
Saat istirahat semua berjalan keluar, Asyifa berjalan melewati Daffa tapi mundur lagi.
"Hai" ucap Asyifa sambil mengulurkan tangan ingin bersalaman.
Daffa menolak tangannya dan hanya tersenyum ke arah Asyifa sebentar lalu buru-buru menunduk lagi.
Asyifa mengerti dan langsung memegang wajahnya sendiri sambil tersenyum.
"Ayo ke kantin" ajak Asyifa
Laras dan Kirana melihat ke arah mereka berdua sambil tersenyum melihat tingkah Asyifa.
"Saya bawa bekal" ucap Daffa sambil menunjukkan bekalnya.
"Oh ya sudah maaf ganggu ya, kenalin gue Asyifa" ucap Asyifa
"Saya tau kok" ucap Daffa
Laras dan Karina ketawa tanpa suara.
Asyifa juga cuma senyum-senyum.
"Duluan ya" ucap Asyifa
Daffa mengangguk dan langsung membuka bekalnya.
Asyifa perlahan berjalan pergi tapi terhenti saat melihat Daffa membuka bekalnya.
Matanya langsung berkaca-kaca melihat menu bekal Daffa.
Laras menarik Asyifa keluar.
"Loe kenapa?" tanya Laras
__ADS_1
"Gak apa-apa," ucap Asyifa
"Tadi loe senyum-senyum tapi setelah Daffa buka bekalnya kok loe jadi kelihatan sedih banget" ucap Kirana
"Menu bekalnya mirip buatan seseorang, sudahlah jangan dibahas lagi, ayo langsung ke kantin" ucap Asyifa
Laras dan Kirana langsung mengikuti langkah Asyifa.
Daffa melihat ke arah luar saat Asyifa dan yang lainnya sudah pergi.
Namanya mirip sama nama anaknya Abi, tapi kata Ummi sewaktu kecil anak Abi sudah suka dengan pakaian syar'i seperti Ummi berbeda dari Asyifa yang ini batin Daffa
Daffa mulai memakan bekalnya.
Jam pulang sekolah pun tiba, Guru keluar dari kelas mereka, Daffa berjalan belakangan bersama Adam.
"Duluan ya" ucap Adam
Daffa mengangguk.
Daffa mendekati Annisa yang sedang duduk di luar pagar.
"Ummi sudah lama?" tanya Daffa
"Baru 5 menit Ummi duduk, ayo pulang" ajak Annisa
Daffa mengangguk. Dari kejauhan Asyifa melihat mereka.
Asyifa terlihat sedih melihat kepergian mereka, perlahan air matanya menetes.
Flasback
Asyifa yang saat itu masih kecil sedang menangis.
__ADS_1
"Syifa mau ketemu Abi dan Ummi" ucapnya sambil menangis sesegukan.
Denada langsung memperlihatkan foto Annisa dan Reyhan sedang di bandara.
"Lihat foto ini, mereka sudah keluar negri, mereka sudah melupakanmu." ucap Denada
Asyifa melihat foto itu dan semakin menangis.
"Mereka sudah punya anak jadi sudah pasti melupakanmu jadi Mama mohon mulai hari ini lupakan mereka," ucap Denada
"Dan kalau Syifa belum percaya juga, besok kita ke rumah mereka" ucap Denada
Kembali kesekarang, Asyifa buru-buru menyeka air matanya.
Apa Abi dan Ummi benar-benar melupakan Syifa batin Asyifa
Asyifa langsung berjalan keluar pagar, terlihat supirnya juga sudah menunggu.
Annisa dan Daffa belum pergi karna sedang membeli minuman di pinggir jalan depan sekolah.
Annisa menoleh ke arah Asyifa yang mau masuk ke mobil, tapi yang terlihat hanya punggungnya.
Annisa kembali menoleh ke arah anak-anak yang berlari keluar.
Syifa pasti sudah sebesar mereka batinnya
"Ummi ini minumnya, ayo pulang" ajak Daffa
Annisa tersenyum
"Iya, ayo pulang, Abi juga pasti sudah pulang sama sikembar" ucap Annisa
Daffa dan Annisa langsung masuk ke mobil.
__ADS_1
"Ummi lain kali jangan repot-repot jemput ke sekolah" ucap Daffa
"Gak repot kok, Arka sama Dika sudah pulang sekalian sama Abi jadi Ummi bisa sering jemput Daffa" ucap Annisa.