WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )

WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )
season 2 ep 12


__ADS_3

Asyifa juga berada di pasar malam bersama Dinda.


Saat mereka berjalan-jalan, mata Asyifa langsung tertuju ke arah Daffa begitu juga Daffa. Daffa langsung menunduk setelah tidak sengaja menatap Asyifa.


Asyifa melihat ke arah kedua adiknya yang sedang naik kuda. Asyifa tersenyum melihatnya tapi kembali sedih saat ingat kalau mereka akan pindah.


Asyifa mendekat bersama Dinda. Dinda langsung ikut naik kuda.


"Sudah lama?" tanya Asyifa


"Iya, habis ini mau pulang," kata Daffa tanpa menatap ke arah Asyifa.


"Kerja kelompok kita besok kita selesaikan di sekolah saja, karna minggu depan mungkin kami akan pindah," kata Asyifa


"Pindah?" tanya Daffa kaget


"Iya, karna pekerjaan Mama dan Papa di luar kota jadi kami ikut pindah ke sana," kata Asyifa


"Ummi dan Abi akan sangat sedih jika mengetahui ini," kata Daffa


Asyifa hanya senyum tipis, "Selama ini kami sudah biasa hidup terpisah,"


"Tapi Ummi sangat menderita saat kehilangan kamu, seperti dulu waktu kamu pergi Ummi shock dan terpaksa harus melahirkan dengan cara operasi, karna pendarahan hebat Ummi langsung koma," cerita Daffa


Asyifa kaget mendengarnya dan langsung sedih.


"Darimana loe bisa tau?" tanya Asyifa

__ADS_1


"Saya tau dari Abi, saat Ummi sakit Abi menjemput saya di Kairo, kamu pasti belum tau kan kenapa saya bisa sama keluarga kamu," ucap Daffa


"Kenapa?" tanya Asyifa yang masih berkaca-kaca.


"Ummi Annisa adalah adik kandung Ummi saya, waktu kecil saya diasuh sama Ummi Annisa hingga dia lulus kuliah. Saat Ummi Annisa sakit, Abi menjemput saya dan mengadopsi saya" kata Daffa


"Tapi sedetik pun mereka gak pernah melupakan kamu, setiap ingat kamu Ummi pasti menitikkan air mata karna rindu," tambah Daffa


Asyifa hanya diam karna merasa bersalah.


Selama ini aku mengira Ummi sudah melupakanku karna sudah punya anak yang lahir dari rahimnya sendiri, tapi ternyata Ummi sangat menderita batin Asyifa


Asyifa menitikkan air mata mendengar cerita Daffa.


Arka dan Dika sudah turun dan langsung menghampiri Daffa.


Arka dan Dika melihat Asyifa dari atas ke bawah.


"Bukankah Ummi bilang Kak Syifa adalah perempuan sholeha?" tanya Dika polos


Asyifa dan Daffa gak ada yang menjawab.


"Bolehkah Kakak memeluk kalian?" tanya Asyifa


Dika dan Arka mengangguk lalu memeluk Asyifa.


Daffa hanya tersenyum melihatnya.

__ADS_1


"Kami mau pulang, apa Kakak mau ikut?" tanya Arka


"Ah tidak, lain kali saja," kata Asyifa


"Ya sudah lain kali baru ketemu lagi, sekarang kita harus pulang," ucap Daffa


"Iya, Kak Syifa kami pulang dulu, kami bahagia bisa bertemu Kakak," ucap Dika


"Kakak juga," kata Asyifa yang mulai sedih.


Kedua adiknya mencium tangannya sebelum berlalu pergi.


Asyifa melihat kepergian mereka, mata Asyifa langsung berkaca-kaca.


Mungkin ini pertemuan pertama dan terakhir kita batin Asyifa


Asyifa tersenyum ke arah Dinda yang masih berada di kuda, Asyifa ikut naik.


Pantas saja sifatnya Daffa sama banget kayak Ummi, ternyata keponakan Ummi batin Asyifa


Asyifa dan Dinda turun dari kuda, mereka berjalan menuju penjual es.


"Kak, mereka adik-adik Kakak ya?" tanya Dinda


Asyifa mengangguk. "Ayo pulang,"


Daffa melihat jam tangannya, "Masih sempat ke supermarket, kita beli snack dulu,"

__ADS_1


"Ah iya untuk nanti malam nonton bola" kata Arka.


__ADS_2