
Saat pulang sekolah Annisa menjemput Syifa.
Syifa keluar dari kelasnya, saat melihat Annisa, Syifa langsung tersenyum.
"Ummi!" serunya sambil berlari memeluk Annisa
"Mau main dulu?" tanya Annisa
Syifa mengangguk
Denada melihat dari balik pohon dengan tatapan tajam dan berkaca-kaca.
Annisa mengangkat Syifa naik mainan.
Syifa meluncur bahagia.
Setelah puas bermain, Annisa mengajak Syifa pulang, Syifa dan Annisa berpegangan tangan dengan bahagia lalu masuk ke mobil.
Denada menitikkan air matanya tapi kembali menyekanya dengan wajah tidak suka saat menatap Annisa.
Di dalam mobil
"Langsung pulang ya!" ucap Annisa
Syifa mengangguk
"Ummi tadi Syifa ketemu..." ucap Syifa terhenti karna ingat dengan ucapan Denada tadi.
"Ketemu siapa?" tanya Annisa melihat sebentar ke Syifa
"Itu ketemu Bu guru cantik" kata Syifa berbohong
Annisa tersenyum lalu mengusap kepala Syifa.
Syifa langsung murung karna merasa bersalah telah membohongi Uminya.
__ADS_1
"Syifa kita singgah sebentar ya di minimarket sana" ucap Annisa
"Iya Ummi" kata Syifa
Annisa menghentikan mobilnya dan kaget melihat mobil Reyhan ada di sana, Annisa memarkir mobilnya agak jauh dari mobil Reyhan.
Annisa dan Syifa turun dari mobil lalu berjalan masuk.
Annisa melihat ke sekeliling mencari keberadaan Reyhan.
Sambil membawa keranjang, Annisa memegang tangan Syifa dan melihat ke kiri kanan.
Mobilnya ada tapi kenapa orangnya gak ada batin Annisa
Perlahan Annisa mengambil beberapa barang.
Annisa kaget melihat Reyhan lagi mengendong Rafa dan terlihat disampingnya ada Riana yang sedang mengambil belanjaan.
Syifa juga melihatnya dan ingin mendekati Reyhan, Annisa menahan tangan Syifa dan menyuruhnya diam.
Mereka mengikuti Reyhan dan Riana.
"Mungkin Abi lagi bantuin orang itu" ucap Annisa
Annisa buru-buru mengambil beberapa keperluan.
Reyhan dan Riana berjalan menuju kasir.
Annisa melihatnya dari jarak yang agak jauh.
Setelah Riana selesai membayar di kasir, mereka berjalan keluar menuju mobil Reyhan.
Reyhan membukakan pintu untuk Riana dan memasukkan Rafa ke dalam mobil.
Annisa terlihat sedih saat melihat mereka dari balik kaca searah.
__ADS_1
"Ummi" panggil Syifa
"Ya sayang, Ummi bayar dulu lalu kita langsung pulang, kasian Oma sendiri" ucap Annisa sambil menyeka air matanya yang mulai jatuh mengenai cadar.
Annisa membayar belanjaan mereka dan langsung memegang tangan Syifa saat berjalan pergi.
"Ummi, Syifa mau ice cream boleh?" tanya Syifa saat melewati tempat ice cream
"Satu saja ya, kan Syifa gak boleh makan sembarangan takutnya sakit perut lagi" ucap Annisa
Syifa mengangguk dan langsung memilih ice creamnya.
Setelah membayarnya mereka langsung keluar menuju mobil.
Annisa mengangkat Syifa masuk ke mobil lalu memakaikan sabut pengaman.
Sepanjang perjalanan Annisa terlihat murung dan banyak berfikir hingga tidak sadar wajah Syifa dan bajunya penuh bekas ice cream.
"Ummi ini kotor" ucap Syifa
Annisa langsung sadar dan melihat ke arah Syifa.
Annisa menghentikan mobilnya lalu mengambil tisu.
Annisa membersihkan wajah Syifa.
"Gak apa nanti pulang langsung mandi" ucap Annisa kembali menjalankan mobilnya
Mereka sampai depan rumah.
Annisa melihat mobil Reyhan belum ada.
Annisa dan Syifa melewati para pekerja yang sedang mengerjakan bangunan depan rumah.
"Assalamu'alaikum" ucap Annisa
__ADS_1
"Waalaikum salam, kalian kok lama" ucap Bu Janeta
"Mampir ke minimarket dulu Ma, oh ya bentar lagi Mas Reyhan pulang, Nisa masak sayur dulu" ucap Annisa saat berjalan masuk.