The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Episode khusus : Malaikat


__ADS_3

Fu Bao memutar meja putar, dan berhenti di kata berwarna putih.


[ Ding! Selamat tuan mendapatkan [ malaikat pelindung] ]


"?"


Sebuah pil putih berbentuk kelereng muncul di tangannya saat Fu Bao ingin bertanya apa maksud hadiah tersebut kepada Bao Bao, sebuah pintu putih tiba-tiba muncul di udara.


"!?"


Saat pintu itu terbuka sepasang kaki indah melangkah ke luar, dan ketika Fu Bao melihat seluruh tubuh pemilik kaki indah alangkah terkejutnya, dia saat menatap pria tampan yang muncul di pintu itu terlebih lagi pria itu memiliki sepasang sayap malaikat yang sangat indah.


"Tuan!" Suara dingin pria malaikat.


Fu Bao masih terkejut dengan kedatangan Malaikat tadi dan ia baru menyadari kalau malaikat tadi sedang berlutut seperti ksatria.


"Kamu!? Apa yang sedang kamu lakukan cepat bangun" perintah Fu Bao saat melihat pria Malaikat di depannya sedang berlutut.


Malaikat itu seperti tidak menanggapi perkataan Fu Bao dan masih terdiam.


Fu Bao hanya bisa menghela nafas tak berdaya dia hanya bisa berkata kepada malaikat didepannya," apa kamu benar-benar malaikat?"


Pria malaikat mengangguk kepalanya menanggapi pertanyaan Fu Bao.


"Tapi.... bukankah ras malaikat telah punah?" Tanya ragu Fu Bao.


" Tuan dia memang ras malaikat,tapi Bao Bao tidak tahu bagaimana mungkin ras malaikat masih ada, setahu Bao Bao ras malaikat telah menghilang sebelum perang antara dewa dan iblis " benar Bao Bao.


Fu Bao menatap Bao Bao dengan ragu dan tangan menunjuk gemetar ke arah malaikat yang sedang berlutut di depannya,


"Kalau Ras malaikat telah punah,lalu ini apa?hantu malaikat?"


Mulut Bao Bao dan pria malaikat berkedut tidak tahu bagaimana tuan berpikir sampai kesana yang jelas pria malaikat sekarang tidak ingin disalah pahami sebagai hantu.


Dengan suara dingin pria malaikat berkata " aku benar-benar malaikat dan bukan hantu malaikat... Aku merupakan satu-satunya malaikat yang masih hidup di dunia ini. Ribuan tahun yang lalu saat Dewa iblis masih berkuasa, ras malaikat merupakan ras terdekat dengan Dewa pencipta.


Karena kemampuan cahaya serta pelindung yang kami miliki, ras malaikat menjadi satu-satunya ras yang disukai surga, hingga suatu hari ada pengkhianat diantara para malaikat tidak hanya mengkhianati Dewa dan malaikat.

__ADS_1


Dia juga meracuni bangsa sendiri dan berbalik bersekutu dengan kegelapan.


Pengkhianat bernama Karayan yang dulunya merupakan salah satu malaikat terkuat di surga yang mana sekarang menjadi salah satu tangan kanan terpercaya Dewa iblis.


Kami juga tidak tahu alasan Karayan mengkhianati ras kami,jika saja aku tidak diselamatkan Dewa pencipta, mungkin ras malaikat benar-benar punah seperti yang dikabarkan dunia.


Dan sebagai balasan atas penyelematan Dewa pencipta padaku, aku harus melakukan sumpah setia pada utusan Dewa di masa depan nanti. "


Ketika pria malaikat itu menyebutkan kata Karayan matanya berkedip dengan cahaya kebencian lagipula siapa yang tidak sedih saat bangsanya sediri perlahan-lahan mati dan dilupakan oleh dunia.


Fu Bao terdiam saat mendengar cerita akhir sedih ras malaikat.


"Lalu benda apa ini?" Tanya Fu Bao sambil menunjukan kelereng putih ditangannya.


"Itu pil jiwa yang menghubungkan nyawaku" jawab pria malaikat itu masih dengan suara dingin.


"Ah? Maksud mu kelereng putih ini nyawa mu? Lalu bagaimana kalau aku tidak sengaja menghancurkan nya? bukankah itu artinya kamu akan mati" Fu Bao


"Hmm" angguk malaikat itu dengan acuh tak acuh.


