
Bab 58
" Dasar jal*ng! Berani-beraninya kau melarikan diri!! Dasar pengecut!! " Bai Linger memarahi Fu Bao sambil menunjuk nya dengan jari.
Terlihat jelas kalau Bai Linger tidak merasa bersalah karena telah membuat penginapan hampir terbakar,dia masih tenggelam dalam api kemarahan saat melihat Fu Bao berhasil menghindar dari serangan bola api nya.
Fu Bao hanya melihat Bai Linger dengan dingin, matanya penuh kebosanan dan kemarahan.
Fu Bao Tentu saja marah karena tiba-tiba saja diserang tanpa alasan yang jelas,dia tidak mengerti kenapa gadis ini begitu keras kepala dan sombong.
Fu Bao benar-benar tidak memiliki kesabaran untuk memperhatikan keempat orang yang ada didepannya.
Awalnya Fu Bao berniat tidak peduli pada mereka berempat, tapi setelah melihat kejadian tadi Fu Bao menyadari walaupun dirinya tidak peduli bukan berarti orang lain tidak perduli.
Jadi Fu Bao memutuskan untuk melawan mereka berempat.
Fu Bao sedang berpikir serius tentang dari mana dia harus memulai pertarungan, namun Dimata orang lain Fu Bao sekarang hanya berdiri diam terlihat ketakutan.
Ini yang Bai Linger dan yang lain lihat juga, kalau Fu Bao terdiam karena merasa ketakutan atas peringatan sombong nya.
Bai Linger mengangkat dagunya dengan bangga dan mencibir " kenapa kau baru menyadari betapa kuatnya aku!?"
Bibir Fu Bao langsung kejang,ini pertama kalinya melihat orang begitu narsis.
Fu Bao melihat waktu hampir sore dia benar-benar tidak ingin membuang banyak waktu lagi , awalnya dia ingin bertarung dengan mereka berempat tapi setelah melihat keempat orang ini terlihat gila dan narsis.
Fu Bao jadi kehilangan semangat untuk bertarung.
Fu Bao melirik mereka berempat dengan dingin lalu ia berbalik menaiki tangga penginapan.
Bai Linger: "!!!!!!"
'Sialan! Apa aku diacuhkan lagi? Dasar jal*ng! Biar aku beri pelajaran!'
Bai Linger berlari menghampiri Fu Bao, ditangannya dia telah membuat api yang siap membakar Fu Bao.
Merasa ada bahaya lagi Fu Bao berbalik dan menangkap tangan Bai Linger yang memiliki api.
Dengan kasar ia menarik tangan Bai Linger lalu membanting nya ketanah dengan menggunakan jurus judo modern.
Brugh!!
Bai Zhe : "Linger!"
Bai Mo : "Linger!"
Bai Ling "Linger!"
__ADS_1
Tiga saudara Bai terkejut, mereka langsung menghampiri Bai Linger yang sedang tergeletak di tanah.
Bai Linger mengerang kesakitan, Matanya langsung memerah seakan menerima keluhan yang sangat luar biasa:
"kakak dia memukul ku! Bunuh pel*cur itu!!!"
Ketiga saudara Bai tentu saja marah, mereka bertiga jelas melihat tindakan Fu Bao barusan.
Sebelum mereka sempat menghentikan gerakan Fu Bao, mereka telah melihat adik kesayangan mereka terbaring ditanah.
Gerakan Fu Bao sangat cepat dan akurat bahkan sebelum mereka bertiga bisa merespon,adik perempuan mereka telah dipukuli.
Ketiga saudara Bai tidak tahu jurus apa yang digunakan Fu Bao yang jelas mereka melihat kalau Fu Bao tidak menggunakan kekuatan spiritual sedikitpun saat mengalahkan Adik kesayangan mereka.
Ketiga saudara Bai merasa kasihan pada adik perempuan mereka, Bai Linger merupakan satu-satunya gadis di keluarga Bai.
Jadi dia sangat dimanjakan, Bai Linger Belum pernah sekalipun menerima perlakuan kejam seperti ini.
Sekarang Bai Linger yang merupakan permata keluarga Bai,di perlakukan Secara tidak adil oleh orang asing.
Ini jelas membuat ketiga saudara Bai sangat marah.
Bai Zhe mengusap kepala adik perempuan nya dan berkata: " jangan khawatir Linger kakak pasti membalas dendam untukmu."
Bai Ling dan Bai Mo mengangguk membenarkan perkataan kakak tertua mereka.
Setelah menghibur Bai Linger, Bai Zhe berdiri dan berjalan menghampiri Fu Bao sambil mengeluarkan tekanan tingkat tinggi periode pelatihan Qi level 9.
