
Bab 74
"Siapa ini? " Tanya Fu Bao pada Bao Bao
"Ah? Tuan ini patriak harimau putih."
"Patriak harimau putih? " Ucap Fu Bao ragu.
Sepertinya patriak harimau putih melihat keraguan serta kebingungan di mata Fu Bao maka karena itu ia berjalan sedikit lebih dekat dengan Fu Bao.
Lalu dia tersenyum lembut dan membungkuk kan setengah tubuhnya memperkenalkan dirinya pada Fu Bao :
"Halo Nona Fu, perkenalkan nama ku Qi Feng patriak dari harimau putih "
Fu Bao menatap senyum lembut di wajah Qi Feng jika bukan karena intuisi mengatakan orang depan nya tidak sesederhana dia mungkin akan mengira kalau pria tua didepannya orang yang sangat ramah.
Fu Bao mengangguk kepalanya sebagai balasan perkenalkan Qi Feng dan juga memperkenalkan dirinya:
"Fu Bao nama ku"
Qi Feng tersenyum tipis dan berkata " Aku tahu..kau adalah penyelamat ras ku"
Fu Bao: "???"
Fu Bao jelas tidak mengerti kenapa dia bisa di anggap sebagai penyelamat ras harimau putih oleh Qi Feng.
Karena merasa bingung Fu Bao jadi bertanya apa maksud dari perkataan patriak Qi Feng: " Maaf patriak Qi Aku tidak mengerti apa maksud mu dari perkataan mu barusan... kapan yah aku menjadi penyelamat ras mu?"
"Apa Nona Fu tidak ingat? Nona Fu telah menyelamatkan ras kami dari energi iblis... jika saat itu Nona Fu tidak membantu ras kami...aku tidak tahu harus berbuat apa ketika melihat semua ras kami berubah menjadi demon beast" Qi Feng mengatakan itu dengan senyum pahit saat dirinya mengingat kembali ketika ras hampir berubah menjadi demon beast yang menjijikkan.
Qi Feng sangat berterima kasih atas pertolongan Fu Bao karena baginya ras nya merupakan hal paling penting dalam hidupnya.
Jika ada sesuatu yang terjadi dengan ras nya dia pasti akan mati sedih.
Setelah Qi Feng mengatakan kalau ia menyelamatkan ras nya dari energi iblis barulah Fu Bao ingat kejadian sebelumnya dirinya pingsan.
Sebenarnya Fu Bao tidak terlalu mengingat bagaimana caranya ia menyelamatkan kawanan harimau putih.
Dia merasa ada sesuatu yang hilang dari bagian ingatan.. Fu Bao tidak tahu apa itu.
Namun Fu Bao merasa kalau itu sesuatu yang sangat penting baginya.
__ADS_1
"Tuan! Tuan ada dengan mu?" Bao Bao menggoyang bahu Fu Bao khawatir.
"Ah? Maaf Bao Bao aku tiba-tiba memikirkan sesuatu.." Fu Bao tersenyum tipis dan menyembunyikan keraguan dalam hatinya.
Entah kenapa Fu Bao punya firasat kalau ia tidak bisa memberi tahu Bao Bao tentang hilang nya sebagian ingatan nya.
Firasat Fu Bao selalu benar jadi dia memutuskan untuk mengikuti firasat yang ada di dalam hatinya.
Namun apa yang tidak ketahui Fu Bao di masa depan nanti dia akan sangat bahagia karena tidak memberi tahu Bao Bao tentang hal ini.
Karena setidaknya dia akan memiliki masa-masa paling bahagia dan tanpa khawatir di saat-saat akhir hidupnya.
Setidaknya dia bisa tersenyum bahagia pada saat paling kelam datang.
...
"Apa Nona Fu merasa tidak enak badan?" Tanya patriak Qi Feng yang juga khawatir.
Fu Bao menggeleng kepala nya dan tersenyum lembut: " Tidak apa-apa,hanya saja aku merasa tubuhku sedikit lemah... setelah berkultivasi sebentar mungkin lebih baik."
Mendengar Fu Bao mengatakan tubuhnya lemah patriak Qi Feng berinisiatif memberikan Fu Bao pil penyembuh tingkat tinggi.
