
Bab 88
Jadi Fu Bao sekarang hanya bisa membunuh singa api dengan sangat berat hati.
Disisi lain Xiao Nai menyadari keanehan Fu Bao saat sedang pertarungan.
Dia bisa merasakan perasaan sedih di tubuh Fu Bao meskipun Fu Bao mencoba menyembunyikan Xiao Nai dapat melihat suasana nya tidak baik.
Meskipun Xiao Nai tidak tahu alasan nya dia hanya mengaitkan ini karena Fu Bao tidak bisa melihat darah.
Lagipula Fu Bao adalah gadis kecil yang polos dan baik yang tidak bisa melihat kematian sedikitpun dihadapannya.
Xiao Nai langsung mengambil alih semua pertarungan dan segera membunuh semua singa api dalam gerakan sekejap.
Bahkan Fu Bao terkejut melihat gerakan Xiao Nai yang tiba-tiba berubah menjadi sangat beringas.
Tak butuh lama setelah Xiao Nai mengambil alih pertarungan hampir semua singa api yang ada di Padang rumput langsung terbunuh.
Xiao Nai menurunkan pedang nya dan berbalik menatap Fu Bao sambil tersenyum tipis.
Pipi Xiao Nai yang ternoda darah tidak mengurangi penampilan yang sangat tampan.
Dia dengan acuh tak acuh mengusap pipinya yang ternoda darah.
Xiao Nai berjalan ke arah Fu Bao selangkah demi selangkah melewati mayat-mayat singa api dan berkata kepada Fu Bao sambil tersenyum tipis :
" Jika kau tidak ingin melihat darah... biarkan aku yang mengatasi nya..kan aku pengawal mu "
Fu Bao: "???"
Fu Bao jelas tidak mengerti kenapa Xiao Nai tiba-tiba mengatakan hal aneh tersebut namun di dalam lubuk hati dia merasa sangat senang.
Karena tidak hanya memiliki seseorang yang mau melindungi , tapi juga rekan yang bisa dipercayai.
Selama empat bulan semenjak Fu Bao setuju Xiao Nai menjadi pengawal nya.
Dia bisa melihat selama waktu itu setiap kali ada bahaya yang mendekatinya maka Xiao Nai orang yang pertama yang akan maju melindungi nya.
Tidak hanya itu bahkan ketika Fu Bao hampir mati karena ular derik level 9 Xiao Nai tanpa ragu menariknya dari mulut ulat dan membiarkan tubuhnya menjadi tameng nya.
Tapi untungnya Fu Bao dengan sigap mengeluarkan belati hitam dari cincin penyimpan nya dan langsung melemparkan belati hitam nya ke tujuh inci kematian ular.
__ADS_1
Jika bukan karena gerakan sigap Fu Bao mungkin nyawa Xiao Nai sudah tidak terselamatkan lagi.
Sejak saat itu Fu Bao tahu ada orang yang bahkan rela mati untuk seseorang yang baru ia kenal beberapa minggu.
Namun kejadian seperti itu tidak berhenti bahkan semakin kesini Xiao Nai akan semakin dengan berani mengambil semua bahaya yang akan mengancam nyawa Fu Bao kedalam tubuhnya
Xiao Nai juga sangat protektif terhadap keselamatan nya dia tidak akan pernah membiarkan satupun bahaya mendekati nya.
Selama empat bulan belakangan ini Xiao Nai selalu melindungi Fu Bao dengan sangat protektif.
Jika saat itu Fu Bao tidak dengan keras kepala untuk lepas dari pelindung erat Xiao Nai mungkin kekuatan bertarung Fu Bao akan melemah.
Di satu sisi hati Fu Bao terasa hangat, tapi disisi lain Fu Bao juga menyadari pelindung Xiao Nai tidak bisa terus berlanjut.
Karena Fu Bao mengetahui masa depan nya jadi bagaimana bisa dia maju bila harus berdiri di bawah sayap Xiao Nai.
Jadi Fu Bao membuat tiga kesepakatan pada Xiao Nai
Xiao Nai tidak boleh maju untuk melindunginya kecuali kalau ada bahaya yang tidak bisa ia atasi seperti ( Saat dirinya terluka, diikat dan Pingsan saat dalam pertarungan.)
