WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )

WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )
47


__ADS_3

Sesampainya di pesantren Reyhan membukakan pintu untuk Annisa.


Abi juga seperti ini padanya batin Annisa


Annisa dan Reyhan masuk menyapa kedua orang tuanya sebelum Reyhan pulang.


Annisa mengantar Reyhan lagi sampai depan.


Reyhan tersenyum ke arah Annisa lalu mencium pipi Annisa yang tertutup cadar.


"Hati-hati" ucap Annisa


Reyhan mengangguk


Setelah mobil Reyhan jalan, Annisa langsung masuk ke halaman pesantren.


Kangen juga kehidupan di sini, walau cuma pesantren kecil tapi kenangan di sini sungguh besar batin Annisa


Annisa berjalan melewati ruangan Ustadzah Humaira.


Ustadzah Humaira tersenyum ke arahnya.


Bu Aisyah dan Pak Harun berjalan mendekatinya.


"Bunda Amara kemarin nanyain Nisa, katanya anak-anak panti kangen sama Nisa" ucap Ibunya


"Nisa juga kangen, habis Dzuhur Nisa ke sana sekalian langsung pulang" ucap Annisa


"Apa Nisa ada masalah?" tanya Ayahnya saat melihat Annisa murung sejak tadi.


Annisa menggeleng


Mereka berjalan menuju rumah mereka.


Ustadz Syafiq melihat sekilas ke arah Annisa.


Annisa juga melihat ke arahnya yang sedang mengajar.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian


Reyhan menjemput Syifa di sekolah. Syifa berlari ke arahnya.


"Ayo kita langsung pulang" ucap Syifa


"Gak mau main dulu?" tanya Reyhan


"Gak ada Ummi jadi gak seru mainnya, kita pulang saja" ucap Syifa


"Ya sudah ayo" ajak Reyhan sambil mengendong Syifa


"Ummi gak akan lama kan perginya?" tanya Syifa


"Iya gak lama, nanti sore pulang" kata Reyhan


Mereka masuk ke mobil dan mulai jalan.


"Kita singgah dulu ke minimarket, Abi mau beli minuman untuk pekerja" ucap Reyhan


Syifa mengangguk


Syifa dan Reyhan masuk ke dalam minimarket.


Reyhan memilih beberapa jenis minuman.


"Syifa mau beli susu ini?" tanya Reyhan


"Gak usah, kemarin sudah beli sama Ummi di sini juga" ucap Syifa


"Kemarin?" tanya Reyhan


Syifa mengangguk


"Kemarin pulang sekolah Syifa sama Ummi ke sini, kami liat Abi juga kemarin lagi gendong anak laki-laki yang dulu pernah nabrak Syifa di supermarket" ucap Syifa polos


"Kalian liat Abi, kok kalian gak nyapa Abi?" tanya Reyhan

__ADS_1


"Ummi melarang Syifa mendekat ke Abi, jadi Syifa dan Ummi cuma liat Abi hingga Abi masuk ke mobil sama Tante dan anaknya itu" cerita Syifa


Pantesan Annisa terlihat aneh, dia pasti salah paham tentang itu batin Reyhan


Reyhan dan Syifa langsung pergi setelah membayar belanjaannya.


Reyhan mengantar Syifa pulang.


Reyhan menurunkan barang yang dibelinya.


"Mau kemana lagi?" tanya Mamanya saat Reyhan mau masuk ke mobil.


"Mau ke rumah Ayah dan Ibu jemput Annisa" ucap Reyhan lalu masuk ke mobilnya dan mulai melaju.


Di jalan Reyhan berfikir.


"Kenapa Annisa harus memendam ini semua" gumam Reyhan


Reyhan terlihat sangat merasa bersalah.


Hampir 2 jam Reyhan sampai ke pesantren.


Ayah dan Ibu mertuanya sedang duduk di depan rumah.


"Assalamu'alaikum" ucap Reyhan


"Waalaikum salam" jawab keduanya


Reyhan mencium tangan kedua mertuanya.


"Mau jemput Nisa ya?" tanya Ayah mertuanya


"Iya Yah, Nisa mana ya?" tanya Reyhan


"Nisa pergi ke panti asuhan, anak-anak di sana merindukannya" jawab Ayah mertua nya


"Belum lama perginya" ucap Ibu mertuanya

__ADS_1


"Ah ya sudah, Reyhan susul Nisa dulu" ucap Reyhan


Reyhan pun pamit pergi pada kedua mertuanya.


__ADS_2