The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
BAB 20 Fu Heng malu


__ADS_3

Bab 20


Mereka berdua saling mengamati satu sama lain tapi wajah mereka tidak berubah sedikit seakan penampilan mereka tidak membawa dampak satu sama lain.


Fu Heng memalingkan wajahnya " Kamu bisa pergi sekarang"


Fu Bao tersenyum licik dengan nada penyesalan dia berkata " Ah sayang sekali seperti nya aku tersesat" Fu Bao bahkan membuat wajah tidak bersalah saat mengatakan itu.


Fu Heng yang mendengar nya langsung tidak berkata apa-apa tentang kebohongan Fu Bao yang terlalu dibuat-buat.


Fu Heng hanya menghela nafas dengan suara dingin pria " lakukan apa yang kamu mau " setelah mengatakan itu,ia berbalik pergi.


Fu Bao tersenyum licik dan segera berlari mengikuti Fu Heng, Fu Heng sendiri yang melihat Fu Bao mm mengikuti hanya bisa melirik dingin seperti nya terlihat tidak peduli kalau Fu Bao mengikuti nya.


Bai Bai dan Bao Bao tidak mengerti kenapa Fu Bao harus mengikuti pria itu, tapi walaupun mereka berdua tidak tahu apa yang sedang direncanakan nya mereka masih mengikuti tanpa bertanya.


Mereka berjalan cukup jauh dari arena pertempuran barusan dan tiba di sebuah gua yang memancarkan cahaya hitam gelap yang menakutkan.


Fu Heng melihat gua itu setelah beberapa saat ia berjalan menuju gua tapi saat ia akan masuk dia tiba-tiba berhenti.


Fu Bao yang dibelakang nya memperhatikan keanehan Fu Heng dan bertanya " ada apa?"


Fu Heng melirik Fu Bao dan tidak mengatakan apapun tapi gerakan tangan nya menunjukkan apa yang sedang terjadi, dan ternyata gua itu telah dilindungi mantra pelindung sihir yang sangat kuat baru saja Fu Heng memecahkan pelindung sihir itu dengan gerakan tangan nya yang aneh.


Fu Bao bisa merasakan setelah pelindung sihir menghilang hawa dingin dan menakutkan memancar lebih kuat dari sebelumnya. Jantung Fu Bao tiba-tiba berdetak kencang seperti akan melompat dari dadanya.


' apa sedang terjadi? Kenapa jantungku berdetak begitu kencang? Dan kenapa aku merasa sangat bersemangat , tapi ini aneh kenapa intuisi ku mengatakan kalau ini sangat berbahaya? Apa-apaan ini kenapa detak jantung dan intuisi ku berlawanan? Sebenarnya apa yang sedang terjadi? '


Pikiran Fu Bao tidak berhenti menanyakan apa yang sedang terjadi pada dirinya.


" Apa sedang terjadi? Kamu terlihat cemas?" Tanya Fu Heng dengan nada masih terbilang dingin tapi sebenarnya sedikit khawatir.


" Bukan apa-apa, ngomong-ngomong tempat apa ini? Suasana disini cukup mencekam " tanya Fu Bao sambil mengalihkan topik pembicaraan.


Fu Heng terdiam dan hanya menatap wajah gadis di balik topeng Phoenix dengan bertanya-tanya, tapi Fu Heng tidak mengambil pusing dan dia Juga tidak ingin terlalu banyak mengetahui masalah pribadi gadis disampingnya.


Fu Bao memiringkan kepalanya dengan mata hitam polos dia berkata " Apa ada sesuatu di wajah ku?"

__ADS_1


"tidak"


" Lalu kenapa kamu terus menatap ku terus menerus? Jangan bilang kalau jatuh cinta pada ku?" Tanya Fu Bao dengan senyum menggoda pria didepannya.


Fu Heng memalingkan wajahnya dan terlihat walaupun sekarang wajah masih terlihat Dingin,tapi telinga Fu Heng sudah memerah karena malu.


" Batuk, Aku cukup tua untuk menjadi kakek mu " ucap Fu Heng dingin dan berjalan menuju gua meninggalkan Fu Bao yang masih terpaku karena perkataan Fu Heng.


Fu Bao baru menyadari kalau ia sekarang berada di dunia sihir yang dimana umur penduduk di dunia ini bisa ratusan dan jutaan tahun, yang artinya pria muda didepannya pasti berumur cukup tua menjadi Kakek.


