
Bab 28
Fu Bao mencoba membuka matanya samar-samar ia mendengar suara orang memanggilnya,
"Tuan... Tuan... tuan!?"
Fu Bao mencoba memejamkan matanya beberapa kali sampai ia bisa melihat jelas wajah besar dan berbulu didepan wajah nya.
Dengan suara lemah Fu Bao bertanya dengan tidak yakin " Bao Bao? Apa itu kau?"
"Tuan ini Bao Bao, apa tuan baik-baik saja? " Tanya Bao Bao cukup khawatir saat melihat tubuh tuan nya begitu lemah.
Setelah mendengar Jawaban Bao Bao mencoba untuk duduk karena kini dirinya sedang berbaring di tanah.
Fu Bao Bao menopang tubuhnya dengan tangan dan ketika ia mencoba bangun Fu Bao mendapati tubuh nya seperti dilubangi, tidak hanya itu ia merasa seluruh tubuhnya kehilangan semua tenaga.
"Apa yang sedang terjadi? " Tanya Fu Bao Sambil mengerutkan keningnya saat merasa tubuhnya begitu lemah dan tak berdaya.
Bao Bao segera membantu tuan nya bangun dan membiarkan Fu Bao bersandar di pohon,
" Tuan kehilangan terlalu banyak energi spiritual, tidak heran tubuh tuan sangat lemah sekarang" ucap Bao Bao yang telah selesai membantu tuan nya bersandar di pohon.
Fu Bao tersenyum ketika menerima bantuan Bao Bao " terima kasih Bao Bao"
" Tuan sebaiknya meminum obat ini!?" Kata Bao Bao sambil menyerahkan botol giok biru yang berisi pil yang tidak diketahui Fu Bao.
Fu Bao mengambil nya dan bertanya " Apa ini? "
" Ini pil penyembuh tingkat tinggi "
" Darimana asalnya? " Tanya Fu Bao penasaran.
" Tuan Bao Bao akan menjelaskan nanti, yang jelas tuan harus segera meminumnya dulu kalau tidak tubuh tuan akan cacat. "
Fu Bao ragu-ragu untuk sesaat dan setelah memikirkan nya dia memilih untuk meminum obat nya dulu, ketika Fu Bao meminum pil penyembuh tingkat tinggi dia merasa semua energi spiritual yang hilang bahkan seluruh tubuhnya yang lemah tidak berdaya kini kembali dalam keadaan semula dalam beberapa saat.
__ADS_1
Fu Bao memejamkan mata ia menikmati kehangatan serta energi spiritual yang dihasilkan oleh pil penyembuh tingkat tinggi.
Setelah beberapa menit Fu Bao kembali membuka matanya dan menundukkan kepalanya melihat seluruh tubuhnya dipenuhi energi spiritual.
" Ini sangat menakjubkan!" Seru Fu Bao terkejut, seperti kita tahu selama dalam di ilusi Fu Bao meminum pil penyembuh tingkat rendah milik pemilik asli dan penyembuhan nya tidak sekuat dan secepat pil penyembuh yang baru saja ia makan.
"Sekarang Bao Bao bisa kamu jelaskan kepada ku , darimana asal obat ini? " tanya Fu Bao sambil menggoyang botol giok biru didepan wajah gemuk Bao Bao.
" Obat itu berasal dari pemuda disana! " Ucap Bao Bao Sambil menunjuk ke arah pemuda tampan yang sedang bermeditasi.
Fu Bao mengikuti arah yang ditunjuk Bao Bao dan menyadari kalau pemuda tampan yang Bao Bao tunjuk adalah Fu Heng yang sedang memulih kan diri.
Fu Bao menatap wajah Fu Heng sedikit tertegun jika bukan karena pengingat Bao Bao mungkin ia sudah lupa kalau bukan hanya dirinya saja yang berhasil selamat dari ilusi.
"Tuan?"
Fu Bao segera menggeleng kepala nya dan melihat kearah Bao Bao " ada apa? "
"Tuan sebenarnya apa yang sedang terjadi? Kenapa tuan menjadi seperti ini? Jika bukan karena obat yang diberikan pria itu tuan pasti telah menjadi sampah kembali " keluh Bao Bao yang kesal.
Fu Bao tersenyum saat mendengar kekhawatiran Bao Bao dia mengangkat tangannya dan mengusap kepala Bao Bao dengan sangat lembut " Aku menjelaskan nanti,ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan nya, bisakah Bao Bao menunggu sebentar disini? "
Fu Bao tertawa dan mengangguk setuju.
