The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 49


__ADS_3

Bab 49


Fu Bao : "Apa itu artinya aku memiliki kesempatan untuk pergi ke sana? "


Donghua: " Tentu saja, Semua manusia yang sudah di basis periode Mahayana Bisakah datang kesana"


Senyum muncul di wajah Fu Bao yang tanpa ekspresi.


Senyuman itu sangat indah membuat Donghua tertegun ketika melihat senyum di wajah Fu Bao : "Uhuuk..uhuk.."


Donghua mencoba mengalihkan pandangannya dari Fu Bao dan tidak berani untuk terus menatapnya.


Fu Bao tidak menyadari keanehan Donghua,dia masih fokus tentang apa yang baru disebut Donghua.


Donghua: " kau terlihat sangat senang? "


Fu Bao: " Tentu saja. Siapa yang tidak menyukai tempat seperti daratan tinggi yang mempunyai sumber daya paling di dunia "


Donghua tertawa dan mengangguk setuju dengan perkataan Fu Bao,dia berkata:


"Kau pasti memiliki kesempatan untuk pergi ke sana. Yang harus kau lakukan adalah berkultivasi untuk Segera sampai di basis periode Mahayana "


Mata Fu Bao berkedip teringat sesuatu,dia bertanya kepada Donghua,: " Apa Guru tahu struktur sosial disana? "


"Hmm.." Donghua menyentuh bibirnya untuk mengingat struktur sosial di daratan tinggi.


" Kalau tidak salah disana Manusia ,dewa,orc,peri, kurcaci hidup saling berdampingan sedangkan untuk mayat dan iblis mereka selalu hidup saling berlawanan."


"Tapi itu semua masa lalu, Sekarang struktur sosial disana sudah berubah setelah perang Dewa antara iblis. Ras Dewa telah lama menghilang sejak perang Dewa dan iblis, untuk ras lain selain manusia sekarang mereka bersembunyi atau lebih tepatnya mereka tidak peduli dengan keadaan ras lain. "


Fu Bao mengerutkan keningnya: " Apa mereka semua saling membenci kalau tidak kenapa mereka tidak peduli dengan satu sama lain? "


"Itu karena beberapa ras mempunyai kebanggaan tersendiri untuk ras mereka, mereka semua berpikir mereka mahkluk paling kuat di dunia setelah para Dewa menghilang, untuk manusia sendiri terkenal di mahkluk abadi lain sebagai mahluk paling serakah dan sombong. Rata-rata ras abadi yang lain jarang berhubungan dengan manusia kecuali ada transaksi yang menguntungkan bagi mereka "


Fu Bao : " Apa Ras lain sangat membenci manusia? Dari ucapan mu terlihat jelas kalau ras lain sangat tidak ingin berhubungan dengan manusia kecuali keadaan menguntungkan bagi mereka."


Donghua mengangguk dan berkata: " Hampir semua ras berpikir kalau manusia sangat sombong dan serakah,itu tidak tanpa alasan semuanya dimulai Ketika manusia mulai memburu orc dan elf lemah untuk dijual dan dijadikan budak. Semenjak itu Raja ras lain marah mulai melancarkan serangannya ke dunia manusia peperangan Itu berlangsung ratusan tahun, menyadari kalau manusia tidak memiliki kesempatan untuk menang. Raja manusia segera membuat banyak perjanjian tidak setara untuk menenangkan Raja ras lain, Menyetujui tawaran Raja ras manusia akhirnya ras lain berhenti menyerang disaat bersamaan mereka mengajukan satu syarat yaitu manusia dilarang keras untuk menangkap atau menjual bangsa mereka."


Donghua menjelaskan semua alasan kenapa manusia sangat dibenci ras lain, Fu Bao mendengar nya juga terkejut dan tidak pernah menyangka kalau ada kisah rumit dimasa lalu.

__ADS_1


Fu Bao tidak merasa kasihan dengan kekalahan manusia , lagipula hal ini disebabkan oleh keserakahan manusia yang tidak ada habisnya.


Jika saja manusia saat itu tidak serakah maka umat manusia tidak akan terkucilkan seperti saat ini.


Setelah selesai berbicara Donghua melambaikan tangannya papan catur yang ada di atas meja menghilang:


"Oke. Sampai disini pelajaran kita hari.."


Fu Bao mengangguk dan bangkit dari tempat duduknya : " Baik."


.....


Donghua dan Fu Bao berjalan-jalan santai sambil melihat pemandangan subur di ruang Amethyst.


