WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )

WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )
season 2 ep 16


__ADS_3

Reyhan melihat barang yang dibawa Daffa.


"Apa itu?" tanya Reyhan


Daffa hanya senyum gak bisa jawab, Reyhan langsung mengerti.


"Ya sudah ayo," kata Reyhan


Daffa mengangguk dan langsung menjalankan mobilnya.


Reyhan hanya tersenyum saat kembali melihat barang yang dibeli Daffa, seakan-akan tau apa itu.


Reyhan dan Daffa sudah belanja semuanya dan langsung pulang.


Saat sampai di rumah setelah mengucap salam, mereka langsung ke dapur.


"Ummi, ini untuk Asyifa," Daffa memberikan pembeliannya tadi.


Annisa melihatnya dan langsung tersenyum bangga ke arah Daffa.


Daffa langsung membantu menyimpan belanjaan mereka di kulkas.


Annisa berjalan masuk ke kamar Asyifa disaat Asyifa sudah selesai mandi.


"Ada apa Ummi," tanya Asyifa saat melihat Umminya masuk.


"Duduk dulu," kata Annisa


Asyifa duduk di depan Annisa, Annisa mengeluarkan pembelian Daffa, Asyifa melihatnya dengan berkaca-kaca.


Annisa memakaikan jilbab yang dibeli Daffa tadi.

__ADS_1


Asyifa menitikkan air mata saat Annisa memakaikannya jilbab.


"Lihat itu," Annisa menunjuk kaca yang terlihat pantulan wajah Asyifa.


"Seperti inilah seharusnya seorang perempuan muslim," kata Annisa


Asyifa menatap dirinya di cermin dengan sedih.


"Syifa akan dijauhi teman-teman Syifa nantinya, dan juga Syifa belum siap jika harus seperti ini" ucap Asyifa


"Memakai jilbab bukanlah sesuatu yang harus siap baru dilakukan tapi mulailah walau terpaksa karna lama-kelamaan akan terbiasa, begitu juga sholat dan yang lainnya." Annisa memberikan pengertian.


Asyifa mengangguk sambil tersenyum menatap dirinya di kaca.


"Dan tentang teman Syifa, jika mereka gak bisa menerima perubahan Syifa berarti mereka bukanlah teman yang baik," tambah Annisa


"Terima kasih Ummi untuk jilbabnya," kata Asyifa


"Ini Daffa yang beli bukan Ummi, dia beli beberapa untuk Syifa," kata Annisa


"Ummi sudah buat seragam sekolah yang baru untuk Syifa, nanti Syifa pakai pas sekolah ya," ucap Annisa


Asyifa mengangguk.


"Ummi mau masak dulu," Annisa langsung bangkit dan berjalan keluar kamar sambil menutup pintu.


Asyifa masih menatap dirinya di kaca sambil tersenyum.


Asyifa langsung bangkit dan menggantung jilbab pemberian Daffa.


Annisa memasak bersama Reyhan.

__ADS_1


"Ummi gak nyangka kalau Daffa bisa seperti itu," kata Annisa


Reyhan tersenyum, "Laki-laki baik memang semuanya seperti itu,"


"Jadi Abi dulu juga seperti itu?" tanya Annisa


"Kan sudah Abi bilang waktu Abi masih muda hidup Abi berantakan berbeda sekali dari Daffa" kata Reyhan


Daffa duduk di depan bersama Arka dan Dika, Asyifa berjalan keluar dan melihat mereka.


"Daffa, thank untuk jilbabnya, gue suka" kata Asyifa


"Kalau suka harus dipakai," ucap Daffa tanpa menatap ke arah Asyifa.


Asyifa hanya diam mendengar perkataan Daffa.


Asyifa duduk di samping Arka dan melihat mereka belajar, Asyifa ikut mengajari mereka.


Keesokan harinya, Annisa mengantar Daffa dan Asyifa pergi sekolah.


Daffa melihat ke arah kaca mobil, terlihat Asyifa sudah memakai jilbab.


Daffa kembali fokus menyetir.


Sesampainya di sekolah mereka semua turun, teman-teman Asyifa melihat aneh ke arah Asyifa.


Annisa merapikan jilbab Asyifa. "Jangan pernah peduli pada ucapan orang lain."


Asyifa mengangguk lalu mencium tangan Annisa, Daffa juga mencium tangan Annisa.


Annisa masih berdiri di dekat mobil hingga kedua anaknya masuk.

__ADS_1


Asyifa berjalan dengan ceria seperti biasa, Laras dan Kirana menutup mulut tidak percaya melihat perubahan Asyifa.


Asyifa tersenyum ke arah mereka.


__ADS_2