The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 82 berhasil mendapatkan benda suci


__ADS_3

Bab 82


Saat Fu Bao dan Bao Bao masuk kedalam Gua yang merupakan tempat keberadaan salah satu dari tujuh benda suci.


Mereka berdua merasakan panas yang sangat luar biasa disini, bahkan dengan basis Kultivasi Fu Bao yang sudah di tahap Yuan Ying dia tetap merasakan panas yang membara di gua ini.


Semakin mereka berdua masuk kedalam semakin panas suhu yang mereka rasakan.


Untungnya kedalam gua ini tidak terlalu dalam jadi dalam waktu kurang beberapa menit mereka telah sampai di tempat keberadaan salah satu dari tujuh benda suci.


Ketika Fu Bao dan Bao Bao hendak maju ke depan mereka mendapati ada rawa lava yang mengelilingi benda suci.


Tidak hanya itu mereka berdua juga tidak menemukan benda apapun yang mampu mereka gunakan untuk menyebrangi rawa lava.


Melihat benar-benar tidak ada satupun benda yang di gunakan untuk menyeberangi rawa lava Fu Bao hanya bisa meletakkan Bao Bao untuk menunggu di sini.


Sedangkan dirinya akan menyebrangi rawa lava dengan kekuatan spiritual angin.


"Tapi tuan jaraknya terlalu jauh bagaimana kalau tiba-tiba kekuatan spiritual tuan tidak berfungsi." Suara khawatir Bao Bao menolak usulan Fu Bao karena dia teringat kejadian sama saat mereka juga harus menyebrangi jurang tak berdasar.


Pada saat itu Fu Bao juga menggunakan jurus yang sama, akan tetapi saat Fu Bao dan Bao Bao akan sampai di ujung lain, mereka berdua menemukan kekuatan spiritual mereka tiba-tiba saja menghilang.


Dan hal ini menyebabkan Fu Bao dan Bao Bao terjatuh tak terkendali jika bukan karena gerakan sigap Fu Bao mungkin mereka berdua tidak akan berdiri di gua ini sekarang.


Fu Bao tahu ke khawatiran Bao Bao namun tidak ada cara lain yang bisa ia gunakan.


Hanya ini satu-satunya yang bisa gunakan jadi ke dia hanya bisa menenangkan ke khawatiran Bao Bao dulu.


"Jangan khawatir Bao Bao aku akan lebih berhati-hati dan aku mengunakan kekuatan spiritual kayu ku untuk di jadikan pengaman jadi ketika kekuatan spiritual ku menghilang akan ada tanaman merambat ini yang akan melindungi ku."


Fu Bao menyihir sebuah tanaman merambat disekitar pinggang nya sedang disisi lain tanaman merambat lain dia ikatkan pada batu yang ada di langit-langit gua.


Maka ketika Fu Bao tiba-tiba terjatuh tanaman merambat ini akan menopang tubuhnya.


Melihat tanaman merambat yang melingkari pinggang Tuan nya Bao Bao hanya bisa menghela nafas panjang.


"Baiklah Tuan harap berhati-hati oke? "


"Aku tahu" Fu Bao tersenyum percaya diri.


Fu Bao menarik tanaman merambat yang ada di langit-langit gua untuk mengetes kekuatan nya dan setelah merasa kalau tanaman merambat ini mampu menahan berat badannya.

__ADS_1


Fu Bao melangkah mundur beberapa meter lalu setelah itu ia berdiri diam sejenak dan menarik nafas dalam-dalam.


Sesudah menenangkan diri Fu Bao memulai aksinya dengan berlari kencang menuju rawa api.


Semakin dekat dengan tepi rawa api semakin kencang kekuatan spiritual angin di kakinya berkerja.


Fu Bao mulai melompat ke tengah-tengah rawa api dan untungnya kekuatan spiritual angin telah bekerja.


Sehingga dirinya bisa melayang tinggi walaupun jarak nya hanya beberapa senti dari rawa lava mendidih.


"Fyuh! " Fu Bao mengusap keringat dingin di pelipisnya dan kembali memulai aksinya dengan menggerakkan kekuatan spiritual angin nya menuju batu besar yang mana di sana ada benda suci yang dia inginkan.


Fu Bao sekarang memfokuskan perhatian nya pada kekuatan spiritual angin yang ada di kakinya.


Dia terbang menuju batu besar dengan kecepatan stabil dan tidak terlalu terburu-buru.


Tak butuh lama Fu Bao akhirnya hampir sampai di tempat benda suci diletakkan.


Namun saat Fu Bao akan tinggal beberapa meter lagi sampai, tiba-tiba kekuatan spiritual angin di kakinya menghilang yang menyebabkan dirinya langsung terjatuh tak terkendali.


Ketika sedetik lagi Fu Bao akan menyentuh rawa lava yang mendidih tanaman merambat yang ada di pinggangnya segera menahan tubuhnya.