Ruang Amethyst yang tadinya tanah kosong akhirnya mulai terlihat subur karena alasan peningkatan basis Kultivasi Fu Bao.


"Tuan!" Bao Bao tiba-tiba muncul dihadapan Fu Bao dan Donghua sambil memegang kelinci roh ditangannya.


Fu Bao tersenyum tipis dan mengusap kepala Bao Bao: " Apa ini yang Bao Bao bawa hari ini? " Mata Fu Bao tertuju pada kelinci roh yang ada ditangan Bao Bao.


Bao Bao mengangguk senang dan menyerahkan kelinci roh kearah Fu Bao: " Tuan, Bao Bao membawakan kelinci roh untuk Tuan (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)"


"Sama-sama Tuan" Bao Bao tersenyum malu-malu.


Disisi lain Donghua terlihat tidak senang karena kemunculan Bao Bao dengan senyum sarkasme dia mengambil kelinci roh yang ada di tangan Fu Bao:


"Apa ini? Apa kau berencana menjadikan ruang ku menjadi peternakan! "


"Tuan ಥ⁠╭⁠╮⁠ಥ " Bao Bao bergegas memeluk tubuh Fu Bao dengan sedih setelah mendengar Omelan Donghua.


"Apa yang sedang kau lakukan? Bisakah kau tidak terlalu galak? " Fu Bao menanyai Donghua sambil menghibur Bao Bao di pelukan nya.


Donghua: "!!!"


Donghua cemberut sambil menunjuk Bao Bao tidak senang" Murid kesayangan ku bagaimana bisa, kau memarahi ku seperti itu~ jelas ini semua salah hewan peliharaan mu.."


"Bao Bao hanya membawa kelinci roh tidak perlu terlalu marah padanya "


"Hanya kelinci roh!? Apa kau tidak tahu berapa banyak hewan yang dibawa oleh hewan peliharaan mu?"

__ADS_1


Fu Bao mengingat kembali berapa banyak hewan roh yang sudah dibawa Bao Bao kedalam ruang Amethyst, setelah mengingat nya Fu Bao menyadari kalau Bao Bao memang membawa banyak hewan roh kedalam ruang Amethyst.


Fu Bao melihat sekeliling dan melihat banyak sekali hewan roh yang berkeliaran bebas di sini.


Tidak hanya itu bahkan banyak sekali pohon buah serta sayuran ditanam di ruang Amethyst.


Ruang Amethyst yang seharusnya menjadi tempat menanam dan menyimpan harta Karun kini berubah menjadi peternakan.


Pantas saja Donghua marah karena Bao Bao membuat tempat yang tadi Bagus berubah menjadi berantakan.


Siapapun yang melihatnya juga marah.


Kali ini Fu Bao harus mengakui kalau Bao Bao kali ini benar-benar salah.


Mendesah...


"Kali ini memang salah Bao Bao,aku minta maaf untuk nya karena telah membuat ruang mu menjadi berantakan." Fu Bao membungkukkan badan untuk meminta maaf kepada Donghua.


Donghua terkejut dan tidak menyangka kalau Fu Bao sampai segitunya:


"Lupakan, lagipula ruang ini juga ruang mu. Aku tidak marah hanya saja...Aku harap hewan peliharaan mu berhenti membawa hewan Roh tidak berguna disini."


Bao Bao menyadari kesalahannya,dia juga ikut minta maaf: " Maaf Dijun,Bao Bao tidak akan membawa lagi hewan Roh kesini"


"Hum!" Donghua mendengus dingin lalu meninggalkan Fu Bao dan Bao Bao dengan wajah dingin.


Bao Bao menatap Fu Bao dengan ekspresi bersalah: " Tuan. Apa Bao Bao membuat marah Dijun?"


Fu Bao tersenyum dan menggeleng: " Tidak apa-apa Bao Bao, Guru hanya tidak sedang suasana hati baik."


"Tuan maaf kali ini Bao Bao benar-benar salah " tunduk Bao Bao dengan wajah bersalah.


Fu Bao tersenyum dan mengusap kepala Bao Bao" Tidak apa-apa Bao Bao selama kau tidak mengulangi Guru tidak akan marah lagi "


Mata Bao Bao berbinar binar: " Benarkah itu tuan? "


"Um." Angguk Fu Bao.


"Baik tuan Bao Bao tidak akan pernah melakukan hal ini lagi."

__ADS_1


__ADS_2