
Reyhan pulang kerja mampir dulu ke butik.
Reyhan melihat beberapa gamis untuk Annisa dan Syifa.
"Silakan di pilih Pak" ucap salah satu Pegawai butik.
"Ada gak gamis polos biasa?" tanya Reyhan
"Gak ada pak, adanya seperti ini coraknya gak terlalu banyak" ucap pegawai butik
Reyhan melihatnya
"Kalau jilbab panjangnya ada gak?" tanya Reyhan lagi
"Adanya yang seperti ini, boleh Pak?" tanya pegawai balik
"Ah jilbabnya gak usah, gamisnya saya ambil yang ini sama yang punya anak kecil ini juga" ucap Reyhan
"Ah sama 1 lagi gamis ini juga" tambah Reyhan saat menunjuk gamis lain
"Baik Pak, bayarnya ke kasir, silakan" ucap pegawai saat menunjukkan kasir
Reyhan berjalan mengikuti pegawai tadi menuju kasir.
Wanita di kasir menghitung semuanya dan memberikan kertas total semuanya.
Reyhan melihatnya dan langsung membayar nya.
"Terima kasih, datang kembali" ucap Pegawai kasir
Reyhan membawa barangnya dan berlalu pergi.
Reyhan kembali menjalankan mobilnya dan berhenti lagi di toko bunga.
Reyhan membeli bunga mawar putih.
Sejak menikah jarang ngasih Nisa apa-apa semoga dia suka bunga ini batin Reyhan
__ADS_1
Reyhan melaju pulang dengan bahagia.
Saat sampai depan rumah, Annisa langsung berjalan pelan menyambutnya.
Reyhan turun dari mobil sambil tersenyum
"Assalamu'alaikum Ummi" ucap Reyhan
"Waalaikum salam" jawab Annisa lalu mendekat pelan untuk mencium tangan Reyhan
"Kok gak pake kursi roda lagi?" tanya Reyhan
"Kan sudah bisa jalan walau pelan" ucap Annisa
Reyhan mengambil bunga dari dalam mobil.
"Untuk istri Abi yang cantik ini sama seperti mawar putih ini" ucap Reyhan
Annisa mengambil bunganya sambil tersenyum.
"Terima kasih, Ummi suka bunganya" ucap Annisa
Reyhan mengambil barang lagi di mobil dan langsung memegang Annisa saat berjalan masuk ke rumah.
"Itu apa lagi?" tanya Annisa saat melihat bungkusan di tangan Reyhan
"Ini untuk kalian, buka saja" ucap Reyhan
Annisa duduk bersama Reyhan di ruang tamu.
Annisa membukanya dan melihat gamisnya.
"Maaf ya, karna gak ada yang polos jadi Abi belikan yang seperti ini" ucap Reyhan
"Gak apa Bi, sesekali memakai yang seperti ini." ucap Annisa
Syifa dan Bu Aisyah keluar dari kamar.
__ADS_1
"Sini sayang, Abi beliin gamis buat Syifa dan juga Nenek" ucap Reyhan saat melambai Syifa
Syifa dan Bu Aisyah ikut duduk.
"Ini untuk Syifa dan ini untuk Neneknya Syifa " ucap Reyhan
"Terima kasih Nak" ucap Bu Aisyah
"Malam besok ada acara kantor, kita semua akan pergi bersama" ucap Reyhan
"Memangnya acara seperti apa?" tanya Annisa
"Acara biasa saja kok untuk mengingat 2 tahunnya perusahaan dibangun" ucap Reyhan
"Ya sudah Abi masuk dulu ke kamar mau mandi" ucap Reyhan
"Iya, Ummi siapin pakaian ganti nya" ucap Annisa
"Bu, kami masuk dulu" ucap Reyhan saat melihat Bu Aisyah
Bu Aisyah mengangguk
"Syifa main sama Nenek dulu ya!" kata Reyhan
"Iya Bi" kata Syifa
Annisa dan Reyhan masuk ke kamar.
Syifa dan Neneknya berjalan keluar, Syifa memainkan permainan balok, Bu Aisyah menungguinya.
"Nek, Ummi sakit karna Mama jahat ya?" tanya Syifa
"Gak kok, Mama Syifa waktu itu gak sengaja jadi Mama Syifa bukan orang jahat, kalau sengaja baru bisa disebut jahat" ucap Bu Aisyah
"Jadi Syifa boleh gak ketemu Mama?" tanya Syifa
"Hem....kalau itu tanya Abi saja nanti" kata Bu Aisyah
__ADS_1