*menghela nafas*


Fu Bao berjalan dibelakang Fu Heng dan melihat sekeliling gua ,oh yah Bai Bai dan Bao Bao tidak ikut masuk karena suasana di gua ini terlalu menakutkan bagi beast spirit jadi hanya Fu Heng dan Fu Bao yang masuk ke gua sekarang.


Jalan gua ini sangat berkelok-kelok bahkan setelah mereka berdua masuk lebih dalam masih ada jalur cabang di dalam gua tapi untungnya Fu Heng membawa senjata ajaib yang mirip Kompas di bumi.


Walaupun benda itu sedikit berbeda,


"Apa ini?" Tanya Fu Bao yang cukup penasaran dengan benda yang mirip Kompas di bumi .


"Ah? " Fu Bao terkejut karena nama ini terdengar sangat aneh.


Fu Heng tidak menjelaskan tentang 'jam sihir ' lebih dalam, ia segera berjalan menuju arah yang ditunjuk jam sihir ditangannya.


Mereka berdua telah berjalan begitu lama sampai-sampai kaki Fu Bao mati rasa.


Fu Heng tiba-tiba berhenti, Fu Bao yang sedang menundukkan kepalanya tidak melihat kalau Fu Heng telah berhenti sehingga terjadinya tabrakan yang cukup menyakiti Fu Bao.


Fu Bao menggosok dahinya dengan suara marah dia bertanya " hei!? Bisakah lain kali kalau berhenti ngomong-ngomong jangan tiba-tiba berhenti sakit tau?"


Fu Heng berbalik setelah merasakan ada benda aneh yang menabraknya dan setelah mendengar perkataan Fu Bao, dia baru menyadari kalau yang menabraknya adalah gadis dibelakang yang telah mengikuti nya.


"Maaf, apa kamu baik-baik saja"


"Lupakan, kenapa tiba-tiba berhenti? "


Fu Heng tidak menjawab dan dia masih melihat dahi Fu Bao yang sedikit merah

__ADS_1


' apa gadis sekarang begitu rapuh? ' pikir Fu Heng yang tidak begitu mengerti tentang hal-hal yang berkaitan dengan gadis.


Fu Bao melambaikan tangan nya didepan mata Fu Heng " hei, Apa aku sedang bertanya kenapa malah bengong?"


Fu Heng Segera tersadar dan bertanya kembali, " batuk, apa yang baru saja kamu tanya barusan"


" Aku bertanya kenapa tiba-tiba berhenti? "


Fu Heng akhirnya ingat kenapa dia tiba-tiba berhenti " sepertinya kita terkena ilusi " ucap Fu Heng yang telah kembali normal.


" Ah? Apa maksudnya?"


" Artinya kita sekarang sedang terjebak di dalam ia ilusi yang ada di gua ini"


"Kenapa aku tidak menyadari nya dan bagaimana mana kamu tahu kalau kita sedang terjebak dalam ilusi? "


" Jam sihir, arah jarum jam sihir sangatlah aneh dan kita telah berjalan cukup lama,tapi kita masih belum menemukan ujung gua ini"


"Apa yang kita lakukan sekarang?"


"Cari mata ilusi "


"Mata ilusi? Aku tidak mengerti bisa kamu menjelaskan nya? " Tanya Fu Bao sambil memiringkan kepala.


*Fu Heng Menghela nafas*


Setelah melihat gadis didepannya nya yang tidak mengerti apa-apa tentang dunia, seakan akan gadis ini tidak berasal dari dunia sihir melainkan dunia lain.


"Tidak ada waktu, kita tidak bisa terus terjebak dalam ilusi ini lebih lama lagi ,kita harus mencari jalan keluar dari sini, setelah itu aku menjelaskan nya" ucap Fu Heng sambil terus berjalan ke sana kemari Sambil melihat dinding gua dengan begitu teliti.


" Baiklah kalau begitu,lalu bisa kamu memberitahu ku bagaimana mana menemukan mata ilusi dan seperti apa bentuk mata ilusi? "


"Mata ilusi berbentuk seperti batu pada biasanya yang telah dimantrai sihir ilusi untuk menemukan nya kamu harus menggunakan cahaya ilahi dalam tubuh mu"


"Cahaya ilahi? Aku mengerti " ucap Fu Bao sedikit tersenyum bahagia untungnya Fu Bao telah mempelajari cara menggunakan cahaya ilahi dalam buku latihan Chaotic Jue.


"kalau begitu Mohon kerjasama" ucap Fu Heng sambil berjalan ke dinding lain.

__ADS_1


__ADS_2