Toxic Relationship

Toxic Relationship
Meaning of Love


__ADS_3

...Happy Reading ...


Clara masih merenung, sedangkan Jack masih menarik tangan Clara keluar dari rumah besar itu. Sekali lagi Jack menatap Clara yang masih terdiam dan membukakan pintu mobil miliknya dan membiarkan Clara masuk.


Mereka berdua kini memasuki sedan milik Jack. Jack menarik napas dalam dan menghembuskannya perlahan, napasnya tidak karuan karena emosi. Jack kini menatap kearah Clara, gadis itu kini terlihat melamun memandang kearah kuku-kuku jarinya.


“Chal?”


Clara tidak bergeming, ia kini masih melamun. Jack berdecak kesal, semua ucapan Ayahnya sudah begitu keterlaluan.


“Chal, aku minta maaf karena ucapan-“


“Tidak Jack, tidak ada yang salah dengan ucapan Ayahmu.”


Jack kini menatap Clara dengan bingung, terlihat jelas Clara yang kini tampak begitu sedih. Jack menyentuh bahu kekasihnya itu dan bermaksud untuk memeluknya. Namun dengan cepat Clara langsung menjauhkan tubuhnya membuat Jack menatapnya bingung.


“Challa?”


“Bukankah memang seharusnya kau mencari wanita yang sederajat denganmu Jack?”

__ADS_1


Mendengar ucapan Clara, Jack kini berdecak kesal. Inilah mengapa ia tidak ingin mempertemukan Clara dengan sang Ayah. Terkadang Ayahnya begitu manipulatif, ia dapat menghasut Clara dengan begitu mudah.


“Chal?”


“Pada awalnya kau memang tidak ingin memiliki anak dariku, kan Jack? Apa itu semua karena ini? Karena sewaktu-waktu kau bisa mencari wanita lain, bukan? Jika memang itu alasannya kau bisa pergi sekarang Jack.”


Pergi? Jack tersenyum sinis. Jika memang itu yang ia inginkan, ia tidak perlu repot-repot meminta Steve untuk mencari tahu tentang Clara setahun terakhir. Dan ia juga tidak perlu membunuh Shawn yang menyebabkan ia berada dibalik jeruji besi. Apa Clara memang tidak pernah melihat perjuangannya sejauh ini?


“Clara, dengarkan aku-"


“Aku baru menyadari bahwa Ayahmu hanya menginginkan yang terbaik untukmu Jack. Ia hanya-“


“Persetan dengan Ayahku!”


Clara tersentak kala Jack kini meninju kemudinya dengan sangat kuat. Jack kini menatap Clara dengan amarah. Kesabarannya sudah hilang batas. Clara yang menginginkan bertemu dengan keluarganya dan kini gadis itu seolah seperti ingin menyudahi hubungan mereka. Jika memang seperti ini jadinya, ia tidak akan pernah mempertemukan Clara dengan keluarganya.


“Apa kau tidak menyadari betapa besar aku berkorban untukmu Chal? Apa bagimu cintaku tidak bisa kau lihat hanya karena aku tidak menginginkan anak darimu? Bahkan kau masih tidak menyadari mengapa aku memaksamu untuk menggugurkan janin itu?”


Jack kini menatap Clara dengan nanar, Clara menelan salivanya. Kini matanya mulai berkaca-kaca, mengapa kisah cintanya dengan Jack begitu rumit? Dari perbedaan status sosial bahkan masa-masa kelam yang mereka hadapi. Semuanya begitu berat.

__ADS_1


“Aku tidak ingin kehilanganmu Chal, aku tidak akan bisa menerima bayi itu sampai kapanpun jika ia merenggutmu dariku. Dan aku memilih tidak pernah memiliki anak sampai kapanpun jika harus kehilanganmu.”


Clara tersentak mendengar ucapan Jack, air mata Clara kini terjatuh dan selanjutnya memeluk Jack dengan erat. Ia bahagia, ia begitu bahagia memiliki seseorang yang begitu mencintainya seperti ini. Ia bodoh, ia sangat bodoh mengapa masih meragukan cinta Jack untuknya.


“Maaf, maaf, aku minta maaf masih meragukanmu.”


Ujar Clara ditengah tangisannya. Jack tersenyum tipis dan mencium kening Clara. Clara begitu sabar menghadapi egonya sejauh ini, dan ia tidak akan melepaskannya begitu saja. Ia tidak akan membuat orang yang ia cintai pergi dari hidupnya, seperti Ibunya. Dan ia tidak akan pernah membiarkan Clara untuk meninggalkannya.


“Aku minta maaf karena pernah melukaimu, Chal. Aku minta maaf. Dan terimakasih sudah tetap berada disisiku hingga saat ini.” Ujar Jack dan memeluk Clara erat.


“Bahkan jika aku memutuskan untuk pergi, kau bahkan tetap akan mencariku kan? Bahkan jika itu sampai di ujung dunia.”


Clara dan Jack kini terkekeh. Jack menatap wajah Clara dalam, entah mengapa ia begitu mencintai gadisnya ini. Bahkan dengan melihatnya di lampu merah yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan dengan Clara. Saat gadis itu menyeberang jalan tepat didepan mobilnya yang sedang berhenti.


Dan berlanjut dengan pertemuan pertamanya dengan Clara saat double date dengan Shawn. Sampai ia memutuskan menyatakan perasaannya dan berakhir dengan penolakan pada awalnya. Sampai ia menemukan Clara yang tengah menangis sesegukan karena sang Ayah tertembak karena beberapa penagih hutang yang tidak bertanggung jawab dan sampai menjalin hubungan selama tujuh tahun dengan gadis dipelukannya ini. Clara adalah arti cinta sesungguhnya yang pernah ia miliki.


“Kau tahu Jack, hampir empat tahun lamanya aku menginginkan saat-saat seperti ini.” Clara tersenyum, Jack hanya menatapnya dengan bingung.


“Saat dimana kau kembali seperti Jack yang dulu, yang memperlakukanku dengan begitu lembut. Bahkan aku tidak percaya sekarang aku bisa merasakannya lagi.”

__ADS_1


Clara kini mendongakan kepalanya menatap tepat kearah manik mata Jack. Jack tersenyum tipis dan mendekatkan wajahnya. Merasakan kembali kehangatan bibir Clara ditengah cuaca dingin. Clara tersenyum di sela-sela ciuman mereka. Terimakasih, terimakasih sudah kembali seperti dulu Jack Hilton.


To be continue...


__ADS_2