" Pergilah, Bao Bao akan menunggu disini" ucap Bao Bao sambil melambaikan tangannya.
Fu Bao segera berdiri dan berjalan menuju tempat Fu Heng bermeditasi, ketika ia sudah sampai di depan Fu Heng , Fu Bao menghentikan langkahnya.
Seperti menyadari kedatangan Fu Bao, Fu Heng membuka matanya dan melihat Fu Bao telah berdiri didepannya.
Fu Heng bangkit dan berdiri di depan Fu Bao Sambil membersihkan debu yang ada dipakainya.
"Apa kamu baik-baik saja? " Tanya Fu Heng dan kekhwatiran dalam nada suaranya.
" Aku baik-baik saja, terima kasih untuk obat nya tanpa itu mungkin sesuatu yang buruk akan terjadi pada tubuh ku " ucap Fu Bao sambil membungkuk badannya kearah Fu Heng.
__ADS_1
Fu Heng mengerutkan keningnya dan menahan tubuh Fu Bao untuk membungkuk kepada nya " Tidak perlu berterima kasih, lagi pula aku juga telah meminum obat mu "
" Tapi itu hanya pil penyembuh tingkat rendah sedangkan yang kamu berikan kepada ku adalah pil penyembuh tingkat tinggi, jelas hal ini sangat tidak adil " ucap Fu Bao sambil mengerucutkan bibirnya.
Fu Heng tersenyum tipis dengan wajah tampan nan dingin dia berkata kepada Fu Bao dengan sedikit kelembutan dalam nada suaranya " Tidak ada yang tidak adil, tanpa bantuan obat mu mungkin Kita tidak akan bertahan hidup di dalam ilusi sampai sekarang,jadi jangan merasa terbebani "
" Terima kasih, ngomong-ngomong bagaimana dengan luka ditubuh mu? " Tanya Fu Bao khawatir saat memikirkan luka-luka yang disebabkan oleh demon beast.
" Sudah lebih baik setelah meminum obat dan bermeditasi "
"Syukurlah. " Fu Bao menghela nafas lega saat mendengar nya.
Fu Heng menatap wajah gadis didepannya walaupun ia masih tidak bisa melihat jelas wajah gadis itu, Fu Heng merasa perasaan aneh saat dia menatap gadis didepannya.
Perasaan aneh itu sangat asing bagi Fu Heng yang tidak pernah dekat dengan wanita, Fu Heng menurunkan kelopak matanya untuk menyembunyikan perasaan aneh tersebut dan berkata kepada Fu Bao
" Aku harus segera pergi"
"Ah? Secepat ini?
"Hmm,sudah terlalu lama aku berada disini "
Fu Bao menundukkan kepalanya menyembunyikan kekecewaannya didalam matanya, tapi segera Fu Bao menahan rasa kecewanya dalam hati dan tersenyum " Bisakah aku tahu nama mu? "
Fu Heng tertegun sedikit tidak percaya saat mendengar Fu Bao menanyakan nama nya, seperti yang Fu Heng ketahui sejak mereka terjebak dalam ilusi Fu Bao tidak pernah sekalipun bertanya namanya, awalnya Fu Heng mengira karena Fu Bao tidak ingin terlalu mengenal nya atau mungkin tidak ingin ada hubungan dengan nya dimasa depan.
Ketika memikirkan itu Fu Heng merasa sangat tidak nyaman ada perasaan ingin menghancurkan sesuatu.
Jadi Fu Heng sangat terkejut saat Fu Bao menanyakan nama nya dan ada sedikit rasa bahagia dalam lubuk hatinya paling dalam, tapi Fu Heng segera memulih kan diri dan menjawab pertanyaan Fu Bao
" Fu Heng nama ku, bagaimana dengan mu ? "
"Fu Heng? Kalau aku Fu Bao sepertinya kita memiliki marga yang sama? " Ucap Fu Bao sambil memiringkan kepalanya dan tersenyum manis kepada Fu Heng.
"Seperti begitu" Fu Heng pun sama ia juga tersenyum saat melihat Fu Bao tersenyum.
__ADS_1
*ps : Fu Heng Ml 2 satu-satunya pemilik Akar es spritual surgawi yang ada di dunia san merupakan reinkarnasi salah satu Dewa es