WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )

WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )
season 2 ep 14


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Denada sudah mengemasi semua barang-barang mereka.


Denada melihat ke arah Asyifa yang terlihat sedih.


Tiba-tiba bel rumah mereka berbunyi.


Bik Lina membukanya dan langsung mempersilakan tamu masuk.


Denada mengajak Asyifa turun sambil membawa koper.


Asyifa tersenyum melihat Abi dan Umminya.


Asyifa berlari memeluk mereka.


Denada melihat Asyifa dengan sedih.


"Asyifa sebenarnya waktu itu Mama ke sekolah kamu hanya untuk membayar uang sekolah kamu hingga lulus nanti, dan juga wali kamu kedepannya adalah Abi kamu, Mulai hari ini kamu kembali tinggal sama Abi dan Ummi kamu," kata Denada sedikit tersenyum.


"Benarkah?" tanya Asyifa dengan mata berkaca-kaca menatap Mamanya.


"Sekarang kemasi dulu semua barang-barang yang kamu perlukan," kata Mamanya sambil sedikit menyeka air matanya yang baru jatuh.


Asyifa mengangguk senang, Annisa dan Reyhan juga senang melihatnya.


Asyifa langsung memeluk Mamanya, "Terima kasih Ma, Syifa sayang sama Mama,"


"Mama juga sayang sama kamu, tapi janji setiap bulan pulang ke sini karna Mama juga akan pulang," kata Denada


Asyifa tersenyum, "Iya pasti,"


"Ayo Ummi bantuin beresin barang Syifa," ucap Annisa


"Ayo Ummi, Abi dan Mama juga bantu kan barang Syifa banyak," kata Asyifa senang


Dinda tersenyum dari atas saat melihat Kakaknya bahagia.


Saat mereka di kamar, pakaian Asyifa sudah di dalam koper, mereka langsung merapikan tas dan sepatu Asyifa yang super banyak.

__ADS_1


Annisa melihat ke arah Reyhan, Reyhan juga hanya melihat Annisa tapi mereka tetap melanjutkan mengemasi seluruh barang Asyifa.


Saat di depan rumah, Asyifa memeluk Dinda dan juga Mamanya.


"I love you Mom" ucapnya penuh haru.


Denada tersenyum


Ini pertama kalinya Asyifa bersikap seperti ini, ternyata kebahagiaannya adalah kebahagiaanku juga batin Denada


"Cepat sana masuk ke mobil," ucap Denada


"Sebentar," kata Asyifa


Asyifa memeluk Bik Lina, Bik Lina menitikkan air mata.


"Kita akan bertemu bulan depan," ucap Asyifa


Bik Lina mengangguk.


Asyifa langsung masuk ke mobil, Annisa dan Reyhan juga pamit pada Denada.


Dinda memeluk Mamanya.


"Ini hal baik pertama yang Mama lakukan untuk mereka," ucap Denada


Di dalam mobil.


"Bi, kita langsung pulang saja," ucap Annisa


"Ummi gak mau singgah dulu ke tempat lain?" tanya Reyhan


"Kayaknya gak, rasanya pengen cepat pulang saja," kata Annisa


Reyhan dan keluarga sampai di depan rumah, Arka dan Dika tersenyum ke arah mereka.


Semuanya turun dari mobil.

__ADS_1


"Assalamu 'alaikum," ucap Annisa


"Wa'alaikumussalam," jawab keduanya


Arka dan Dika mencium tangan kedua orang tuanya lalu mencium tangan Asyifa.


Arka dan Dika kompak memeluk Asyifa.


"Kalian tau siapa ini?" tanya Reyhan


Arka dan Dika mengangguk.


"Kak Daffa yang sudah mengenalkan Kak Syifa pada kami," jawab Arka


"Jadi kalian sudah pernah bertemu?" tanya Annisa


"Iya, saat di pasar malam." kata Asyifa


"Ya sudah ngobrolnya di dalam saja sekalian bantuin beresin barang Kak Syifa." ucap Annisa


Asyifa menggandeng kedua adiknya sambil tersenyum, Mereka berjalan masuk.


Daffa baru datang dari perpustakaan umum.


"Assalamu 'alaikum," ucapnya


"Wa'alaikumussalam," jawab semuanya


Asyifa berbalik dan melihat Daffa yang baru datang.


Daffa mencium kedua tangan orang tuanya.


"Sudah dapat bukunya?" tanya Reyhan


"Iya Bi," kata Daffa yang langsung membantu Reyhan membawa barang-barang Asyifa.


Asyifa tersenyum melihatnya, Daffa hanya menunduk menolak tatapan Asyifa.

__ADS_1


Daffa langsung berjalan melewati Asyifa.


Annisa melihat ke arah Daffa dan juga Syifa.


__ADS_2