Xiao Nai tidak perlu terlalu melindungi nya,dia hanya perlu melindungi nya saat dibutuhkan saja.
Setelah Fu Bao mengatakan Tiga kesepakatan itu ekspresi Xiao Nai langsung berubah menjadi sedih seakan dia tidak menerima ketiga kesepakatan yang dikatakan Fu Bao.
Karena hal ini pula Xiao Nai langsung cemberut dan tidak mau berbicara pada Fu Bao bahkan menatap nya saja tidak mau.
Namun ketika Fu Bao sedang bertarung melawan beast spirit mata Xiao Nai pasti tidak bisa berpaling.
__ADS_1
Terlebih lagi matanya akan langsung berubah khawatir saat Fu Bao terluka selama pertarungan.
Mata hitam dingin Xiao Nai menatap beast spirit yang melukai Fu Bao dengan niat membunuh.
Seolah-olah ingin mencabik-cabik beast spirit yang telah membuat Fu Bao terluka.
Jika bukan karena tiga perjanjian nya dengan Fu Bao... Xiao Nai pasti akan maju dan langsung mencabik-cabik beast spirit itu.
Tapi sekali lagi Xiao Nai tidak memiliki keberanian untuk melawan ataupun melanggar janjinya pada Fu Bao.
Meskipun hatinya khawatir karena melihat Fu Bao terluka Setiap kali bertarung dia tetap memenuhi Janjinya pada Fu Bao.
Dan tidak akan pernah melanggar janjinya yang telah ia sumpahkan.
Tapi kali ini berbeda Fu Bao Sekarang harus melawan segerombolan singa api yang tiba-tiba menyerang Tim mereka.
Untuk pertama kalinya Xiao Nai tidak patuh dia segera bergegas melawan segerombolan singa api bersama Fu Bao.
Disisi lain kekuatan Bao Bao juga meningkat pesat selama empat bulan belakangan ini.
Gerakan nya semakin lincah dan cerdik....Bao Bao menggunakan kelebihan nya untuk menghindar semua serangan yang diarahkan padanya.
Tangan kecil Bao Bao juga semakin tangkas dalam menggali inti kristal jika dulu mereka bertiga harus menggali inti kristal dari beast spirit secara perlahan.
Kini Bao Bao hanya perlu menyentuh ke tempat inti kristal itu berada yang dalam sekejap sebuah lubang muncul di perut beast spirit yang diambil inti kristal nya.
Keahlian ini merupakan kesempatan yang Bao Bao dapatkan dari warisan Dewa pencuri.
Yah benar Alam rahasia ini rupanya memiliki beberapa warisan kecil dari peninggalan para Dewa.
Walaupun warisan itu sangat kecil bagi Fu Bao dan tidak sebanding dengan warisan yang dikeluarkan dari Lotre ajaib itu tetap saja ini sangat menguntungkan.
Terutama Bao Bao yang tidak disangka-sangka sangat cocok dengan warisan Dewa pencuri.
Fu Bao bahkan kaget saat Bao Bao berhasil menerima warisan itu,dia tidak menyangka kalau tubuh Bao Bao benar-benar cocok dengan keahlian Dewa pencuri.
Bao Bao sendiri juga sangat kaget saat mendengar dirinya berhasil menerima warisan dari Dewa pencuri, tapi kekagetan nya langsung di tenggelam kan oleh rasa bahagia.
Bao Bao sebenarnya sedikit rendah diri karena sejak dia menandatangani kontrak dengan Fu Bao.
Dia tidak memiliki kemampuan untuk menolong Fu Bao...dia hanya bisa menjadi sebuah peta yang menurutnya itu sama sekali tidak bisa melindungi keselamatan Tuan nya.
Bahkan Bao Bao mencoba berlatih sihir namun tubuh Bao Bao tidak cocok dengan sihir.
__ADS_1
Jadi dia hanya bisa mengecualikan untuk belajar sihir dan mencoba beralih keahlian lain, tapi hal itu juga masih belum berhasil.
Ketika Bao Bao putus asa sebuah keberuntungan tak terduga menimpanya yang memberikan nya sebuah kemampuan yang sangat cocok dengan tubuh nya.