ternyata berada dekat dari lokasi kejadian.


Karena serakah atas kekuatan beast spirit harimau putih yang menyebabkan mereka ingin merebut bayi harimau putih.


Kemunculan kelompok lain yang tiba-tiba ingin merebut bayi harimau putih dari gadis itulah yang menyebabkan terjadinya pertengkaran di kedua sisi kelompok.


kelompok yang ingin merebut bayi harimau putih dari kelompok gadis itu menuduh kalau mereka telah mencuri bayi harimau putih dari mereka.


Tentu saja tuduhan itu dibantah keras oleh gadis yang sedang memegang bayi harimau.


"Bayi harimau putih ini kami yang pertama kali menemukan nya..kalian ini sangat tidak masuk di akal! bagaimana mungkin bayi harimau putih ini milik kalian!!" ucap gadis itu dengan nada marah.


" Tapi kami lebih dulu sampai disini jadi tentu saja bayi harimau putih itu milik kami sekarang " Balas ketua kelompok lain.


" Yah itu benar kami lebih dulu sampai disini jadi bayi harimau putih memang milik kami " Bahkan pengikut nya mengiyakan perkataan tidak masuk akal dari ketua mereka.


"Tidak mungkin..kami tidak akan menyerahkan bayi harimau putih ini! berhentilah bermimpi." Tolak tegas dari ketua kelompok gadis itu membuat kelompok lain marah.


Dan terlebih lagi mereka melihat kalau kelompok gadis itu masih belum mau menyerahkan bayi harimau putih.


Yang menyebabkan mereka langsung memulai pertarungan untuk mengambil Secara paksa bayi harimau putih itu.


Sesaat kedua kelompok itu bertengkar terdengar auman keras dari segala sisi arah.


Seketika pertarungan di antara keduanya mulai terhenti mereka semua dengan waspada melihat ke arah sekitar untuk mencari tahu asal auman itu.


...****************...

__ADS_1


🌷🌺 jangan lupa like komen vote favorit dan gift oke? 🌺🌷


__ADS_2