Fu Bao segera menatap Bao Bao dan bertanya " Bao Bao benda ini tidak akan akankah dimakan kan? " tanya Fu Bao dengan penuh harap.


" Bao Bao bukankah kamu pernah berkata padaku hanya pil yang bisa ditelan, dan ini jelas bukan pil"


"Tapi tuan benda itu berbentuk pil, lagipula tuan pernah banyak menelan benda yang seperti ini jadi untuk apa Tuan ragu-ragu?"


"Jika ribuan benda berbentuk pil yang muncul bukankah aku harus tetap menelan nya? bisa-bisa nanti aku sakit perut karena menelan banyak benda aneh seperti ini" Fu Bao kesal.


"Tuan beberapa kali Bao Bao mengatakan! Tuan tidak akan sakit perut, kalau cuman makan hadiah yang diberikan Lotre ajaib! " Bao Bao mengatakan itu dengan frustasi.


Namun sayang tidak peduli seberapa frustasi Bao Bao, pikiran Fu Bao tidak pernah terhubung dengan nya,dia justru malah menghela nafas dengan pasrah sambil berkata:


" Seperti nya aku harus segera berlatih cara membuat obat sakit perut "


"Tuan! Bahkan jika makan ribuan pil seperti ini! Tuan tidak akan sakit perut "


"Maksud mu kelereng yang seperti ini akan muncul banyak lagi"

__ADS_1


"!" Bao Bao tidak mengerti kenapa Tuan nya begitu keras kepala dan tidak mau mendengarkan penjelasan nya sama sekali.


"Aku sudah membayangkan bagaimana nasib perut ku" Fu Bao menundukkan kepalanya sedih saat memikirkan harus menelan berbagai benda aneh di perutnya.


Bao Bao tidak berdaya saat mendengar keluhan tuan nya yang tidak mau menelan hadiah yang diberikan Lotre ajaib.


Saat Fu Bao dan Bao Bao bertengkar mereka tidak menyadari kalau malaikat tadi sedang berlutut dengan ekspresi dingin kini berubah menjadi menatap keduanya dengan tampang heran ketika mendengar pertengkaran lucu Fu Bao dan Bao Bao.


Sudut bibirnya bahkan mulai mengembang menjadi senyum tipis, tapi itu semua hanya berlangsung sesaat karena ketika Fu Bao berbalik menghadap malaikat senyum yang ada di wajahnya dalam sekejap menghilang seolah tidak pernah terjadi..


"Apa tidak masalah kalau aku menelan pil jiwa mu? " Fu Bao menanyakan pendapat Karayan yang sedang berlutut.


" Sudah merupakan misi ku untuk selalu di sisimu. " Karayan mengatakan itu penuh ketulusan tanpa sedikitpun kepalsuan.


Melihat keyakinan dan kepercayaan Karayan pada dirinya, Fu Bao dengan berat hati menelan pil jiwa malaikat kedalam mulutnya.


Yang mana dalam sekejap Fu Bao bisa merasakan kalau dirinya sekarang terhubung dengan malaikat di depannya.


"Siapa namamu? " Tanya Fu Bao yang akhirnya ingat kalau ia masih belum mengetahui nama malaikat didepannya.


"Lu Yi "


"Baiklah mulai sekarang kau akan menjadi mitraku dan perkenalkan namaku Fu Bao dan ini Bao Bao. "


"Halo. " Dengan senyum lembut Lu Yi menyapa Fu Bao dan Bao Bao.


...****************...


Ps: Halo sayang novel ini, sebentar lagi akan tamat, mungkin ada tiga atau sampai empat bab lagi untuk tamatin novel ini.


Sebenarnya bab ini author tulis karena terinspirasi dari mimpi author semalam.


Mungkin karena ini ditulis dari mimpi author semalam yang sangat bagus dan jelas berasa nyata banget, tulis author jadi lebih enjoy dan gak terlalu berbelit-belit.


Author bahkan gak nyangka bakal mimpi aneh kaya gitu.


Pokoknya ini bab khusus mungkin ada sedikit kaitannya dengan bab asli.

__ADS_1


Terima kasih 😄🌈


__ADS_2