WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )

WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )
season 2 ep 3


__ADS_3

Annisa sudah di meja makan, saat melihat ikan bakar di meja, mata Annisa langsung berkaca-kaca.


Daffa yang baru keluar dari kamar langsung mendekat ke arahnya.


"Ummi sedih lagi ya?" tanya Daffa


"Ummi hanya keingat sama Syifa, dia suka banget sama ikan bakar" ucap Annisa


Reyhan dan si kembar juga keluar dari kamar dan mendengar Annisa bicara.


"Ummi berharap semoga sekarang Syifa jadi anak sholeha" ucap Annisa


Reyhan ikut sedih mendengarnya.


"Ayo kita makan" ucap Reyhan


"Hari ini makan pakai tangan, benar kan?" ucap Daffa


"Ya, Kak Daffa pintar jadi semuanya cuci tangan dulu, Arka dan Dika Ummi bantu cuci tangannya" ucap Annisa


Annisa bangkit dari duduknya, Annisa membantu Arka dan Dika cuci tangan.


Mereka semua langsung makan siang, Annisa membantu ketiga putranya membuang tulang ikan.


"Ummi, Daffa sudah besar, Daffa buang sendiri saja tulang ikannya" ucap Daffa


"Ah iya, Ummi lupa sekarang Daffa sudah hampir 18 tahun" ucap Annisa


Daffa tersenyum ke arah Annisa.

__ADS_1


 


Malam hari


Annisa melipat pakaian, Reyhan duduk membantunya.


"Apa yang dikatakan Dokter waktu Ummi di sana?" tanya Reyhan


"Katanya Ummi baik-baik saja, Ummi sering pingsan itu memang karna fisik Ummi lemah setelah koma" ucap Annisa


"Maaf ya Abi gak menemani Ummi sewaktu berobat" kata Reyhan


"Gak apa-apa, kan sudah ada Mama, Papa, Ayah dan Ibu yang menemani sewaktu di sana." ucap Annisa


Reyhan memegang wajah Annisa sambil tersenyum.


"Oh ya Bi, sekarang mungkin Syifa sudah jadi remaja cantik ya," ucap Annisa


"Dia pasti hidup bahagia di luar negri bersama keluarga barunya" tambah Reyhan


Annisa mengangguk tapi matanya berkaca-kaca saat ingat Syifa.


"Sekarang kita punya Daffa dan si kembar jadi kita gak boleh terlalu sedih lagi" ucap Reyhan


"Iya, kita do'akan saja semoga Syifa bisa bahagia dan selalu mengingat Allah" ucap Annisa


Annisa memasukkan pakaian yang sudah dilipat ke dalam lemari.


"Rasanya baru kemarin Abi berangkat ke Kairo untuk jemput Daffa" ucap Annisa

__ADS_1


"Abi jemput Daffa saat Daffa berumur 8 tahun, rasa sedih kita perlahan memudar sejak kedatangannya, Abi merasa sangat berterima kasih pada keluarga Kak Habibah yang sudah bersedia memberikan Daffa pada kita" ucap Reyhan


 


Annisa tersenyum


"Waktu Ummi belajar di sana sebelum kita menikah, Ummi sudah kepikiran lo buat bawa Daffa ke sini biar tinggal sama Ibu dan Ayah, tapi ternyata Abi yang mewujudkan semuanya saat Ummi sakit, Abi jemput Daffa untuk menemani Ummi," ucap Annisa


"Ah ya sudah Bi, Ummi lihat ketiganya dulu masih belajar atau sudah pada tidur" ucap Annisa


"Kita lihat sama-sama" ucap Reyhan bangkit dari duduknya.


Reyhan memegang tangan Annisa saat berjalan menuju kamar si kembar.


Mereka membuka pintu dan melihat keduanya sudah tidur.


Annisa masuk dan mencium kening keduanya.


Lalu mereka membuka pintu kamar Daffa, Daffa yang lagi belajar menoleh ke arah mereka.


"Jangan terlalu malam tidurnya" ucap Reyhan


"Iya Bi" kata Daffa


"Nanti kalau sudah mau tidur jangan lupa wudhu" ucap Annisa


"Iya Ummi" kata Daffa tersenyum


Annisa dan Reyhan langsung pergi kembali ke kamarnya.

__ADS_1


Annisa membuka jilbabnya dan langsung berbaring di samping Reyhan.


__ADS_2