
Bab 30
Benua ShengFeng——[daratan tengah]
Sekte Tianyanzong
Fu Heng baru saja menginjakkan kakinya di tanah saat merasa ada benda bulu yang menempel di kakinya saat dua menundukkan kepalanya dia melihat sepasang mata biru sedang menatapnya dengan polos.
Fu Heng mengerutkan keningnya saat dia ingin mengatakan sesuatu suara seorang menyela.
" Kakak senior akhirnya kami kembali. " Li Yi berlari menghampiri Fu Heng yang sudah lama tidak bertemu.
Fu Heng menatap pria muda berjubah putih dengan sedikit kebiruan ditepi jubahnya sedang berjalan ke arah nya.
" Kakak senior kamu tidak tahu berapa khawatir seluruh Sekte Tianyanzong saat senior tidak bisa dihubungi. Sebenarnya apa yang sedang terjadi senior? Kenapa senior tidak bisa dihubungi? Kami hampir ingin turun ke daratan rendah untuk mencari senior. " Tanya khawatir Li Yi.
"Terjadi sesuatu." Fu Heng hanya menjawab singkat pertanyaan yang diajukan oleh Li Yi.
Li Yi sendiri sudah terbiasa dengan Jawaban singkat kakak senior nya jadi dia tidak merasa tersinggung.
Li Yi tidak sengaja menundukkan kepalanya dan melihat rubah es sedang ada dibawah kaki kakak senior nya. Li Yi yang penasaran tentang asal-usul rubah es bertanya kepada Fu Heng " kakak senior apa ini rubah es yang kakak senior bawa? "
Mendengar pertanyaan Li Yi juga menundukkan kepalanya dan menatap rubah es yang masih terus menempel di kakinya.
" Iya"
"Ah benar! Aku hampir lupa. Kakak senior sebaiknya menemui Guru Sekte. Guru Sekte telah menghawatirkan senior saat tidak bisa dihubungi " ucap Li Yi yang baru mengingat kalau ia belum memberi tahukan kepulangan Fu Heng kepada guru Sekte yang telah menunggu nya.
"Hmm..."
Fu Heng mengangguk kepalanya kepada Li Yi dan mengucapkan selamat tinggal lalu mengambil rubah es di kakinya dan membawanya ke pelukan nya.
Setelah itu Fu Heng Pergi ke tempat guru Sekte berada sekarang.
__ADS_1
Saat Fu Heng memasuki aula ia melihat Guru Sekte sedang duduk di podium, Fu Heng berjalan beberapa langkah dan memberi hormat kepada guru Sekte.
" Guru. "
"Bangun. Fu Heng bagaimana keadaan mu sekarang? " Tanya khawatir Guru Sekte.
Fu Heng mengedipkan mata dan berkata
"tidak apa-apa"
Guru Sekte menghela nafas dan bertanya apa yang sedang terjadi sehingga dia dan Sekte tidak bisa menghubungi nya.
Fu Heng menceritakan tentang apa yang sedang terjadi di daratan rendah, termasuk bagaimana dirinya terjebak dalam ilusi, Fu Heng juga menggambarkan dengan jelas tempat ilusi itu yang sangat mirip dengan tempat yang pernah ia baca di buku.
Fu Heng juga menceritakan tentang dugaan keberadaan illusion demon yang merupakan salah satu 14 jendral iblis.
Fu Heng menceritakan semua hal yang terjadi di daratan rendah dengan menyembunyikan beberapa hal yang berkaitan dengan Fu Bao.
Guru Sekte terdiam sejenak setelah mendengar tentang cerita Fu Heng.
" Jika guru tidak salah menebak kamu baru saja terjebak dalam ilusi yang dibuat oleh illusion demon, tapi Fu Heng bagaimana cara kamu keluar dari ilusi itu? " Tanya Guru Sekte Curiga.
" Sepertinya ilusi yang dibuat illusion demon melemah apalagi saat itu energi spiritual di daratan rendah mulai menepis,Jadi tidak heran bila ilusi itu melemah. " Jelas Fu Heng yang masih tidak memberi tahu guru Sekte tentang Fu Bao yang sebenarnya menghancurkan ilusi.
