WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )

WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )
season 2 ep 8


__ADS_3

Asyifa pulang ke rumah setelah mengantar Laras pulang.


Asyifa langsung masuk ke kamar.


Ummi maafkan Syifa yang harus menghindari Ummi, tapi Syifa kecewa banget sama kalian yang gak pernah menemui Syifa, batin Asyifa


Asyifa mengingat kenangan dulu saat Mamanya membawa Asyifa melihat Reyhan dan Annisa di bandara. Mereka melihat dari kejauhan.


Asyifa kecil ingin berlari mengejar Ummi dan Abinya tapi Mamanya tahan.


"Mereka tidak menginginkanmu lagi jadi mulai hari ini lupakan mereka, mereka akan pindah keluar negri untuk melupakanmu," ucap Denada kala itu


Asyifa terus menangis melihat kepergian Abi dan Umminya.


Kembali kesekarang Asyifa menghapus air matanya.


Didunia ini orang yang paling Syifa sayang adalah Ummi dan Abi tapi kenapa kalian meninggalkan Syifa pergi, sekarang kalian sudah kembali tapi kalian sudah punya Daffa batin Asyifa


Di tempat lain, Annisa juga terus menitikkan air mata.


"Sudahlah jangan menangis lagi, besok Daffa akan menanyakan kepastiannya pada Asyifa" ucap Daffa


"Tapi Ummi yakin itu Syifa, walau wajahnya berubah tapi tatapan matanya sudah jelas sekali itu dia, waktu kita ketemu dia di toko, Ummi gak terlalu merhatiin wajahnya karna Ummi fokus pada pakaiannya," ucap Annisa


"Tapi Asyifa yang ini gak seperti Syifa yang sering Ummi ceritakan," ucap Daffa

__ADS_1


"Pergaulan dan didikan bisa mengubah sifat seseorang, jika seseorang bergaul dengan teman yang soleh atau soleha maka sifatnya juga akan seperti itu, begitu juga sebaliknya. Ini sebabnya Abi dan Ummi ingin Daffa memilih dalam bergaul." ucap Annisa


Saat masuk waktu Asar, Annisa dan yang lain sudah siap-siap sholat bersama, seperti biasa saat sholat Asar pasti Daffa yang jadi imam.


Daffa melihat ke arah Umminya sebentar, mata Annisa masih terlihat sembab.


Arka dan Dika juga melihat ke arah Umminya.


"Ummi gak apa-apa, ayo mulai sholatnya." ucap Annisa


Daffa pun langsung mulai.


Setelah selesai sholat Daffa langsung duduk menghadap Annisa dan mencium tangannya begitu juga Arka dan Dika.


Mereka bertiga memeluk Annisa.


"Iya Ummi gak akan sedih, ayo bangkit bantuin Ummi masak untuk makan malam," ucap Annisa


Semuanya mengangguk dan langsung bangkit.


Annisa mengeluarkan daging di dalam kulkas.


"Mau dimasak apa?" tanya Annisa


"Rendang...!" ucap ketiganya serentak.

__ADS_1


Annisa tersenyum


"Ya sudah hari ini daging sapinya dimasak rendang, selera kalian semua sama kayak Abi," ucap Annisa


Saat memasak, Daffa melihat ke arah Annisa yang sedang melamun.


Daffa ikut sedih melihatnya.


"Ummi nanti bawangnya hangus," ucap Daffa sambil mengambil bawang goreng.


"Ah iya, terima kasih Daffa, hampir saja bawang gorengnya gosong," ucap Annisa


"Ummi pasti capek jadi istirahat saja biar Daffa yang selesaikan masakannya," ucap Daffa


"Gak usah, nanti setelahnya baru istirahat." ucap Annisa


Daffa kembali memotong kacang panjang sambil sesekali melihat ke arah Annisa.


Annisa tersenyum ke arahnya.


"Biar Ummi saja yang ngerjain ini, Ummi lupa tadi kan kalian sedang mengerjakan tugas kelompok, bukunya juga tertinggal jadi Daffa selesaikan semuanya dulu" ucap Annisa


"Itu tugas kelompok biar besok dikerjain di sekolah bareng-bareng, lagian tugasnya untuk minggu depan kok jadi gak perlu buru-buru" ucap Daffa


"Ya sudah cuci kacangnya dulu bentar lagi santannya mendidih" ucap Annisa

__ADS_1


Daffa mengangguk lalu langsung mencuci kacang panjangnya.


__ADS_2