
Bab 89
"Gunakan ini.. jangan gunakan baju mu - Fu Bao menyerahkan sapu tangan miliknya pada Xiao Nai yang berlumuran darah singa api.
Xiao Nai mengambil saputangan dari Fu Bao dengan sudut bibir terangkat dia seakan senang atas perhatian nya.
Jika dibelakang Xiao Nai ada ekor mungkin itu sudah pasti mengibas senang menunjukkan suasana hati pemilik nya.
Fu Bao tidak menyadari perilaku Xiao Nai matanya sedang menatap Tim keluarga Bai yang tidak jauh dari tempat mereka sedang berdiri.
Dengan senyum sinis dan nada suara sarkasme Fu Bao bertanya kepada mereka:
"Bukankah ada sesuatu yang harus kalian jelaskan pada kami? "
Degh!
Dalam seketika suasana di sekitar hening karena pertanyaan Fu Bao.
Mata orang-orang yang ada di sana secara refleks menatap keluarga Bai, semua orang jelas ingat kalau segerombolan singa api itu pertama kali di provokasi oleh keluarga Bai dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Tim Fu Bao.
Bisa sangat dimaklumi kalau Fu Bao tiba-tiba bertanya begitu karena ada aturan yang sangat ketat di sebelum masuk Alam rahasia bahwa siapapun yang pertama memulai api maka dialah orang yang harus memadamkan nya.
Aturan itu sendiri dibuat mantan pangeran yang diasingkan dan aturan itu juga diikuti oleh sahabat nya yaitu Yang Mulia Murong.
Jika ada orang yang melanggar maka semua hasil yang mereka dapatkan dari menyalakan api harus diberikan pada orang yang menjadi korban karena penyalaan api mereka.
Semua orang tahu keluarga Bai sangat mendominasi entah itu diluar atau di Alam rahasia jadi tidak ada satupun diantara mereka yang berani melawan keluarga Bai.
Tapi apa yang sekarang mereka semua lihat kalau Tim keluarga Bai lebih dulu memprovokasi segerombolan singa api dan Tim Fu Bao menjadi korban karena kecerobohan mereka.
Maka sudah sewajarnya Tim keluarga Bai membayar Tim Fu Bao dengan benda yang mereka dapatkan setelah provokasi segerombolan singa api.
Jika Tim keluarga Bai tidak mau membayarnya maka Yang Mulia Murong sendiri yang akan turun tangan mengurus nya.
__ADS_1
Dan tidak hanya Yang Mulia Murong turun tangan, tapi seluruh Junior keluarga Bai di masa depan nanti pasti kehilangan kualifikasi untuk masuk Alam rahasia lagi.
Semua orang di benua Qilin tahu kalau aturan ini bukanlah omong kosong belaka.
Yang Mulia Murong benar-benar akan memasukkan keluarga mereka kedalam daftar hitam di masa depan nanti kalau mereka melanggar aturan yang sudah ia buat.
Karena di masa lalu ada sebuah keluarga yang cukup besar walaupun keluarga itu tidak sebesar empat keluarga besar yang di kerajaan Dongyue, tapi keluarga ini memiliki kemampuan penyuling senjata yang cukup bagus.
Jadi meskipun keluarga ini tidak dapat bersaing dengan keempat keluarga besar yang ada di kerajaan Dongyue setidaknya kehadiran mereka sangat di hormati.
Dari rumor yang semua orang dengar kalau salah putra tertua dari keluarga itu mengambil rumput Air roh yang cocok dengan bakat Kultivasi nya.
Akan tetapi putra tertua itu tidak tahu kalau rumput Air roh ini dijaga oleh Buaya Air level 5 yang terkenal akan kekuatan dan kekebalan terhadap serangan.
Akibat karena mengambil rumput Air roh yang telah di jaga selama beberapa ratus tahun oleh Buaya Air level 5 putra tertua ini langsung menerima serangan mematikan.
Namun keberuntungan putra tertua ini sangat bagus jika bukan karena senjata ajaib yang pernah dia dapat tidak sengaja ia dapatkan di Alam rahasia mungkin dia sudah lama mati karena serangan Buaya Air level 5.