Fu Heng sendiri tidak tahu bagaimana cara nya Fu Bao memecahkan dan menemukan mata ilusi.
" Melemah yah... sepertinya begitu, tapi Fu Heng jangan pernah lengah mungkin saja kejadian seperti ini akan terjadi lagi mungkin tidak akan seberuntung sebelumnya. "
" Baik Guru "
"Ngomong-ngomong apa rubah es ini yang kamu bawa dari daratan rendah? " Tanya guru Sekte.
Guru Sekte menatap rubah es yang diambil oleh Fu Heng di daratan rendah, dia melihat sesuatu yang cukup membuat dirinya terkejut " seperti bayi rubah es ini sangat beruntung"
__ADS_1
Fu Heng mengangkat alisnya dan menatap rubah es diperlukan nya dan dia tidak mengerti bagian mana dari rubah es ini beruntung.
Melihat keraguan Fu Heng Guru Sekte menjelaskan " sepertinya bayi rubah es ini telah memakan buah Bingyan, guru tidak tahu bagaimana sih kecil menemukan buah yang begitu berharga di tempat yang memiliki energi spiritual rendah "
Fu Heng sendiri cukup terkejut dengan mendengar penjelasan gurunya dari Fu Heng ketahui buah Bingyan tidak hanya kuat dan langkah, Buah Bingyan sendiri memiliki persyaratan yang sangat tinggi untuk tumbuh.
" Tampaknya sih kecil dan kamu memiliki nasib sama berakar spritual es, Fu Heng buatlah kontrak dengan sih kecil ini " ucap Guru Sekte.
Fu Heng mengerutkan keningnya dengan tatapan jijik dia menatap rubah es dalam pelukan nya.
"Hahaha... walaupun sih kecil memiliki basis Kultivasi yang sangat rendah ini masih bisa dibudidayakan, dan sih kecil sudah memakan buah Bingyan pasti sebentar lagi Kultivasi akan meningkat. "
"Baiklah.."
" Oke Guru rasa kamu lelah setelah semua hal terjadi di daratan rendah beristirahat lah kita akan membicarakan nya lagi,oh yah ambil ini Buah Bingyan yang Pernah guru janjikan. " Ucap guru Sekte sambil mengeluarkan kotak giok kecil dari cincin penyimpan nya.
Fu Heng berjalan ke depan Guru Sekte dan mengambil kotak giok itu ,Fu Heng tidak menyadari rubah es di pelukannya kini menatap rakus kotak giok yang ada di tangannya.
"Kalau begitu guru Fu Heng permisi..." Setelah mengatakan itu Fu Heng memberi hormat dan berbalik ingin pergi.
" Tunggu sebentar. Fu Heng apa saat di daratan rendah kamu bertemu dengan seseorang" tanya tiba-tiba Guru Sekte.
Tubuh Fu Heng membeku saat mendengar pertanyaan guru nya, Fu Heng berbalik menatap gurunya dan menggeleng kepala dan berkata " tidak guru."
Guru Sekte tersenyum dan berkata " baiklah kamu bisa pergi"
"Selamat tinggal guru" setelah mengatakan itu Fu Heng berjalan keluar dari aula.
Walaupun Fu Heng ragu kenapa gurunya tiba-tiba bertanya tentang apa ia bertemu seseorang di daratan, Fu Heng memilih untuk berbohong tentang hal itu, Fu Heng sendiri tidak tahu kenapa ia tidak mau menceritakan tentang Fu Bao kepada gurunya.
Fu Heng mengingatkan tentang semua hal yang berkaitan Fu Bao, termasuk bagaimana Fu Bao membantu nya dalam membunuh monster iblis dan ledakan kekuatan aneh di tubuh kecilnya saat menghancurkan mata ilusi.
' kalau dipikir-pikir gadis kecil itu sangat aneh kenapa aku tidak bisa melihat basis Kultivasi nya, terlebih lagi gadis kecil itu memiliki kekuatan yang sangat kuat walaupun aku tahu gadis itu menyembunyikan beberapa kemampuan nya ' pikir Fu Heng.
__ADS_1