Dan hal itu berhasil menyelamatkan Fu Bao dari rebusan lava panas.


"Tuan apa kau baik-baik saja!? "


"Aku baik-baik saja Bao Bao!" Fu Bao memanjat tanaman merambat dan tersenyum tipis seraya melambaikan tangan kepada Bao Bao untuk memberi tahu nya kalau ia baik-baik saja.


Bao Bao menghela nafas lega melihat Tuan nya tidak sedikitpun terluka meskipun masih ada rasa takut di hatinya Bao Bao tidak menunjukkan nya, karena di khawatirkan akan membuat Fu Bao tidak bisa fokus dalam melaksanakan misi nya.


Jadi dia hanya tersenyum manis sambil menyerukan semangat pada Tuan nya.


"Semangat Tuan (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)"


Fu Bao hanya bisa tersenyum saat mendengar seruan penuh semangat dari Bao Bao dan sekarang ia sedang mencoba kembali menfokuskan diri untuk sampai di tempat benda suci berada.


Fu Bao menarik nafas dalam-dalam setelah itu barulah ia siap mengayunkan tanaman merambat di tubuhnya sehingga membuatnya berayun-ayun seperti ayunan.


Dan semakin lama ayunan tanaman merambat nya semakin kencang sehingga membuat tubuhnya hampir berayun ke sisi lain.


' Masih jauh.. jadi sekarang hanya tinggal satu cara.' Fu Bao melihat jarak nya pada batu besar masih tinggal lima atau tiga meter lagi.

__ADS_1


Tidak ingin membuang-buang waktu Fu Bao segera memutuskan untuk menggunakan cara Itu.


Yaitu melompat!


Dengan gerakan secepat kilat ia memotong tanaman merambat yang melingkari pinggang nya dan melompat ke sisi batu besar yang mana jarak lompat nya masih ada tiga meter jauh dari batu besar.


Akan tetapi saat Fu Bao akan berhasil mendarat di batu besar dia tiba-tiba terpeleset sehingga membuat nya langsung terperosok ke dalam rawa lava.


"Uh! " Fu Bao dengan kuat menahan tubuh nya dengan tangan kanannya yang memegangi tepi batu besar.


Dia dengan kuat menarik tubuh nya ke atas sedangkan tangan kirinya telah berhasil memegangi tepi batu besar lain.


"Huh!...huh...huh..." Fu Bao terbaring di batu besar sambil terengah-engah setelah ia berhasil menyelamatkan dirinya untuk kedua kali.


"Aku benar-benar harus berterima kasih pada Donghua jika bukan karena pelatihan iblis nya mungkin aku sudah lama mati" ucap Fu Bao sambil terkekeh saat memikirkan pelatihan iblis yang di buat khusus untuk nya oleh Donghua.


Fu Bao dan Bao Bao masih hidup sampai sekarang itu semua berkat pelatihan ketat dari Donghua.


Fu Bao juga menyadari kemampuan pembunuh bayaran nya di dunia modern tidak sebanding dengan bahaya yang mengintai di dunia ini.


Jika saat itu mereka berdua tidak menerima pelatihan keras Donghua mungkin mereka tidak akan berhasil sampai kemari.


"Ngomong-ngomong soal Donghua aku mulai sedikit merindukan nya"


Fu Bao tersenyum tipis dan membalikkan badannya dan berdiri sambil menepuk debu yang menempel di pakaian.


Sesudah melakukan itu dia lalu berjalan menuju meja kayu yang keberadaannya sangat mencolok di batu besar.


Fu Bao mendekati meja kayu selangkah demi selangkah saat tangannya sudah menyentuh kotak hitam yang ada di atas meja kayu.


Tiba-tiba lava panas yang ada disekitar mulai meluap seakan meletus.


Tanpa banyak pikir lagi Fu Bao segera menyimpan kotak hitam kedalam cincin penyimpan nya.


Sedangkan dirinya mulai melompat dari batu besar dan kembali berpegang pada tanaman merambat yang baru saja ia potong dengan keras dia mendorong tubuhnya hingga terayun tinggi.


Dia juga dengan cepat mengeluarkan tali tambang dari cincin penyimpan dan mengikat sebuah simpul lalu setelah itu melemparkannya kepada batu yang mencuat di langit-langit gua.


Saat tali tambang itu berhasil diikat di batu Fu Bao mengetes ketahanan nya sebentar dan barulah ia bisa melepaskan tamanan merambat dan berpindah ke sisi tali tambang.


Sesudah dia berhasil berpindah ke tali tambang dia kembali melakukan tindakan sama seperti yang baru saja ia lakukan.

__ADS_1


Sehingga Fu Bao sekarang berayun-ayun dari sisi ke sisi lain ditemani ledakan lava panas di bawah kakinya yang hampir menyentuh tubuhnya.


__ADS_2