Tekanan tingkat tinggi periode pelatihan Qi level 9 bukan tekanan yang bisa diatasi orang-orang biasa.
Alhasil orang-orang yang ada di penginapan kecuali keluarga Bai muntah darah dan pingsan karena tidak sanggup menerima tekanan yang dikeluarkan Bai Zhe.
Bai Zhe sangat sombong,dia sama sekali tidak peduli perasaan orang lain karena tekanan kekuatan nya.
Satu-satunya pikiran Bai Zhe sekarang membuat Fu Bao bertekuk lutut di depan Adik perempuan kesayangan nya melalui tekanan kekuatan yang ia keluarkan.
Tapi--
Mata Bai Zhe langsung tertegun saat melihat Fu Bao masih berdiri kokoh tanpa terlihat kesakitan atas tekanan yang dia keluarkan.
Bai Zhe berpikir kalau Fu Bao memiliki senjata ajaib yang bisa menahan tekanan nya.
"Hahaha, menarik...." Mata Bai Zhe langsung bersinar dengan cahaya kegilaan yang tidak bisa dilihat siapapun kecuali Fu Bao yang sedang ditatap.
Tidak ada yang tahu kalau Bai Zhe memiliki sedikit obsesif dengan nama senjata ajaib yang langkah dan tidak diketahui.
Dia akan mengunakan banyak cara untuk membuat lawa nya menyerahkan senjata ajaib mereka dengan menggunakan tangan mereka sendiri.
__ADS_1
Hal ini merupakan kepuasan atas penampilan penyerahan lawan nya, hal ini juga membuatnya dirinya berdiri di atas lawannya.
Bai Zhe yang anggun namun kejam di mata orang lain nyatanya dia adalah seorang pria yang tergila-gila pada senjata ajaib.
Bai Zhe juga sampai membuat ruang rahasia khusus untuk senjata ajaib yang ia rampok dari lawannya.
Sementara Bai Zhe masih tenggelam dalam pikirannya, Fu Bao sudah mengeluarkan belati hitam nya dari cincin penyimpan nya.
Bai Zhe yang sedang tenggelam dalam pikirannya akhirnya menyadari kalau gadis yang ada didepannya sudah mengeluarkan senjata untuk melawannya.
Bai Zhe terkekeh, dia tidak pernah sekalipun menganggap Fu Bao dengan serius.
Malahan dia menatap Fu Bao dengan sangat meremehkan.
"Sekarang aku memberimu dua pilihan, pertama berlutut minta maaf pada adik perempuan ku atau menerima kemarahan ku...Mana yang kau pilih? " Tanya Bai Zhe dengan Suara rendah dan dingin.
Fu Bao benar-benar tidak berdaya,kenapa banyak sekali orang-orang narsis di tempat ini.
Melihat Fu Bao masih diam tidak berbicara.
Bai Ling dan Bai Mo yang menahan kemarahan karena melihat perilaku intimidasi Fu Bao Adik perempuan mereka,
langsung kehilangan kesabaran, mereka merasa kalau Fu Bao menganggap mereka berempat sebagai udara.
Memang pada nyatanya Fu Bao menganggap keberadaan keempat keluarga Bai sebagai udara.
Dia betul-betul tidak peduli apa yang di lakukan keempat keluarga Bai.
Tidak ada rasa takut diwajah Fu Bao,hal ini pula yang memicu serangan brutal dari kedua saudara Bai.
Yang segera mengeluarkan duri-duri tajam di tanah serta puluhan panah angin yang mengarahkan ke arah Fu Bao.
Fu Bao jelas melihat semua gerakan kedua saudara Bai ,dengan mudahnya Fu Bao menghindari semua serangan kedua saudara Bai.
Tidak hanya ingin duduk diam saja menerima serangan.
Fu Bao Segera melakukan serangan balik kepada kedua saudara Bai.
Dia menggunakan kecepatan tercepat nya untuk muncul di hadapan kedua saudara Bai dalam sekejap mata,setelah itu ia menghunuskan belati nya untuk menebas leher kedua saudara Bai.
Swing--
Swing--
Tapi keberuntungan kedua saudara Bai ini sangat bagus mereka dengan mudah nya menghindari belati hitam Fu Bao.
Meskipun kondisi tubuh kedua saudara Bai tetap terluka parah ternyata serangan belati Fu Bao itu hanya tipuan yang sengaja dia buat untuk mengalihkan kedua saudara Bai.
__ADS_1
Sementara mereka berdua fokus pada belati hitam yang ada dileher mereka.
Fu Bao telah menggunakan sihir angin yang sudah ia rubah menjadi ratusan jarum angin untuk menyerang setiap titik lemah mereka.