"Tidak perlu aku memiliki nya... Terima kasih " Fu Bao dengan sopan menolak pemberian pil penyembuh dari patriak Qi Feng.
Meskipun Fu Bao tidak tahu berapa level pil penyembuh yang ada di botol giok di tangan patriak Qi Feng.
Dia bisa tahu kalau Pill penyembuh itu pasti merupakan level tinggi karena ia bisa mencium aroma obat segar dari botol giok yang ada di tangan patriak Qi.
Patriak Qi Feng tersenyum tipis dan meletakkan botol giok nya di samping tempat tidur Fu Bao lalu ia berkata:
" Nona Fu tidak perlu sungkan anggap saja ini sebagai hadiah ucapan terima kasih karena telah menyelamatkan ras kami"
Selepas Fu Bao menerima atau tidak pil penyembuh nya.. patriak Qi Feng dengan sopan pergi meninggalkan kamar Fu Bao.
Fu Bao memperhatikan kepergian patriak Qi Feng dari kamar nya.
Dia mengalihkan perhatian nya kembali kepada Bao Bao dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi setelah dirinya pingsan:
" Apa yang terjadi Bao Bao? Kenapa kita ada disini dan dimana ini?"
"Tuan kita sekarang berada di wilayah klan harimau putih.... Tuan pingsan setelah memurnikan energi iblis dari kawanan harimau putih dan sebagai ucapan terima kasih karena meyelamatkan mereka dari energi iblis kawanan harimau putih itu membawa tuan kembali ke wilayah klan mereka " jelas Bao Bao tentang kejadian setelah Fu Bao pingsan.
__ADS_1
"Jadi begitu.." Fu Bao menundukkan kepalanya ragu.
"Bao Bao..Apa kau ingat yang terjadi setelah aku berhasil memurnikan energi iblis?"
"Bukankah tuan langsung pingsan? Memang apa lagi? " Tanya Bao Bao mata polos nya.
Melihat Bao Bao tidak terlihat seperti berbohong.
Fu Bao sedikit curiga dengan ingatan nya akan tetapi kenapa di dalam ingatan nya dia melihat seorang pria berjubah hitam serta bermata merah Sedang menatap nya.
Apa itu cuman ilusi?
"Uh!" Fu Bao memegangi dahinya yang tiba-tiba sakit.
Sesudah sakit kepala nya hilang Fu Bao merasa dia sepertinya melupakan sesuatu lagi.
Apa yang tidak disadari Fu Bao adalah ingatan nya tentang pria berjubah hitam dan bermata merah yang ada di ingatan perlahan-lahan menghilang seperti kabut.
Disisi lain istana iblis..
Di aula kerajaan terdapat singgasana raja yang sangat menyeramkan.
Di sana tidak ada seorang pun yang sedang duduk, tapi orang-orang di bawah singgasana tidak peduli mereka dengan penuh keyakinan serta kekaguman memberi hormat ke arah singgasana seolah-olah orang yang mereka yakini ada di sana.
Tiba-tiba kabut hitam muncul di samping singgasana raja dan kabut hitam itu perlahan-lahan memperlihatkan sosok pria bertopeng Hitam serta jubah hitam yang tudung nya menutupi sebagian wajah pria.
"Waktu yang Kita tunggu-tunggu akhirnya datang Dewa Kita menunjukkan tanda-tanda kebangkitan nya" Suara dingin seperti es bergema di aula kerajaan yang sepi.
"Bersiap-siaplah mungkin Dewa akan senang dengan penyambutan kalian.." Pria itu tersenyum dingin dan menunduk kepalanya melihat orang-orang yang ada di bawah nya.
Pria itu mengibaskan tangannya dan menghilang kembali dari pandangan para pengikut gila Dewa iblis.
"Hidup Dewa iblis!"
"Hidup Dewa iblis!"
Sorakan bahagia dari pengikut dewa iblis setelah mendengar tanda-tanda kebangkitan tuhan mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
🌷🌺 jangan lupa like komen vote favorit dan gift oke? 🌺🌷
__ADS_1