Tapi orang-orang yang ada di dekat sana tidak seberuntung putra tertua ini mereka langsung terluka cukup parah setelah menerima serangan nyasar.
Untungnya para pejalan kaki ini cukup pintar mereka memilih untuk bergabung bersama untuk mengalahkan buaya air level 5.
Selama para pejalan kaki melawan serangan Buaya Air level 5 putra tertua melarikan diri tanpa disadari siapapun.
Para pejalan kaki baru sadar setelah selesai mengalahkan buaya air level 5 ketika mereka berbalik untuk berbicara dengan putra tertua.
Putra tertua sudah tidak ada lagi di belakang mereka lagi dan hal ini memicu kemarahan para pejalan kaki yang menyebabkan mereka langsung mencari putra tertua dengan penuh kemarahan.
Saat para pejalan kaki berhasil menangkap putra tertua dan ketika mereka semua meminta kompensasi atas luka yang dilakukan oleh putra tertua.
Putra tertua justru mengelakkan dan berkata bukan dia yang memprovokasi buaya air level 5 dan juga bukan salah juga kalau salah Tim mereka mati karena serangan Buaya Air level 5.
Jelas perkataan putra tertua ini langsung memicu kemarahan publik yang menyebabkan di kepung dan dipukuli.
__ADS_1
Tapi yang sangka kalau putra tertua ini sangat licik dia langsung berteloprtasi dari hadapan mereka.
Tidak peduli seberapa besar mereka mencari mereka tetap tidak menemukan putra tertua ini.
Disisi lain putra tertua ini sangat gembira berhasil lolos dari amukan massa dan menunggu di sebuah Gua untuk masa akhir dari Alam rahasia.
Namun putra tertua ini tidak menyangka ketika dirinya keluar dari Alam rahasia dia harus melihat sebuah pasukan bersenjata mengepungnya.
Dan menyeretnya berlutut di hadapan Yang Mulia Murong dan ketika putra tertua yang bingung dengan sedang terjadi sekarang.
Matanya tanpa sadar menatap para pejalan kaki yang pernah ia temui di Alam rahasia yang kini sedang berdiri di samping Yang Mulia Murong.
Dan di depan Yang Mulia Murong juga terdapat video yang menayangkan saat dirinya pertama kali memprovokasi buaya air level 5.
Kedua matanya terbelalak terkejut saat melihat video itu dan putra tertua tidak bisa sedikit membela diri terlebih lagi ketika prajurit Murong menyita semua hasil dari perjalanan di Alam rahasia dan memberikan kepada para pejalan kaki.
Disisi lain setelah para pejalan kaki menerima kompensasi mereka tersenyum puas dan pergi tanpa sekalipun memandang putra tertua yang sedang berlutut.
Setelah kejadian itu juga keluarga putra tertua ini masuk kedalam daftar hitam di Alam rahasia yang menyebabkan keluarga ini langsung jatuh terpuruk dalam seketika.
Kembali ke sisi Fu Bao lagi yang sekarang sedang menatap kelima anggota keluarga Bai dengan tatapan dingin.
Semua orang di sekitar tidak ada yang berani berbicara untuk para keluarga Bai karena mereka juga sendiri melihat sendiri bagaimana Tim keluarga Bai yang pertama memprovokasi segerombolan singa api.
Dan lagi ada batu pengawas yang ditempatkan di setiap sudut Alam rahasia yang tersembunyi.
Batu pengawas ini merupakan senjata ajaib yang dibuat oleh Yang Mulia Murong langsung dengan tangannya sendiri.
Batu pengawas ini sangat sepesial karena batu ini bukanlah batu pengawas biasa yang bertugas mengawasi setiap gerakan orang-orang yang ada di Alam rahasia.
Melainkan ini digunakan untuk mengawasi setiap kali ada konflik yang diantara Tim.
Jadi meskipun batu pengawas ini terlihat seperti mematai-matai aktivitas orang-orang yang ada di Alam rahasia.
__ADS_1
Pada nyatanya batu pengawas ini tidak akan pernah mengungkapkan sedikitpun privasi orang lain tanpa seijin orang yang bersangkutan bahkan Yang Mulia Murong sendiri tidak bisa melihat isi batu pengawas yang menampilkan privasi orang lain kecuali orang yang bersangkutan mengizinkan nya.